Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama, 18 Rumah Terdampak Jakarta, Metrosiar – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Teuku Nyak Arief, RT 006/RW 01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026) malam. Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 20.32 WIB. Berdasarkan rekaman video yang beredar, kobaran api tampak membubung tinggi dari lokasi kejadian. Warga pun beramai-ramai mendatangi lokasi untuk membantu penanganan. Petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak melakukan pemadaman. Sebanyak 24 unit kendaraan dikerahkan, terdiri dari 15 unit pompa, 4 unit sumber air, dan 5 unit pendukung, dengan total 128 personel. “Obyek yang terbakar rumah tinggal,” kata Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026). Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.31 WIB. Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi. “Total pengerahan unit 24 unit (15 pompa + 4 sumber air + 5 pendukung). Jumlah 128 personel,” ujar Sjukri. Dalam laporan sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi DKI Jakarta, objek yang terbakar merupakan rumah tempat tinggal berupa kontrakan di bagian atas, sementara bagian bawah digunakan sebagai tempat usaha. Bangunan tersebut diketahui merupakan bangunan semi permanen. Berdasarkan assessment sementara BPBD, kebakaran berdampak terhadap 18 rumah, dengan sekitar 50 kepala keluarga (KK) atau 150 jiwa. Jumlah tersebut juga tercatat sebagai warga yang mengungsi akibat kejadian. Laporan sementara BPBD menyebut dugaan penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di bagian kontrakan atas. Namun, informasi tersebut merupakan hasil assessment sementara di lapangan. Sebelum petugas tiba, warga diketahui sempat berupaya memadamkan api menggunakan empat alat pemadam api ringan (APAR). Warga juga menggunakan tambahan APAR serta hydrant dari Pakubuwono. Setelah itu, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ketua RT setempat juga mendatangi kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) yang berada di depan kecamatan untuk melaporkan kejadian. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut berada di lokasi, di antaranya BPBD Provinsi DKI Jakarta, Dinas Gulkarmat, kepolisian dari Polda Metro Jaya, FKDM Kecamatan dan Kelurahan sebanyak 11 personel, RT/RW, serta warga sekitar. Hingga laporan sementara ini disusun, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Sementara itu, kerugian materi masih dalam proses pendataan. Petugas TRC BPBD Provinsi DKI Jakarta Korwil Jakarta Selatan yang melakukan assessment di lokasi yakni Cloudio Noor Adam selaku PIC Kelurahan Kebayoran Lama Utara dan Edho R dari Regu B Piket. Proses penanganan dilaporkan mulai dilakukan sekitar pukul 20.42 WIB. Dalam laporan awal, status kebakaran disebut merah, sementara proses penanganan masih berlangsung saat laporan tersebut dibuat. Tag: Kebakaran Jakarta, Kebakaran Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, BPBD DKI Jakarta, Damkar Jakarta, Headline, Breaking News Meta description: Kebakaran melanda Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebanyak 24 unit Damkar dikerahkan dan 18 rumah terdampak Bukan Sekadar Silaturahmi, Ini Agenda Kapolres Simalungun ke Kejari Niat Pulang ke Bogor, Santri Ini Malah Kehabisan Bekal hingga Dibantu Polisi 450 Polwan dari 43 Negara Semarakkan Parade IAWP 2026 di Bali Viral Video “A Day in My Life”, Dua Pria Raup Belasan Juta dari Konten Mesum

Kemacetan Parah di Jakarta Utar, Arus Lalu Lintas Tersendat di Jalan Yos Sudarso hingga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

Avatar photo

Jumat, 18 April 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lalu Lintas Jakarta Utara Macet Akibat Bongkar Muat di Pelabuhan Priok, Ini Titik dan Rute Alternatif yang Bisa Dilewati. (Ilustrasi/Pixabay)

Lalu Lintas Jakarta Utara Macet Akibat Bongkar Muat di Pelabuhan Priok, Ini Titik dan Rute Alternatif yang Bisa Dilewati. (Ilustrasi/Pixabay)

Kemacetan Parah di Jakarta Utara Sore Ini, Ini Titik-Titik Lokasinya

Metrosiar – Jakarta, 18 April 2025, Kemacetan parah melanda sejumlah titik di wilayah Jakarta Utara sore ini, dampak dari meningkatnya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kepadatan kendaraan menyebabkan antrean panjang sejak dini hari, terutama di jalur utama yang mengarah ke kawasan pelabuhan.

Salah satu titik paling terdampak adalah Jalan Yos Sudarso, khususnya arah selatan ke utara.

Sementara arah sebaliknya terpantau masih lancar.

Kemacetan ini disebabkan oleh antrean kendaraan besar menuju area bongkar muat seperti JICT dan NPCT 1.

