Emak-emak Menjerit dengan Langkanya Gas 3 Kg

Avatar photo

Minggu, 2 Februari 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelangkaan gas elpiji 3 kg membuat resah masyarakat di Tangerang. (Istimewa)

Kelangkaan gas elpiji 3 kg membuat resah masyarakat di Tangerang. (Istimewa)

Metrosiar, Tangerang – Kelangkaan gas 3 kg dimana-mana,kini merambat ke Tangerang wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

Emak-emak dibikin pusing dengan kelangkaan Gas 3 kg. Produk utama yang katanya hanya untuk masyarakat miskin tersebut kini hilang dari peredaran.

Ditemui di SPBU 34-15519 yang berada di sisi jalan Cadas – Rajeg, yang juga memiliki pangkalan gas 3 kg sudah beberapa hari ini hilang dari peredaran yang ada hanya tabung-tabung kosong yang berjejer panjang.

Baca juga:  Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Pemilik pangkalan mengatakan sudah order seminggu yang lalu namun belum juga di suplai dari Jakarta.

Baca juga:  Di Balik Peresmian Rumah Dinas Baru, Komitmen Polda Banten untuk Personel Terungkap

Dengan kelangkaan ini membuat resah emak-emak dan tambah pusing dengan kenaikan harga sembako yang disebabkan imbas dari kelangkaan gas 3 kg ini.

Pemerintah akan memberlakukan aturan yang mana setiap pembelian Gas 3 kg harus membawa SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu).(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Kamis, 17 September 2026 - 06:39 WIB

Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang

Rabu, 16 September 2026 - 07:22 WIB

Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa

Rabu, 16 September 2026 - 06:58 WIB

Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu

Berita Terbaru

Keuangan & Perpajakan

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:51 WIB

Sosial Kemasyarakatan

Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:11 WIB