KontraS Laporkan Tiga Orang Hilang Pascademo, Yusril Koordinasi dengan Polri

Avatar photo

Kamis, 18 September 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pascademo Jakarta, Tiga Orang Dilaporkan Hilang dan Polisi Bentuk Posko Pengaduan. Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza (tengah). (Instagram/kumham.imipas)

Pascademo Jakarta, Tiga Orang Dilaporkan Hilang dan Polisi Bentuk Posko Pengaduan. Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza (tengah). (Instagram/kumham.imipas)

Metrosiar – Aksi demonstrasi akhir Agustus 2025 di berbagai daerah Indonesia, khususnya Jakarta, menjadi perhatian publik setelah diwarnai kericuhan antara massa dan aparat keamanan.

Awalnya, aksi tersebut berlangsung untuk menyuarakan aspirasi terkait kebijakan ekonomi yang dianggap semakin memberatkan masyarakat.

Namun, suasana berubah memanas usai seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, meninggal dunia.

Affan dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Peristiwa itu memicu kemarahan masyarakat yang menuntut keadilan, hingga kericuhan melebar dan berujung pada perusakan fasilitas umum.

Selain jatuhnya korban jiwa, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) melaporkan ada tiga orang yang hilang pascademo.

Mereka adalah Bima Permana Putra yang terakhir terlihat di kawasan Glodok, Jakarta Barat, serta Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syaputradewo yang terakhir berada di sekitar Kwitang, Jakarta Pusat.

Baca juga:  Ketua Komisi I DPR Respons Kritik Koalisi Masyarakat Sipil Terkait Revisi UU TNI

Polisi Buka Posko Orang Hilang

Menanggapi laporan tersebut, Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan orang hilang 24 jam pascademo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Ade Ary Syam Indradi, menyampaikan bahwa masyarakat bisa langsung datang ke posko atau menghubungi nomor layanan 0812-8559-9191.

“Kami mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga atau kerabat agar segera melaporkan, baik langsung ke posko maupun melalui nomor hotline,” kata Ade Ary kepada awak media, Minggu (14/9/25).

Ade Ary menegaskan, posko ini merupakan langkah kepolisian untuk mempercepat penanganan sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu kabar kerabat mereka.

Pemerintah Turun Tangan

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyatakan telah melakukan koordinasi dengan Polri terkait pencarian tiga orang hilang tersebut.

“Kami pagi ini melakukan koordinasi dengan Polda dan juga koordinasi dengan Mabes Polri mengenai keberadaan dari tiga orang itu,” ucap Yusril dalam konferensi pers, Senin (16/9/25).

Baca juga:  127 Kasus Terungkap, Dukungan Kompolnas ke Polda Metro Jaya Jadi Sorotan

Menurut Yusril, kepolisian sudah mengantongi identitas para korban sebagaimana juga disebut oleh KontraS.

Namun, hingga saat ini belum ada keluarga dari tiga orang tersebut yang melapor ke pihak berwenang.

“Walaupun memang setelah dibuka, pos laporan itu lebih kurang seminggu, belum ada keluarga yang melapor,” ujarnya.

Yusril kemudian mengimbau agar pihak yang dilaporkan hilang segera melapor jika kondisi mereka baik-baik saja.

“Kami imbau kepada mereka yang hilang yang tiga orang itu segera untuk melaporkan diri kalau memang sekiranya mereka dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.

Namun, ia juga menegaskan apabila benar-benar hilang tanpa jejak, kepolisian akan melakukan pencarian intensif.

“Tapi, kalau misalnya mereka betul-betul hilang tanpa jejak, keluarga juga memang melaporkan, polisi juga akan mencari keberadaan mereka,” tambah Yusril.*

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Kapolres Baru Langsung Diuji! GMNI Ngada Tantang Berantas Dugaan Rokok Ilegal: “Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pelanggar”
Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah
Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat
BAZNAS Kabupaten Tangerang Dukung Khitanan Massal dan Gebyar Bakti Sosial RW 05 Kutabaru
Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP
JAECOO OMODA Tampil percaya diri di GIIAS 2026, minat Konsumen terus meningkat.
DP3AKKB Provinsi Banten: Gebyar Bakti Sosial RW 05 Kutabaru, Wujud Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat
Berita ini 24 kali dibaca
Aksi demo akhir Agustus 2025 di Jakarta memicu kericuhan hingga menelan korban jiwa dan laporan orang hilang. KontraS menyebut ada tiga nama yang belum ditemukan. Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan 24 jam, sementara Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra memastikan koordinasi dengan Polri untuk pencarian.

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Kapolres Baru Langsung Diuji! GMNI Ngada Tantang Berantas Dugaan Rokok Ilegal: “Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pelanggar”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP

Berita Terbaru