TANGERANG, Metrosiar — Menyambut Pekan Olahraga Provinsi Banten 2026, PERBASI Kota Tangerang mengambil langkah strategis dengan menggelar psikotes bagi atlet dan pelatih, serta pertemuan orang tua (parents meeting), Sabtu (11/4/2026), di Gedung KNPI Kota Tangerang.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan HIMPSI Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan atlet, tidak hanya dari sisi fisik dan teknik, tetapi juga mental.
Sebanyak 45 atlet mengikuti psikotes yang terbagi dalam kategori 5×5 dan 3×3, baik putra maupun putri. Para pelatih dan asisten pelatih juga turut serta dalam asesmen tersebut. Tak hanya itu, orang tua atlet juga dilibatkan dalam sesi khusus guna memperkuat peran mereka sebagai sistem pendukung utama.

Ketua Umum PERBASI Kota Tangerang, Andri S. Permana, menegaskan bahwa aspek mental menjadi faktor penentu dalam meraih prestasi olahraga.
“Prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga kekuatan mental, stabilitas emosi, serta kemampuan mengelola tekanan,” ujarnya.
Menurut Andri, psikotes ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi psikologis atlet dan pelatih. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menyusun program pembinaan yang lebih terarah dan efektif.
Ia juga mengapresiasi kerja sama dengan HIMPSI Banten yang dinilai mampu memastikan proses asesmen berjalan profesional dan objektif.
“Sinergi lintas disiplin ini penting untuk membangun olahraga prestasi yang berkelanjutan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, PERBASI juga menggelar parents meeting guna menyelaraskan visi antara pelatih dan orang tua. Selain memaparkan program latihan, forum ini juga menjadi ruang edukasi agar orang tua dapat berperan aktif dalam mendukung perkembangan atlet.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Tangerang, H. Dirman, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai pendekatan ini sebagai langkah positif dan layak menjadi contoh bagi cabang olahraga lain.

“Ini sangat baik dan bisa menjadi role model pembinaan olahraga yang holistik. Ke depan, diharapkan lahir atlet dan pelatih yang tidak hanya unggul secara skill, tetapi juga tangguh secara mental dan berkarakter kuat,” ujarnya.
Dirman berharap program serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan daya saing atlet Kota Tangerang di tingkat regional maupun nasional.









