Akses Terputus Akibat Longsor, Camat Kemiri Turun Tangan hingga Warga Gotong Royong Sampai Malam

Avatar photo

Selasa, 7 April 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di Kelebet putuskan akses jalan, camat turun tangan, warga gotong royong tangani dampak banjir dan kerusakan(FJK/Metrosiar)

Longsor di Kelebet putuskan akses jalan, camat turun tangan, warga gotong royong tangani dampak banjir dan kerusakan(FJK/Metrosiar)

Tangerang, Metrosiar – Gerak cepat ditunjukkan Camat Kemiri, Rudi HK, yang turun langsung meninjau lokasi tanah longsor di Desa Kelebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (7/4/2026).

 

Longsor tersebut mengakibatkan terputusnya akses jalan penghubung antara Kampung Benyawakan dan Kampung Talang. Peristiwa ini diduga dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, yang juga menyebabkan aliran Sungai Cimanceri meluap hingga merendam area persawahan milik warga.

 

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani dan masyarakat setempat. Selain berpotensi merusak tanaman yang tengah dibudidayakan, luapan air juga mulai mengganggu aktivitas pertanian serta berisiko masuk ke permukiman warga.

Baca juga:  Aturan Terbaru 2025: Begini Cara dan Syarat Mengurus Sertifikat Tanah yang Hilang di BPN

 

Dalam peninjauan tersebut, Rudi HK menyampaikan bahwa pihak kecamatan sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan darurat serta mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak.

 

“Penanganan cepat sangat diperlukan agar akses warga bisa kembali normal dan dampaknya tidak semakin meluas,” ujar Rudi di lokasi kejadian.

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.

 

Di tengah situasi tersebut, semangat gotong royong warga terlihat begitu kuat. Para petani dan masyarakat secara swadaya bahu-membahu menanggulangi longsor dengan menimbun bagian yang jebol menggunakan material seperti bottom ash.

Baca juga:  Hari Pertama 2026, Kapolda Banten Turun ke Anyer: Ada Apa di Jalur Wisata Favorit Ini?

 

Langkah ini menjadi solusi sementara untuk mencegah meluasnya aliran air ke area pertanian dan permukiman.

 

Pemerintah Kecamatan Kemiri bersama masyarakat diharapkan terus bersinergi dalam mempercepat pemulihan akses jalan serta meminimalkan dampak banjir yang lebih luas. Selain itu, pemerintah setempat juga menyiapkan langkah antisipasi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

 

Dengan penanganan cepat dan kolaborasi berbagai pihak, kondisi di Desa Kelebet diharapkan segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Sumber Berita: Forum jurnalis Kemiri

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Polisi Puloampel Jaga Kamtibmas Ini Bikin Warga Makin Dekat
Terbongkar! WN Rusia Bawa 7,8 Kg Hashish ke Bali, Akhirnya Tertangkap
170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian
Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!
Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan
Terungkap di Hari Ketiga, Remaja yang Tenggelam di Sungai Ciujung Ditemukan 5 Kilometer dari Lokasi Awal
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:03 WIB

Cara Polisi Puloampel Jaga Kamtibmas Ini Bikin Warga Makin Dekat

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:14 WIB

Terbongkar! WN Rusia Bawa 7,8 Kg Hashish ke Bali, Akhirnya Tertangkap

Senin, 8 Juni 2026 - 22:12 WIB

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:04 WIB

Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!

Senin, 8 Juni 2026 - 20:32 WIB

Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan

Berita Terbaru