Hari Kebangkitan Nasional 2025: Asta Cita sebagai Arah Strategis Menuju Indonesia Kuat dan Berkeadilan

Avatar photo

Selasa, 20 Mei 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid. (Dok. Biro Adminprov Banten)

Foto: Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid. (Dok. Biro Adminprov Banten)

Metrosiar – Pemerintah menjadikan Asta Cita sebagai arah strategis utama dalam mewujudkan semangat Kebangkitan Nasional tahun 2025. Delapan misi besar yang terkandung dalam Asta Cita ditujukan untuk menghadirkan perubahan nyata yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, pada Selasa (20/5/2025).

Peringatan nasional yang mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat” ini melibatkan seluruh unsur pimpinan tinggi madya, ASN, PPPK, serta pegawai Non-ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Menteri Meutya Hafid menyampaikan bahwa setiap langkah yang diambil oleh pemerintah saat ini berpijak pada satu visi besar, yakni menciptakan masa depan yang lebih maju dan berpihak pada rakyat.

Baca juga:  Wagub Banten Ajak Jemaah Haji Kloter 47JKG Tangsel Luruskan Niat demi Raih Haji Mabrur

“Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Dan dalam semangat itu, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama Kebangkitan Nasional. Delapan misi besar, untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar terasa di tengah kehidupan rakyat,” ujar Deden saat membacakan sambutan tersebut.

Ia menambahkan bahwa di balik setiap kebijakan fiskal, program sosial, dan strategi nasional, terdapat satu tujuan utama yang senantiasa diingat oleh Pemerintah Republik Indonesia.

“Agar setiap rakyat Indonesia, di kota besar maupun di pelosok desa, merasa dilibatkan dan diberdayakan dalam kemajuan bangsanya sendiri,” lanjutnya.

Menkomdigi juga menyerukan pentingnya menjaga semangat kebangkitan dengan filosofi mendalam yang menggambarkan kekuatan akar bangsa.

Baca juga:  Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Tegaskan Seleksi Paskibraka 2025 Tanpa Titipan dan Permainan

“Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan.

Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 Tahun 2025.
Foto: Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 Tahun 2025. (Dok. Biro Adminprov Banten)

Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,” tambahnya.

Pesan ini menjadi penutup dari sambutan Menkomdigi yang penuh makna, sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus melangkah maju bersama demi masa depan Indonesia yang lebih tangguh, adil, dan beradab.

“Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117. Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab,” pungkas Deden.(*)

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB