Metrosiar – Isu mengenai penundaan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kian memicu kekhawatiran di kalangan peserta yang telah lulus seleksi.
Mereka yang sudah lolos kini terpaksa harus menunggu lebih lama karena pengangkatan CPNS formasi 2024 akan dilakukan serentak pada Oktober 2025, sebuah keputusan yang menambah kecemasan bagi para peserta.
Lulusan Resign dengan Harapan Segera Diangkat
Salah satu contoh adalah Chella (23), seorang peserta CPNS 2024 yang telah dinyatakan lolos dan akan ditempatkan di Lembaga Penyiaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Samarinda, Kalimantan Timur.
Chella mengaku sudah mengajukan surat pengunduran diri pada Februari 2025 setelah diinformasikan bahwa dirinya akan mulai bekerja pada Mei 2025.
Namun, dengan adanya penundaan jadwal pengangkatan menjadi Oktober 2025, Chella kini terpaksa harus menunggu lebih lama tanpa pemasukan setelah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya.
Nasib Serupa Dialami Peserta Lainnya
Alfiani, peserta lainnya yang lolos CPNS 2024, juga menghadapi situasi yang sama.
Dia seharusnya mulai bekerja pada Mei 2025, tetapi dengan penundaan pengangkatan, dia kini menganggur setelah mengundurkan diri dari pekerjaan lamanya pada April 2025.
Jeda yang cukup lama antara pengunduran diri dan jadwal pengangkatan CPNS membuatnya khawatir tentang kestabilan finansialnya.
DPR dan BKN Berharap Peserta Sabar
Menanggapi hal ini, anggota Komisi II DPR, Muhammad Toha, mengimbau para peserta CPNS yang telah mengundurkan diri agar bersabar hingga pengangkatan pada Oktober 2025.
Ia menegaskan penundaan tersebut bukanlah sebuah kegagalan, melainkan bagian dari strategi agar proses pengangkatan lebih efektif.
Toha juga meminta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk bersabar menunggu hingga pelantikan yang direncanakan pada Maret 2026.
BKN Berikan Pembekalan untuk CPNS
Sementara itu, Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto, mengungkapkan bagi CPNS yang sudah mengundurkan diri, mereka diharapkan untuk “move on” dari pekerjaan sebelumnya.
Sebagai pengganti, BKN akan memberikan pembekalan mengenai birokrasi dan persiapan kerja di instansi pemerintahan selama masa penantian hingga pengangkatan pada Oktober 2025.
Haryomo berharap pembekalan ini akan mempersiapkan para CPNS untuk langsung bekerja setelah dilantik.
Harapan dan Tantangan di Balik Penundaan
Meskipun ada ketidakpastian di kalangan peserta yang telah mengundurkan diri, langkah penundaan ini diharapkan dapat memperlancar proses pengangkatan CPNS dan PPPK, serta memberi kesempatan kepada pemerintah untuk menyelesaikan seleksi yang belum tuntas.
Namun, tantangan terbesar bagi para peserta adalah menunggu tanpa kepastian kapan mereka akan bisa memulai karier sebagai aparatur sipil negara.(*)
Editor : Kun
Sumber Berita: BeritaMediaSiber









