Ketua Komisi I DPR Respons Kritik Koalisi Masyarakat Sipil Terkait Revisi UU TNI

Senin, 17 Maret 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi 1 DPR Fraksi PDIP Utut Adianto. (Istimewa)

Ketua Komisi 1 DPR Fraksi PDIP Utut Adianto. (Istimewa)

Metrosiar – Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, memberikan tanggapan atas kritikan yang disampaikan oleh koalisi masyarakat sipil, termasuk Kontras, terkait pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Utut mengeklaim pihaknya telah mengundang Kontras untuk hadir dalam rapat pembahasan tersebut, namun Kontras memilih untuk tidak datang.

“Kita undang dia nggak mau (datang), karena merasa akan jadi stempel saja bahasanya,” ujar Utut di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, pada Sabtu (15/3/2025).

Baca juga:  MUSDA XI - KNPI Kota Tangerang kolaborasi untuk kemajuan

Utut juga menambahkan pihaknya tidak mempermasalahkan jika Kontras memang tidak sepakat dengan revisi UU TNI tersebut.

“Mereka menilai yang lebih dibutuhkan sekarang undang-undang yang berhubungan dengan peradilan militer atau bidangnya,” katanya.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Sektor Keamanan melakukan aksi protes di ruang rapat Panitia Kerja (Panja) Komisi I DPR yang tengah membahas RUU TNI di Hotel Fairmont.

Mereka membawa poster yang berisi kritik terhadap proses tersebut. Tiga orang perwakilan koalisi memasuki ruang rapat dan membentangkan poster bertuliskan “Kayak kurang kerjaan aja, ambil double job.”

Baca juga:  KontraS Laporkan Tiga Orang Hilang Pascademo, Yusril Koordinasi dengan Polri

Salah satu perwakilan koalisi yang juga Wakil Koordinator Kontras Andri Yunus, kemudian ditarik keluar oleh petugas keamanan.

Sesaat setelah itu, petugas menutup pintu rapat, sementara anggota koalisi lainnya berteriak menuntut agar rapat dihentikan.

“Hentikan Bapak-Ibu, prosesnya sangat tertutup, tidak ada pelibatan rakyat di sini,” seru Andri di depan pintu rapat.(*)

Editor : Kun

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SP3 Turun! PKL di Pasar Kemis Tak Menunggu Lama, Langsung Bongkar Lapak
Bukan Sekadar Lomba! Ini Pesan Tegas Romi Juji untuk Generasi Muda Ngada
KPU Ngada Gandeng Kampus, Strategi Baru Dongkrak Partisipasi Pemilih 2029
261 Bangunan di Pasar Kemis Disorot, SP2 Dilayangkan: Bongkar Mandiri atau Ditertibkan!
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Aksi Bersih-Bersih di Sindangsari, Camat Pasar Kemis: Perang Lawan Sampah Dimulai!
Disdukcapil Kab Tangerang Jemput Bola Warga Merasa Puas. 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 00:27 WIB

SP3 Turun! PKL di Pasar Kemis Tak Menunggu Lama, Langsung Bongkar Lapak

Rabu, 29 April 2026 - 17:15 WIB

Bukan Sekadar Lomba! Ini Pesan Tegas Romi Juji untuk Generasi Muda Ngada

Rabu, 29 April 2026 - 17:00 WIB

KPU Ngada Gandeng Kampus, Strategi Baru Dongkrak Partisipasi Pemilih 2029

Selasa, 28 April 2026 - 20:49 WIB

261 Bangunan di Pasar Kemis Disorot, SP2 Dilayangkan: Bongkar Mandiri atau Ditertibkan!

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Berita Terbaru

Warga membantu pengendara melintasi tanjakan licin pascahujan di jalur menuju Pasar Agro, Enrekang.

Peristiwa & Bencana

Tanjakan Licin Usai Hujan, Motor Tergelincir—Akses Pasar Sempat Terganggu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:28 WIB