Menurut KBO Satlantas Jakarta Utara, Effensi, sejumlah lokasi lain yang mengalami kepadatan lalu lintas sore ini meliputi:

  • Pos 6 Plumpang
  • Pos 7 Permai
  • Pos 8 Enggano
  • Pos 9 Pelabuhan.
Baca juga:  Ketua STIPER FB: Gempa Boleh Mengguncang, Semangat Mahasiswa Baru Tak Boleh Padam

“Antrean terjadi karena volume kendaraan yang masuk ke pelabuhan meningkat drastis. Proses bongkar muat yang tinggi menyebabkan kendaraan mengular di sejumlah titik,” jelas AKBP Donni Bagus Wibisono, Kasat Lantas Jakarta Utara.

Rute Alternatif untuk Hindari Kemacetan

Kemacetan Parah di Pelabuhan Tanjung Priok: Ini Penyebab dan Solusinya
Lalu Lintas Lumpuh di Tanjung Priok, Ini Kronologi dan Penanganannya (Ilustrasi)

Untuk mengurai kepadatan, pihak kepolisian telah menyiapkan rute alternatif bagi kendaraan kecil dan mengimbau masyarakat yang tidak memiliki keperluan di area pelabuhan untuk mencari jalur lain.

Rute alternatif yang disarankan:

1. Dari arah Cilincing ke Jalan Yos Sudarso:

TL Jaya – Simpang Lima Semper – Plumpang Pasar Ular (belok kiri) – Jalan Yos Sudarso arah Kelapa Gading.

Atau dari Pasar Ular belok kanan menuju Polres Jakarta Utara, RS Koja, atau kembali ke Jalan Yos Sudarso.

Baca juga:  Warga Desa Sidoko Santuni Lima Anak Yatim dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Jami Al Ijtihad

2. Dari arah Polres Jakarta Utara:

Dari depan Polres belok kiri – pertigaan pinggir kali belok kanan – Tower Pelindo – belok kanan ke Jalan Yos Sudarso atau ke arah Pasar Ular – Simpang Lima Semper – TL Jaya Cilincing.

3. Dari arah Terbus Tanjung Priok:

Lewat TL PTT belok kanan – Jalan Gadang – lanjut ke Jalan Sunter Utara.

Petugas Lalu Lintas Bersiaga di Titik Rawan

Petugas kepolisian dari Polres Jakarta Utara disiagakan di berbagai titik kemacetan, mulai dari TL Kebon Baru, Tanah Merdeka, TL Jaya, Kresek, hingga ke Pos 1–9, untuk memastikan pengaturan arus lalu lintas tetap berjalan.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Berita ini 33 kali dibaca
Kemacetan parah melanda sejumlah titik di Jakarta Utara sore ini akibat meningkatnya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok. Jalan Yos Sudarso arah selatan ke utara menjadi titik paling terdampak, disusul Pos 6 Plumpang, Pos 7 Permai, Pos 8 Enggano, dan Pos 9 Pelabuhan. Simak rute alternatif untuk hindari kemacetan.

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama, 18 Rumah Terdampak Jakarta, Metrosiar – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Teuku Nyak Arief, RT 006/RW 01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026) malam. Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 20.32 WIB. Berdasarkan rekaman video yang beredar, kobaran api tampak membubung tinggi dari lokasi kejadian. Warga pun beramai-ramai mendatangi lokasi untuk membantu penanganan. Petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak melakukan pemadaman. Sebanyak 24 unit kendaraan dikerahkan, terdiri dari 15 unit pompa, 4 unit sumber air, dan 5 unit pendukung, dengan total 128 personel. “Obyek yang terbakar rumah tinggal,” kata Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026). Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.31 WIB. Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi. “Total pengerahan unit 24 unit (15 pompa + 4 sumber air + 5 pendukung). Jumlah 128 personel,” ujar Sjukri. Dalam laporan sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi DKI Jakarta, objek yang terbakar merupakan rumah tempat tinggal berupa kontrakan di bagian atas, sementara bagian bawah digunakan sebagai tempat usaha. Bangunan tersebut diketahui merupakan bangunan semi permanen. Berdasarkan assessment sementara BPBD, kebakaran berdampak terhadap 18 rumah, dengan sekitar 50 kepala keluarga (KK) atau 150 jiwa. Jumlah tersebut juga tercatat sebagai warga yang mengungsi akibat kejadian. Laporan sementara BPBD menyebut dugaan penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di bagian kontrakan atas. Namun, informasi tersebut merupakan hasil assessment sementara di lapangan. Sebelum petugas tiba, warga diketahui sempat berupaya memadamkan api menggunakan empat alat pemadam api ringan (APAR). Warga juga menggunakan tambahan APAR serta hydrant dari Pakubuwono. Setelah itu, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ketua RT setempat juga mendatangi kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) yang berada di depan kecamatan untuk melaporkan kejadian. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut berada di lokasi, di antaranya BPBD Provinsi DKI Jakarta, Dinas Gulkarmat, kepolisian dari Polda Metro Jaya, FKDM Kecamatan dan Kelurahan sebanyak 11 personel, RT/RW, serta warga sekitar. Hingga laporan sementara ini disusun, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Sementara itu, kerugian materi masih dalam proses pendataan. Petugas TRC BPBD Provinsi DKI Jakarta Korwil Jakarta Selatan yang melakukan assessment di lokasi yakni Cloudio Noor Adam selaku PIC Kelurahan Kebayoran Lama Utara dan Edho R dari Regu B Piket. Proses penanganan dilaporkan mulai dilakukan sekitar pukul 20.42 WIB. Dalam laporan awal, status kebakaran disebut merah, sementara proses penanganan masih berlangsung saat laporan tersebut dibuat. Tag: Kebakaran Jakarta, Kebakaran Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, BPBD DKI Jakarta, Damkar Jakarta, Headline, Breaking News Meta description: Kebakaran melanda Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebanyak 24 unit Damkar dikerahkan dan 18 rumah terdampak

