Persentase Penduduk Miskin di Ngada Turun 0,65 Persen

Avatar photo

Kamis, 11 September 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Ngada, Ivadia Elmina Patola. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Ngada, Ivadia Elmina Patola. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Metrosiar- Persentase penduduk miskin Kabupaten Ngada, Provinsi NTT pada tahun 2025 sebesar 11,22 persen atau mengalami penurunan sebesar 0,65 persen dari tahun 2024.

Sedangkan jumlah agregat penduduk miskin di Kabupaten Ngada pada tahun 2025 sebesar 20,48 ribu orang, menurun 0,95 ribu orang dari tahun 2024.

Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ngada, Ivadia Elmina Patola menyampaikan hal ini kepada Media ini di Bajawa, Kamis (11/9/25).

Ivadia menjelaskan bahwa untuk mengukur tingkat kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar atau basic needs approach.

Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut Garis Kemiskinan (GK).

Baca juga:  Benarkah Wanita Dilarang Ziarah Kubur Menjelang Ramadan? Ini Penjelasan Gus Baha

Ia menyebutkan garis kemiskinan Kabupaten Ngada pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 510.269 per kapita per bulan.

BPS mencatat, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) Kabupaten Ngada pada tahun 2025 sebesar 1,67 lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar 2,14.

Sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) pada tahun 2025 juga mengalami penurunan menjadi sebesar 0,35 setelah sebelumnya 0,55 pada tahun 2024.

Karena itu, Ivadia mengatakan, menurunnya angka penduduk miskin ini tentu merupakan pencapaian keberhasilan pembangunan yang baik.

Oleh karena itu diperlukan kebijakan yang tepat sasaran serta kerja kolaborasi semua stakeholder agar persoalan kemiskinan dapat ditangani dengan baik.

Namun yang pasti berbagai kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah yang telah direalisasikan tentu saja dapat berdampak terhadap penurunan itu.

Baca juga:  Sekretaris Umum FRJ-RI Arul Serukan DPD untuk Mengedepankan Karya Jurnalistik yang Berkualitas

Ivadia mengungkapkan, Penyaluran berbagai bantuan dari Pemerintah Pusat dan Daerah, serta adanya subsidi listrik, subsidi pupuk dan subsidi lainnya berdampak pada penurunan persentase kemiskinan di Kabupaten Ngada.

Diharapkan kedepannya penyaluran bantuan Pemerintah lebih tepat sasaran dan efektif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait faktor penyebab terjadinya penurunan angka kemiskinan, Ivadia menjelaskan, hal tersebut perlu memerlukan kajian yang lebih dalam.

“Mungkin yang perlu kita dorong adalah meskipun sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan namun pemda perlu mengkaji lebih jauh pemanfaatan anggaran penanganan kemiskinan agar lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien. Sehingga penurunan kemiskinan dapat lebih cepat,” tutup Ivadia.

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.
Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Kapolres Baru Langsung Diuji! GMNI Ngada Tantang Berantas Dugaan Rokok Ilegal: “Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pelanggar”
Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah
Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat
BAZNAS Kabupaten Tangerang Dukung Khitanan Massal dan Gebyar Bakti Sosial RW 05 Kutabaru
Berita ini 84 kali dibaca
Ngada- Persentase penduduk miskin Kabupaten Ngada, Provinsi NTT pada tahun 2025 sebesar 11,22 persen atau mengalami penurunan sebesar 0,65 persen dari tahun 2024. Sedangkan jumlah agregat penduduk miskin di Kabupaten Ngada pada tahun 2025 sebesar 20,48 ribu orang, menurun 0,95 ribu orang dari tahun 2024. Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ngada, Ivadia Elmina Patola menyampaikan hal ini kepada Media ini di Bajawa, Kamis (11/9/25).

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah

Berita Terbaru