Gubernur Banten Andra Soni Tinjau Lokasi Program Jalan Usaha Tani

Avatar photo

Selasa, 27 Mei 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten, Andra Soni, sedang bersalaman dengan anak-anak dan warga di sebuah jalan tanah yang tampak becek dan berlumpur. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Gubernur Banten, Andra Soni, sedang bersalaman dengan anak-anak dan warga di sebuah jalan tanah yang tampak becek dan berlumpur. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Metrosiar – Gubernur Banten Andra Soni meninjau calon lokasi yang akan dijadikan percontohan pelaksanaan program Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Senin (26/5/2025).

Program JUT untuk konektivitas dan kelancaran antar sentra produksi pertanian yang ditinjau itu mencapai 7.050 meter atau 7,05 kilometer.

Andra Soni mengungkapkan, Program JUT merupakan bagian dari Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) karena masuk jalan desa. Program JUT untuk desa yang masuk ke persawahan atau sentra produksi pertanian.

“Kendaraan yang melintas juga akan kita batasi, khusus untuk pengangkut pertanian saja,” jelasnya.

Gubernur Banten peninjauan lokasi Program Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.
Gubernur Banten peninjauan lokasi Program Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Menurut Andra Soni, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak menjadi salah satu sentra produksi padi di Provinsi Banten. “Luas hamparan sawah yang membentang itu menjadi pasokan lumbung pangan nasional, sehingga harus dijaga dan dioptimalkan,” ucapnya.

Baca juga:  Anggota DPR RI Fraksi PKB, Gus Alam, Meninggal Dunia Usai Dirawat Intensif Pascakecelakaan di Tol Pemalang 

Maka dari itu, lanjut Andra Soni, pemerintah hadir untuk menampung seluruh keluhan para petani, terutama berkenaan dengan akses jalan ke sawah mereka.

Andra Soni menegaskan jika dirinya terus melakukan koordinasi yang intensif bersama DPRD berkaitan dengan alokasi anggaran JUT agar bisa masuk ke Perubahan APBD 2025, sehingga Program JUT bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk memberikan solusi terhadap keluhan para petani. Sesuai dengan apa yang telah kami canangkan agar terjadi konektivitas antar wilayah dan sumber pangan daerah,” ujarnya.

Gubernur Banten Andra Soni memberikan keterangan kepada media usai meninjau lokasi Program Jalan Usaha Tani di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.
Gubernur Banten Andra Soni memberikan keterangan kepada media usai meninjau lokasi Program Jalan Usaha Tani di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Ada tiga lokasi yang ditinjau untuk dijadikan pilot project pelaksanaan Program JUT di tiga desa dengan panjang jalan 7.050 meter. Sedangkan luasan lahan pertanian yang terkoneksi mencapai 1.147 hektar. Dengan rincian di Desa Cisarap 412 hektar, Desa Parung Panjang 215 hektar, serta Cipedang 215 hektar.

Baca juga:  Dua Calon Berebut Kursi Ketua RW 018 Kutabumi, Siapa Paling Meyakinkan?

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan JUT dibangun pada Kawasan pertanian tanaman pangan untuk pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian serta mengangkut hasil produk pertanian dari lahan pertanian menuju tempat pengumpulan sementara, tempat pengolahan atau pasar.

“Dengan JUT ini juga akan terbangun konektivitas yang baik. Terjadi efisiensi di usaha petani,” kata Agus.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Siaran Pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB

Pengurus dan anggota Laskar Merah Putih (LMP) MAC Rajeg bersama jajaran Mada Banten serta perwakilan UPTD Puskesmas Rajeg berfoto bersama usai kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-26 LMP di Balai Warga RW 10 Perumahan Pondok Permata Rajeg, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

HUT ke-26 LMP, Cek Kesehatan Gratis di Rajeg Diserbu Warga

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:01 WIB

Proses penggantian atap rumah warga dengan asbes serta perbaikan konstruksi kayu yang melibatkan Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kaos oranye), bersama warga setempat secara gotong royong.

Sosial Kemasyarakatan

Atap Rumah Warga Nyaris Ambruk, Pak Lurah Kutabumi Turun Tangan!

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:41 WIB