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:26 WIB

147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB

Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama, 18 Rumah Terdampak Jakarta, Metrosiar – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Teuku Nyak Arief, RT 006/RW 01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026) malam. Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 20.32 WIB. Berdasarkan rekaman video yang beredar, kobaran api tampak membubung tinggi dari lokasi kejadian. Warga pun beramai-ramai mendatangi lokasi untuk membantu penanganan. Petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak melakukan pemadaman. Sebanyak 24 unit kendaraan dikerahkan, terdiri dari 15 unit pompa, 4 unit sumber air, dan 5 unit pendukung, dengan total 128 personel. “Obyek yang terbakar rumah tinggal,” kata Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026). Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.31 WIB. Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi. “Total pengerahan unit 24 unit (15 pompa + 4 sumber air + 5 pendukung). Jumlah 128 personel,” ujar Sjukri. Dalam laporan sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi DKI Jakarta, objek yang terbakar merupakan rumah tempat tinggal berupa kontrakan di bagian atas, sementara bagian bawah digunakan sebagai tempat usaha. Bangunan tersebut diketahui merupakan bangunan semi permanen. Berdasarkan assessment sementara BPBD, kebakaran berdampak terhadap 18 rumah, dengan sekitar 50 kepala keluarga (KK) atau 150 jiwa. Jumlah tersebut juga tercatat sebagai warga yang mengungsi akibat kejadian. Laporan sementara BPBD menyebut dugaan penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di bagian kontrakan atas. Namun, informasi tersebut merupakan hasil assessment sementara di lapangan. Sebelum petugas tiba, warga diketahui sempat berupaya memadamkan api menggunakan empat alat pemadam api ringan (APAR). Warga juga menggunakan tambahan APAR serta hydrant dari Pakubuwono. Setelah itu, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ketua RT setempat juga mendatangi kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) yang berada di depan kecamatan untuk melaporkan kejadian. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut berada di lokasi, di antaranya BPBD Provinsi DKI Jakarta, Dinas Gulkarmat, kepolisian dari Polda Metro Jaya, FKDM Kecamatan dan Kelurahan sebanyak 11 personel, RT/RW, serta warga sekitar. Hingga laporan sementara ini disusun, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Sementara itu, kerugian materi masih dalam proses pendataan. Petugas TRC BPBD Provinsi DKI Jakarta Korwil Jakarta Selatan yang melakukan assessment di lokasi yakni Cloudio Noor Adam selaku PIC Kelurahan Kebayoran Lama Utara dan Edho R dari Regu B Piket. Proses penanganan dilaporkan mulai dilakukan sekitar pukul 20.42 WIB. Dalam laporan awal, status kebakaran disebut merah, sementara proses penanganan masih berlangsung saat laporan tersebut dibuat. Tag: Kebakaran Jakarta, Kebakaran Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, BPBD DKI Jakarta, Damkar Jakarta, Headline, Breaking News Meta description: Kebakaran melanda Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebanyak 24 unit Damkar dikerahkan dan 18 rumah terdampak

Selasa, 22 Sep 2026 - 23:02 WIB

Peserta Parade IAWP 2026 dari berbagai negara berjalan dalam iring-iringan dengan membawa papan nama negara dan mengenakan seragam serta pakaian tradisional masing-masing. Parade berlangsung di kawasan Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali.

TNI POLRI

450 Polwan dari 43 Negara Semarakkan Parade IAWP 2026 di Bali

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:49 WIB