Waspada di Usia Senja: 10 Aktivitas yang Sebaiknya Dihindari Lansia dan Tanda Awal Stroke

Avatar photo

Selasa, 3 Juni 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar – Penting untuk lansia dan keluarga: kenali risiko & cara pertolongan dini. Seiring bertambahnya usia, kondisi fisik dan daya tahan tubuh lansia mengalami penurunan. Data dari sebuah studi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa lebih dari 51% lansia mengalami kecelakaan jatuh akibat naik tangga, yang dapat berakibat fatal atau menyebabkan kecacatan permanen. Oleh karena itu, kesadaran akan tindakan pencegahan sangat penting, terutama bagi lansia dan keluarga yang merawat mereka.

 

10 Aktivitas yang Harus Dihindari Setelah Usia 65 Tahun

Para ahli geriatri menyarankan agar lansia tidak melakukan 10 aktivitas berikut, karena berisiko tinggi menyebabkan cedera:

  1. Naik tangga dengan tergesa-gesa
  2. Menoleh atau membalikkan badan secara cepat
  3. Membungkuk hingga menyentuh telapak kaki
  4. Memakai celana sambil berdiri
  5. Melakukan gerakan sit up
  6. Memutar pinggang ke kiri dan kanan
  7. Berjalan mundur
  8. Membungkuk mengangkat barang berat
  9. Berdiri mendadak dari tempat tidur
  10. Mengejan terlalu keras

Langkah sederhana ini dapat menyelamatkan nyawa. Di Amerika Serikat saja, diperkirakan lebih dari 20.000 lansia meninggal setiap tahun akibat kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah.

 

4 Pengetahuan Dasar Pertolongan untuk Lansia

Selain mencegah aktivitas berisiko, berikut empat kondisi umum yang sering dialami lansia dan cara penanganan cepat yang bisa dilakukan di rumah:

Baca juga:  Rahasia Turun Berat Badan Kilat! Coba 5 Minuman Ini di Pagi Hari, Lemak Perut Luntur Tanpa Disadari

 

1. Tersedak Makanan

Jika lansia tersedak (keselek), segera angkat kedua tangan ke atas kepala. Gerakan ini membantu melegakan saluran pernapasan dan mendorong makanan yang tersangkut turun.

 

2. Salah Bantal

Ketika leher terasa kaku atau nyeri setelah bangun tidur, angkat kaki dan tarik ibu jari kaki sambil diputar perlahan searah atau berlawanan arah jarum jam. Cara ini membantu meredakan ketegangan otot leher.

 

3. Kram Kaki

Jika kaki kiri kram, angkat tangan kanan setinggi mungkin. Jika kaki kanan kram, angkat tangan kiri. Gerakan ini membantu menyeimbangkan syaraf dan mengurangi rasa sakit.

 

4. Kaki Kesemutan

Saat kaki kiri kesemutan, ayunkan telapak tangan kanan dengan kuat. Jika kaki kanan kesemutan, lakukan pada tangan kiri. Cara ini menstimulasi saraf dan mempercepat aliran darah.

 

Waspadai Tanda-Tanda Stroke: Kenali Gejala Awalnya

Stroke adalah salah satu penyebab kematian utama di kalangan lansia. Dalam banyak kasus, stroke bisa ditangani dengan baik jika gejala awal dikenali dalam tiga jam pertama. Sebuah kisah nyata menunjukkan pentingnya penanganan cepat—seorang wanita mengalami stroke saat menghadiri pesta, namun sayangnya terlambat mendapatkan pertolongan medis.

 

Kenali Stroke dengan Metode S-B-A

Para dokter menyarankan metode S-B-A sebagai langkah awal untuk mengenali gejala stroke:

Baca juga:  Viral di Media Sosial: Rumah Lansia di Tangerang Ditembok Tetangga, Ibu Ribu Mengadu ke Presiden Prabowo

1. S – Senyum

Minta penderita untuk tersenyum. Jika salah satu sisi wajah tampak menurun atau miring, kemungkinan ada kelumpuhan saraf.

 

2. B – Bicara

Minta penderita mengucapkan kalimat sederhana seperti “Saya mau minum.” Jika ucapannya pelo atau tidak jelas, itu gejala stroke.

 

3. A – Angkat Tangan

Minta penderita mengangkat kedua tangan. Jika salah satu tangan tidak bisa terangkat atau lemah, itu pertanda stroke sedang berlangsung.

Selain itu, uji lidah juga bisa digunakan: minta penderita menjulurkan lidah. Jika lidah condong ke satu sisi, segera cari bantuan medis.

Jika salah satu gejala S-B-A muncul, segera hubungi ambulans dan informasikan gejala yang terjadi. Jangan menunggu lebih dari tiga jam karena dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.

 

Penutup: Ayo Sebarkan Kesadaran Ini

Informasi ini tidak hanya menyelamatkan jiwa lansia, tetapi juga bisa berguna bagi siapa pun. Bagikan artikel ini kepada keluarga, teman, atau siapa saja yang memiliki orang tua lanjut usia. Menyebarkan informasi bisa menjadi bentuk kasih sayang dan perlindungan terhadap orang yang kita cintai.

 

Salam Sehat, Semoga Bermanfaat.

Perbanyak istirahat, konsumsi makanan sehat, dan jangan lupa perbanyak zikir serta introspeksi diri untuk keseimbangan fisik dan spiritual.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Bakti Sosial Mabes Polri, Ratusan Driver Ojol Dapat Layanan Kesehatan Gratis
GMKI Palangka Raya Kritik Penanganan Karhutla Kalteng: Negara Harus Hadir Sebelum Asap
Berita ini 76 kali dibaca
cara mencegah cedera pada lansia aktivitas berbahaya untuk lansia pertolongan pertama lansia tersedak gejala awal stroke cara mengenali stroke tips kesehatan untuk lansia

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:26 WIB

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Berita Terbaru