Metrosiar – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa.
Rapat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pemerintah serta memastikan efektivitas kebijakan di berbagai sektor.
Presiden menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi guna meningkatkan koordinasi, optimalisasi sumber daya, serta penguatan penegakan hukum. Ia menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk terus berkolaborasi demi mencapai target pembangunan nasional.
Program Prioritas dalam 130 Hari Pemerintahan
Dalam pertemuan tersebut, Presiden memaparkan sejumlah program utama, termasuk pembangunan sekolah rakyat, peningkatan fasilitas pendidikan di daerah terpencil, serta pendirian 70.000 koperasi desa sebagai pusat distribusi sembako, obat-obatan, dan layanan kesehatan.
Presiden juga menyoroti pentingnya pemotongan rantai kemiskinan dengan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat bersekolah di institusi terbaik, serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menegaskan agar program-program tersebut diimplementasikan secara efektif dan tepat sasaran.
Komitmen terhadap Pemerintahan yang Bersih
Presiden mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan bergantung pada kerja sama antarinstansi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Di akhir rapat, ia menegaskan komitmennya terhadap pemerintahan yang bersih serta meminta seluruh pejabat untuk menghindari praktik korupsi.
Selain itu, ia menegaskan aparat penegak hukum harus bekerja secara adil dan profesional demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan nasional.(*)










