Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp40 Triliun, Kripto Sumbang Rp1,55 Triliun hingga Juli 2025

Avatar photo

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visualisasi kontribusi pajak kripto ke DJP sampai Juli 2025. (Freepik)

Visualisasi kontribusi pajak kripto ke DJP sampai Juli 2025. (Freepik)

Metrosiar – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan RI melaporkan penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital terus meningkat signifikan.

Hingga akhir (7/25), total penerimaan dari pajak kripto, fintech, dan Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP) telah mencapai Rp40,02 triliun.

Dalam laporan resmi yang dirilis DJP pada Rabu (27/8/25), disebutkan penerimaan pajak kripto hingga (7/25) mencapai Rp1,55 triliun.

Angka tersebut merupakan akumulasi sejak pajak kripto diberlakukan pada 2022, dengan rincian Rp246,45 miliar pada 2022, Rp220,83 miliar pada 2023, Rp620,4 miliar pada 2024, dan Rp462,67 miliar pada 2025.

Baca juga:  Dedikasi Camat Kemiri Saat Dini Hari Pantau Banjir Tuai Pujian Forum Jurnalis Kemiri

“Penerimaan pajak kripto terdiri dari Rp730,41 miliar dari PPh 22 atas transaksi penjualan kripto di exchanger serta Rp819,94 miliar dari PPN dalam negeri,” tulis DJP.

Selain kripto, pajak dari sektor fintech juga mencatat kontribusi besar. Hingga Juli 2025, penerimaan pajak fintech menembus Rp3,88 triliun.

Angka ini berasal dari Rp446,39 miliar (2022), Rp1,11 triliun (2023), Rp1,48 triliun (2024), dan Rp841,07 miliar (2025).

Rincian penerimaan pajak fintech meliputi PPh 23 atas bunga pinjaman yang diterima wajib pajak dalam negeri (WPDN) dan bentuk usaha tetap (BUT) sebesar Rp1,09 triliun, PPh 26 atas bunga pinjaman yang diterima wajib pajak luar negeri (WPLN) Rp724,25 miliar, serta PPN dalam negeri senilai Rp2,06 triliun.

Baca juga:  Pesan Moral : Pendidikan Kita Sedang Sakit, Oleh: Deni Setiawan, S.H. Bendahara Umum Pusat Barisan Ksatria Nusantara (BKN)

Di sisi lain, sektor SIPP juga memberikan kontribusi signifikan dengan total penerimaan Rp3,53 triliun hingga (7/25).

Penerimaan ini terdiri dari Rp402,38 miliar (2022), Rp1,12 triliun (2023), Rp1,33 triliun (2024), dan Rp684,6 miliar (2025).

Dari jumlah tersebut, Rp239,21 miliar berasal dari PPh, sementara Rp3,29 triliun disumbang oleh PPN.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: DJP

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi
Wabup BDN Lepas 60 Atlet Pelajar Ngada ke POPDA VIII 2026, Targetkan Prestasi dan Nama Besar Daerah
Berita ini 44 kali dibaca
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan penerimaan ekonomi digital hingga Juli 2025 mencapai Rp40,02 triliun. Kontribusi terbesar datang dari kripto Indonesia, fintech nasional, dan SIPP pemerintah, yang terus tumbuh menjadi bagian penting penerimaan negara.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi

Berita Terbaru

Dokumentasi mediasi kekeluargaan Polsek Pasar Kemis bersama kedua belah pihak, Bhabinkamtibmas Bripka Hendrasari (kedua dari kiri), dan Babinsa Kopda Gelar (kanan), sebagai upaya penyelesaian perselisihan secara damai.

Hukum & Kriminal

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:35 WIB

Hukum & Kriminal

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pemerintahan

Mantan Panglima TNI Widodo AS Dimakamkan, Sejumlah Tokoh Hadir

Senin, 26 Okt 2026 - 11:16 WIB

Hukum & Kriminal

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Senin, 26 Okt 2026 - 11:01 WIB