KPK Periksa Ustaz Khalid Basalamah sebagai Pemilik Travel Haji, Bukan Jemaah

Avatar photo

Senin, 15 September 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah, Direktur sekaligus pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), telah selesai menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (Foto: Dok. Kompas.com)

Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah, Direktur sekaligus pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), telah selesai menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (Foto: Dok. Kompas.com)

Metrosiar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pemeriksaan terhadap Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah dilakukan dalam kapasitasnya sebagai pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), bukan sebagai jemaah haji 2024.

“Pemeriksaan saksi terhadap Saudara Ustaz KB didalami terkait pengetahuannya, karena yang bersangkutan merupakan pemilik biro perjalanan haji,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (15/9/25) dikutip Kompas.com.

Budi menjelaskan, penyidik menggali informasi dari Khalid mengenai mekanisme mendapatkan kuota haji tambahan serta pelaksanaan ibadah di lapangan.

Pemeriksaan ini, kata dia, penting untuk memperkuat pengungkapan kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.

“Sehingga mendukung proses pengungkapan perkara terkait pengaturan kuota haji tambahan,” ucap Budi.

Baca juga:  Bawa Sampah Dapat Ilmu! Cara Unik Squad Nusantara Solear Ajarkan Anak-anak Komputer Gratis

Sebelumnya, Khalid Basalamah sempat menyebut dirinya sebagai korban dari travel haji dan umrah PT Muhibbah Mulia Wisata milik Ibnu Mas’ud.

Hal itu disampaikannya usai pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (9/9/25).

“Saya kan sebagai jemaah di PT Muhibbah, punyanya Ibnu Mas’ud. Jadi, posisi kami ini sebenarnya korban dari PT Muhibbah yang dimiliki oleh Ibnu Mas’ud,” kata Khalid seperti diberitakan Kompas.com.

Ia menuturkan, awalnya hendak berangkat dengan kategori haji furoda. Namun, sebelum keberangkatan, Ibnu Mas’ud menawarkan untuk pindah menggunakan kuota khusus yang disebut resmi dari Kementerian Agama.

Baca juga:  Sudarsono Sujud Syukur di Depan KPK Usai Praperadilan Hasto Ditolak, Mengapa?

“Kami memang sudah berangkat setiap tahun dengan furoda. Tapi waktu itu, saat sudah bayar dan siap berangkat, Ibnu Mas’ud datang menawarkan menggunakan visa resmi dari Kemenag. Disebut kuota resmi,” ungkap Khalid.

Atas tawaran tersebut, ia bersama 122 jemaah Uhud Tour akhirnya berangkat melalui travel Muhibbah Mulia Wisata.

“Karena dibahasakan resmi dari Kemenag, kami terima, dan saya pun terdaftar sebagai jemaah di PT Muhibbah,” lanjutnya.

Khalid menambahkan, fasilitas yang diberikan dalam perjalanan tersebut serupa dengan haji furoda, berbeda dengan haji reguler.

“Fasilitasnya ya seperti furoda, langsung ke VIP karena pakai haji khusus tadi,” ucapnya.*

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Hadirnya Prof Hermanu Jadi Kekuatan Baru STIPER FB, Siap Cetak SDM Pertanian Unggul dan Entrepreneur
Berita ini 34 kali dibaca
Ustaz Khalid Basalamah diperiksa KPK sebagai pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour) terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Pemeriksaan ini mendalami proses perolehan kuota tambahan dan pelaksanaan haji. Sebelumnya, Khalid mengaku sebagai korban travel haji PT Muhibbah Mulia Wisata milik Ibnu Mas’ud.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:44 WIB

Alexander Salembun, jurnalis Metrosiar (kiri), bersama personel TNI AD di lokasi kegiatan pembersihan abu vulkanik menggunakan mobil water tank TNI AD.

Peristiwa & Bencana

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank

Selasa, 8 Sep 2026 - 06:49 WIB

Kesehatan

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Senin, 7 Sep 2026 - 12:27 WIB