Kepergian Eyang Meri di Usia 100 Tahun, Kapolda Banten Kenang Warisan Keteladanan Keluarga Jenderal Hoegeng

Avatar photo

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turut berduka cita atas berpulangnya Ibu Meriyati Hoegeng Iman Santoso (Eyang Meri). Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt. Aamiin. 🤲

Turut berduka cita atas berpulangnya Ibu Meriyati Hoegeng Iman Santoso (Eyang Meri). Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt. Aamiin. 🤲

Serang, Metrosiar – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki beserta staf dan jajaran Polda Banten menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Meriyati Roeslani Hoegeng, istri almarhum mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Sosok yang akrab disapa Eyang Meri itu meninggal dunia pada Selasa, 3 Februari 2026, dalam usia 100 tahun, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Almarhumah lahir pada 23 Juni 1925 dan dikenal sebagai pribadi sederhana, kuat, serta setia mendampingi Jenderal Hoegeng yang menjadi teladan integritas di tubuh Polri.
Dalam keterangannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Eyang Meri.
“Kami keluarga besar Polda Banten turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Eyang Meri. Beliau adalah sosok istri Bhayangkara yang luar biasa, yang dengan kesederhanaan dan keteguhan hati telah menjadi bagian penting dari perjalanan hidup almarhum Jenderal Hoegeng,” ujar Kapolda Banten.
Lebih lanjut, Kapolda menuturkan bahwa keteladanan keluarga Jenderal Hoegeng, termasuk Eyang Meri, merupakan warisan nilai moral yang patut dijadikan inspirasi bagi seluruh insan Bhayangkara.
“Nilai kejujuran, kesederhanaan, dan pengabdian yang ditunjukkan oleh keluarga Jenderal Hoegeng akan selalu menjadi sumber inspirasi bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tambahnya.
Kapolda Banten juga mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan keikhlasan dan ketabahan hati,” tutup Kapolda Banten.

Baca juga:  12 Kapal Disiagakan, Menhub dan Kapolda Banten Pastikan Arus Mudik Aman
Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan
Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Jumat, 11 September 2026 - 17:19 WIB

Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun

Jumat, 11 September 2026 - 06:36 WIB

BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan

Berita Terbaru