Menhut Raja Juli Diklarifikasi soal Foto Bermain Domino dengan Aziz Wellang

Avatar photo

Minggu, 7 September 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhut Raja Juli Antoni. (Dok. kehutanan.go.id)

Menhut Raja Juli Antoni. (Dok. kehutanan.go.id)

Metrosiar – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni disebut tidak mengenal sosok Aziz Wellang, nama yang pernah terkait kasus pembalakan liar.

Penegasan ini disampaikan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding terkait beredarnya foto Raja Juli yang terlihat bermain domino bersama Aziz di Posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

“Di ruangan itu, yang dikenal Raja Juli hanya saya. Setelah sebentar, beliau langsung pamit pulang tanpa ada diskusi dengan pengurus KKSS lainnya,” ujar Karding dalam keterangan resmi yang dikutip dari Kompas.com, Minggu (7/9/25).

Karding yang juga menjabat Sekretaris Jenderal KKSS menjelaskan, Raja Juli ikut bermain domino karena diajak olehnya. Pertemuan dengan Menhut sebelumnya dilakukan di ruangan terpisah.

Baca juga:  Buka Data, Bukan Prasangka: Menyikapi Polemik Seleksi RSUD Labuan dan Cilograng

“Diskusi selesai sekitar pukul 23.30 WIB, lalu Raja Juli pamit pulang. Kebetulan jalurnya melewati area kumpul anggota KKSS yang sedang main domino,” jelasnya.

Karding menambahkan, permainan domino memang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Sulawesi Selatan dan biasa digelar dalam pertemuan KKSS.

“Raja Juli sempat ikut dua set permainan bersama saya, Aziz, dan Andi yang juga Wakil Ketua Umum PB PORDI,” katanya.

Ia menuturkan, foto yang beredar diambil pada (1/9/25), saat agenda silaturahmi pengurus KKSS.

Beberapa nama hadir, antara lain Andi Rukma Nurdin, Andi Bohar, Aziz Wellang, M Fachri, Riswan, Abdul Rahman, hingga Marwah.

Menurut Karding, kedatangan Raja Juli ke posko KKSS karena sudah ada janji pertemuan santai dengannya.

Baca juga:  Warga Desa Sidoko Santuni Lima Anak Yatim dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Jami Al Ijtihad

“Awalnya saya berencana ke tempat Raja Juli, tapi beliau bilang, ‘Saya saja yang ke tempat abang’,” ujarnya menirukan.

Karding juga menegaskan dirinya tidak mengetahui detail latar belakang Aziz saat itu.

Informasi soal status hukum Aziz baru diketahuinya setelah dikonfirmasi awak media.

“Awalnya saya tidak tahu. Belakangan saya pastikan bahwa Aziz tidak lagi berstatus tersangka,” ucapnya.

Ia menyebut, kasus pembalakan liar yang sempat menjerat Aziz Wellang telah dihentikan penyidikannya oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK pada (2/25).

“Hal itu tertuang dalam SP3 Nomor S.01BPPHLHK-IV.SWI/PPNS/02/2025 tanggal 14 Februari 2025, berdasarkan putusan PN Jakarta Pusat Nomor 13/Pid.Pra/2023/PN.Jkt.Pst,” pungkasnya.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Berita ini 56 kali dibaca
Menhut Raja Juli diklarifikasi soal foto bermain domino dengan Aziz Wellang di Posko KKSS. Abdul Kadir Karding menegaskan Raja Juli tidak mengenal Aziz, hanya memenuhi ajakan bermain sebentar sebelum pamit. Aziz sebelumnya terseret kasus pembalakan liar, namun status hukumnya sudah dihentikan penyidikannya sejak Februari 2025.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru