Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi Soal Gaji dan Kesehatan: Niatnya Sebenarnya Baik

Avatar photo

Selasa, 27 Mei 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Instagram.com/@bgsadikin)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Instagram.com/@bgsadikin)

Metrosiar – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, kembali menjadi sorotan publik usai sejumlah pernyataannya viral di media sosial.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah pernyataan tentang keterkaitan antara pendapatan dan kondisi kesehatan seseorang.

Budi menyatakan penghasilan rata-rata masyarakat dapat menjadi indikator jaminan kesehatan.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam konteks target Indonesia untuk menjadi negara maju, di mana pendapatan per kapita warga negara menjadi salah satu acuan utama.

Pendapatan Rp15 Juta dan Standar Negara Maju Versi World Bank

Kala itu, Budi mengatakan rata-rata pendapatan sebesar Rp15 juta per bulan per orang menjadi salah satu syarat agar Indonesia bisa masuk dalam kategori negara maju.

Namun, pernyataan ini memicu pro dan kontra, mengingat rata-rata pendapatan masyarakat Indonesia masih berada di kisaran Rp5 juta.

Baca juga:  Menag Nasaruddin Umar: Mari Teladani Kebaikan Paus Fransiskus

Menanggapi respons warganet, Budi memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut merujuk pada klasifikasi dari Bank Dunia (World Bank).

“Untuk jadi negara maju kita harus rata-rata pendapatan Rp15 juta, dan kita harus mengangkat bersama-sama kan untuk jadi negara maju, untuk bisa jadi ke sana masyarakatnya harus sehat,” ungkap Budi saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin (26/5/25).

“Niatnya Sebenarnya Baik”, Tapi Dipotong-potong di Medsos

Meski sudah memberikan penjelasan, Budi tak menampik bahwa pernyataannya sempat menimbulkan kegaduhan di ruang publik digital. Ia merasa ucapannya dipotong dan disebarluaskan tanpa konteks yang utuh.

“Apa yang saya omongin sekarang salah semua, padahal niatnya sebenarnya baik,” tutur Budi.

Ia pun mengungkapkan kebingungannya dengan narasi yang berkembang di media sosial.

Baca juga:  Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah, Pemprov Banten Dorong Sertifikasi dan Penyelesaian Aset Bermasalah

“Tetapi apa pun yang saya omongin sekarang, dipotong dan disebarkannya seperti itu, saya juga bingung apa yang terjadi,” lanjutnya.

Ukuran Jeans dan Risiko Kesehatan: Pernyataan Lama yang Kembali Viral

Selain soal pendapatan, Budi juga menyinggung viralnya kembali pernyataan lawas tentang ukuran jeans pria.

Ia pernah mengatakan bahwa pria dengan ukuran jeans 33-34 memiliki risiko kesehatan lebih tinggi dan ‘lebih cepat menghadap Allah’.

Menurut Budi, pernyataan itu muncul dari hasil temuan cek kesehatan gratis (CKG) yang menunjukkan angka diabetes, obesitas, dan hipertensi yang cukup tinggi.

Ia pun menekankan pentingnya memperhatikan lingkar perut sebagai faktor risiko penyakit serius.

“Soal lingkar perut ini sudah saya omongin sejak setahun yang lalu, akhir-akhir kemudian viral disebarkan,” tukas Budi, menyoroti pentingnya edukasi kesehatan berbasis data lapangan.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Rp179 Ribu Jadi Rp33 Miliar! 40 Tahun Karya Kasih Langa, Kini Tantang Rentenir dengan Rp1 Miliar Modal Usaha
Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta
HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak
Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol
Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.
Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia
Berita ini 21 kali dibaca
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meluruskan pernyataan soal gaji Rp15 juta dan ukuran jeans yang sempat menuai polemik di media sosial. Ia menjelaskan bahwa pernyataan tersebut merujuk pada standar negara maju menurut World Bank, serta pentingnya kesadaran kesehatan masyarakat, termasuk risiko dari lingkar perut berlebih. Meski klarifikasi sudah disampaikan, Budi mengaku heran karena ucapannya kerap dipotong dan disalahartikan.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Dari Rp179 Ribu Jadi Rp33 Miliar! 40 Tahun Karya Kasih Langa, Kini Tantang Rentenir dengan Rp1 Miliar Modal Usaha

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:53 WIB

HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol

Berita Terbaru

TNI POLRI

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Sabtu, 8 Agu 2026 - 08:51 WIB