PSSI Tunda Perkenalan John Herdman, Pengamat Sebut Gaya Kepelatihannya Mirip Guardiola

Avatar photo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beda dengan Patrick Kluivert, Gaya Main John Herdman Disebut Cenderung Lebih Fleksibel dan Sering Eksperimen Taktik di Lapangan. (Kolase: YouTube.com/BungHarpa - pssi.org)

Beda dengan Patrick Kluivert, Gaya Main John Herdman Disebut Cenderung Lebih Fleksibel dan Sering Eksperimen Taktik di Lapangan. (Kolase: YouTube.com/BungHarpa - pssi.org)

Jakarta, Metrosiar – Pelantikan resmi John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia mengalami penundaan. Acara yang awalnya direncanakan pada Senin (12/1/26) di Hotel Mulia, Jakarta, akhirnya digeser ke hari Selasa (13/1/26).

Badan Tim Nasional PSSI menyebutkan dua alasan utama penundaan ini. Pertama, kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek yang diguyur hujan intens. Kedua, kondisi fisik John Herdman sendiri yang dikabarkan belum sepenuhnya fit.

“Diundur menjadi besok. (John Herdman) kurang fit. Tempatnya tetap sama,” jelas Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, kepada media di Jakarta.

Analisis Gaya Kepelatihan Herdman: Fleksibel dan Penuh Improvisasi

Baca juga:  Dean James Resmi Dipanggil Timnas Indonesia, Go Ahead Eagles Berikan Dukungan

Meski belum dilantik secara resmi, gaya kepelatihan Herdman telah mulai dianalisis oleh para pengamat sepak bola nasional. Pengamat Bung Harpa menilai Herdman akan membawa angin segar dengan pendekatan yang berbeda dari pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong (STY) dan Patrick Kluivert.

“Gayanya dia ini berbeda. Dia itu sangat improvisasi,” ungkap Harpa dalam podcast YouTube-nya.

Filosofi Mirip Pep Guardiola: Suka Eksperimen Taktik

Bung Harpa bahkan menarik paralel antara filosofi Herdman dengan pelatih top dunia, Pep Guardiola.

Kesamaan terletak pada kecenderungan untuk terus bereksperimen dan mengubah taktik berdasarkan situasi pertandingan serta kekuatan lawan.

“Karakternya itu mirip-mirip Pep Guardiola, selalu berubah, sering berubah. Sering eksperimen, dan kadang itu sangat dipengaruhi oleh lawannya,” jelas Harpa.

Baca juga:  Timnas Indonesia Targetkan Kemenangan atas Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Prediksi untuk Timnas: Banyak Perubahan Taktik di Lapangan

Harpa memprediksi bahwa era Herdman nantinya akan ditandai dengan fleksibilitas tinggi.

Perubahan formasi dan strategi di tengah pertandingan bisa menjadi pemandangan biasa.

“Banyak improvisasi yang akan dilakukan, kemungkinan besar ya,” sebutnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa kesuksesan pendekatan ini sangat bergantung pada kemampuan adaptasi cepat para pemain.

Sinergi antara improvisasi pelatih dan pemahaman pemain menjadi kunci agar perubahan taktik tidak mengganggu kestabilan permainan Tim Garuda.*

Editor : Nedu Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir
Semarak HUT RI ke 81 Kadus Sukemi Bontot Sukses Gelar Lomba dan Pertandingan Sepak Bola di Desa Kemiri
AM Cup 2026 Masuki Babak Puncak, Empat Tim Berebut Tiket Final
Kalahkan BPBD 2-0, Brata FC Polresta Tangerang Melaju ke Semi Final POR Pegawai 2026
Disambut Bak Pahlawan! Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Spirit PSN Ngada U-17, Manajer: “Serang Duluan, Jangan Tunggu Lawan!”
Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Berita ini 28 kali dibaca
Analisis Gaya Kepelatihan Herdman: Fleksibel dan Penuh Improvisasi Meski belum dilantik secara resmi, gaya kepelatihan Herdman telah mulai dianalisis oleh para pengamat sepak bola nasional. Pengamat Bung Harpa menilai Herdman akan membawa angin segar dengan pendekatan yang berbeda dari pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong (STY) dan Patrick Kluivert. “Gayanya dia ini berbeda. Dia itu sangat improvisasi,” ungkap Harpa dalam podcast YouTube-nya. Filosofi Mirip Pep Guardiola: Suka Eksperimen Taktik Bung Harpa bahkan menarik paralel antara filosofi Herdman dengan pelatih top dunia, Pep Guardiola. Kesamaan terletak pada kecenderungan untuk terus bereksperimen dan mengubah taktik berdasarkan situasi pertandingan serta kekuatan lawan. “Karakternya itu mirip-mirip Pep Guardiola, selalu berubah, sering berubah. Sering eksperimen, dan kadang itu sangat dipengaruhi oleh lawannya,” jelas Harpa.

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Semarak HUT RI ke 81 Kadus Sukemi Bontot Sukses Gelar Lomba dan Pertandingan Sepak Bola di Desa Kemiri

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:01 WIB

AM Cup 2026 Masuki Babak Puncak, Empat Tim Berebut Tiket Final

Berita Terbaru

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB