Isu Penundaan Pengangkatan CPNS 2024 Semakin Memanas: Lulusan Resign, Harus Tunggu Sampai Oktober 2025

Avatar photo

Minggu, 9 Maret 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penundaan pengangkatan CPNS 2024 hingga Oktober 2025 membuat peserta yang sudah resign terpaksa menunggu tanpa pemasukan dalam waktu lama. (Foto Ilustrasi/Istimewa)

Penundaan pengangkatan CPNS 2024 hingga Oktober 2025 membuat peserta yang sudah resign terpaksa menunggu tanpa pemasukan dalam waktu lama. (Foto Ilustrasi/Istimewa)

 

Metrosiar – Isu mengenai penundaan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kian memicu kekhawatiran di kalangan peserta yang telah lulus seleksi.

Mereka yang sudah lolos kini terpaksa harus menunggu lebih lama karena pengangkatan CPNS formasi 2024 akan dilakukan serentak pada Oktober 2025, sebuah keputusan yang menambah kecemasan bagi para peserta.

Lulusan Resign dengan Harapan Segera Diangkat

Salah satu contoh adalah Chella (23), seorang peserta CPNS 2024 yang telah dinyatakan lolos dan akan ditempatkan di Lembaga Penyiaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Samarinda, Kalimantan Timur.

Chella mengaku sudah mengajukan surat pengunduran diri pada Februari 2025 setelah diinformasikan bahwa dirinya akan mulai bekerja pada Mei 2025.

Namun, dengan adanya penundaan jadwal pengangkatan menjadi Oktober 2025, Chella kini terpaksa harus menunggu lebih lama tanpa pemasukan setelah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya.

Baca juga:  Langkah Besar Kapolri: Direktorat PPA-PPO Hadir di 11 Polda, Perlindungan Perempuan dan Anak Diperkuat

Nasib Serupa Dialami Peserta Lainnya

Alfiani, peserta lainnya yang lolos CPNS 2024, juga menghadapi situasi yang sama.

Dia seharusnya mulai bekerja pada Mei 2025, tetapi dengan penundaan pengangkatan, dia kini menganggur setelah mengundurkan diri dari pekerjaan lamanya pada April 2025.

Jeda yang cukup lama antara pengunduran diri dan jadwal pengangkatan CPNS membuatnya khawatir tentang kestabilan finansialnya.

DPR dan BKN Berharap Peserta Sabar

Menanggapi hal ini, anggota Komisi II DPR, Muhammad Toha, mengimbau para peserta CPNS yang telah mengundurkan diri agar bersabar hingga pengangkatan pada Oktober 2025.

Ia menegaskan penundaan tersebut bukanlah sebuah kegagalan, melainkan bagian dari strategi agar proses pengangkatan lebih efektif.

Toha juga meminta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk bersabar menunggu hingga pelantikan yang direncanakan pada Maret 2026.

Baca juga:  Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

BKN Berikan Pembekalan untuk CPNS

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto, mengungkapkan bagi CPNS yang sudah mengundurkan diri, mereka diharapkan untuk “move on” dari pekerjaan sebelumnya.

Sebagai pengganti, BKN akan memberikan pembekalan mengenai birokrasi dan persiapan kerja di instansi pemerintahan selama masa penantian hingga pengangkatan pada Oktober 2025.

Haryomo berharap pembekalan ini akan mempersiapkan para CPNS untuk langsung bekerja setelah dilantik.

Harapan dan Tantangan di Balik Penundaan

Meskipun ada ketidakpastian di kalangan peserta yang telah mengundurkan diri, langkah penundaan ini diharapkan dapat memperlancar proses pengangkatan CPNS dan PPPK, serta memberi kesempatan kepada pemerintah untuk menyelesaikan seleksi yang belum tuntas.

Namun, tantangan terbesar bagi para peserta adalah menunggu tanpa kepastian kapan mereka akan bisa memulai karier sebagai aparatur sipil negara.(*)

Editor : Kun

Sumber Berita: BeritaMediaSiber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:18 WIB

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB