Buruh Bekasi Ungkap Praktik Ketenagakerjaan Tidak Adil, Desak Presiden Lakukan Sidak ke Pabrik

Avatar photo

Jumat, 2 Mei 2025 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Presiden Prabowo Subianto menghadiri May Day 2025 di Monas Jakarta (Foto: BPMI Setpres)

Potret Presiden Prabowo Subianto menghadiri May Day 2025 di Monas Jakarta (Foto: BPMI Setpres)

Buruh Bekasi Ungkap Praktik Ketenagakerjaan Tidak Adil, Desak Presiden Lakukan Sidak ke Pabrik

Metrosiar – Praktik ketenagakerjaan yang dinilai tidak adil masih menjadi isu utama yang dikeluhkan para pekerja di kawasan industri, khususnya di Bekasi, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Zaenal (44), buruh asal Bekasi, saat mengikuti aksi memperingati Hari Buruh Internasional 2025 di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025).

Zaenal mengungkapkan bahwa praktik rekrutmen yang tidak transparan masih banyak terjadi. Ia menyoroti kebijakan perusahaan yang tidak mengizinkan lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) untuk melamar pekerjaan dengan ijazah setingkat SMA.

“Sekolah sampai STM, mereka tidak boleh melamar pekerjaan dengan ijazah STM atau SMA sederajat, harus pakai ijazah SMP supaya gajinya lebih rendah,” ujar Zaenal.

Baca juga:  Isu Penundaan Pengangkatan CPNS 2024 Semakin Memanas: Lulusan Resign, Harus Tunggu Sampai Oktober 2025

Ia menyebut praktik ini sebagai bentuk penghinaan terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda pekerja.

Menurut Zaenal, kebijakan tersebut berdampak langsung pada kesejahteraan buruh yang menerima upah rendah, fasilitas kesehatan yang tidak memadai, serta jam kerja melebihi delapan jam tanpa kompensasi lembur.

Zaenal menambahkan bahwa permasalahan ini bukan kasus terisolasi, melainkan sudah menjadi fenomena umum di berbagai perusahaan di kawasan industri Bekasi.

“Praktik perbudakan di tiap-tiap perusahaan di daerah Bekasi itu sangat parah sekali,” tegasnya.

Ia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk tidak hanya menetapkan kebijakan dari balik meja, tetapi juga turun langsung ke lapangan.

Baca juga:  Kisruh Kepemimpinan NU, Barisan Nahdliyin Muda Ingatkan Kedudukan Final Keputusan Syuriyah PBNU

“Saya setuju (dengan janji pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional). Tapi, lebih setuju lagi kalau ada sidak ke tiap-tiap perusahaan. Itu lebih mengena lagi,” kata Zaenal.

Dalam peringatan Hari Buruh 2025 di Lapangan Monas, Jakarta, Presiden Prabowo menyampaikan komitmen untuk memperbaiki kondisi ketenagakerjaan di Indonesia.

Ia menegaskan akan menghapus sistem outsourcing yang kerap menimbulkan ketidakpastian kerja.

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional yang bertugas memberikan masukan kepada Presiden terkait kebijakan ketenagakerjaan.

Selain itu, Prabowo juga mengumumkan rencana pembentukan Satgas PHK untuk menangani dan mencegah pemutusan hubungan kerja secara sepihak.

Editor : Nedu Wodo

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kampus ke Pelosok Desa, 100 Mahasiswa STIPER Flores Bajawa Bergerak Lawan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda Banten Raih Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha Sakanti dari Presiden RI.
BUMDes Sango Sadho Bongkar Laporan Keuangan di Hadapan Warga, Transparansi Jadi Energi Baru Kebangkitan Ekonomi Desa
Rayakan Milad ke-28, Rumah Zakat Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Tangerang
PERNYATAAN BERSAMA TIGA PILAR KELURAHAN KUTABUMI
Pelantikan Tim Pembina dan Pendamping Inovasi Remaja Pelopor Anti Narkoba RW 14 Kelurahan Kutabumi.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Terus Kawal Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk
130.490 Pemilih Dipastikan Valid, KPU Ngada Perkuat Pondasi Demokrasi: Tak Ada Hak Pilih yang Boleh Hilang
Berita ini 29 kali dibaca
Praktik ketenagakerjaan yang dinilai tidak adil masih menjadi isu utama yang dikeluhkan para pekerja di kawasan industri, khususnya di Bekasi, Jawa Barat.

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:29 WIB

Dari Kampus ke Pelosok Desa, 100 Mahasiswa STIPER Flores Bajawa Bergerak Lawan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:40 WIB

HUT ke-80 Bhayangkara, Polda Banten Raih Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha Sakanti dari Presiden RI.

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:04 WIB

BUMDes Sango Sadho Bongkar Laporan Keuangan di Hadapan Warga, Transparansi Jadi Energi Baru Kebangkitan Ekonomi Desa

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:53 WIB

Rayakan Milad ke-28, Rumah Zakat Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Tangerang

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:02 WIB

Pelantikan Tim Pembina dan Pendamping Inovasi Remaja Pelopor Anti Narkoba RW 14 Kelurahan Kutabumi.

Berita Terbaru