Presiden Prabowo Dukung Papua Nugini Jadi Anggota ASEAN, Ini Alasannya

Avatar photo

Selasa, 27 Mei 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto Presiden RI (Dok. Sekretariat Presiden RI)

Prabowo Subianto Presiden RI (Dok. Sekretariat Presiden RI)

Metrosiar – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, secara terbuka menyampaikan dukungannya agar Papua Nugini dapat menjadi anggota penuh ASEAN.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN yang digelar di Malaysia.

“Presiden Prabowo mengusulkan dan mendukung upaya agar Papua Nugini menjadi anggota ASEAN,” kata Seskab Teddy dalam pernyataan resminya, Senin (26/5/25).

Papua Nugini Disorot Sebagai Calon Anggota Baru ASEAN

Sebagai informasi, saat ini ASEAN terdiri dari 10 negara anggota, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Baca juga:  Profil Kim Yoo Jung yang Namanya Terseret Kontroversi Kim Soo Hyun, Dituduh Pedofil karena Pacari Kim Sae Ron saat Masih Berumur 15 Tahun

Sementara itu, Timor Leste telah memiliki status pengamat dan dijadwalkan secara resmi menjadi anggota ke-11 ASEAN pada Oktober 2025.

Dalam sesi pleno KTT ASEAN yang membahas arah masa depan organisasi, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah pandangannya terkait peran strategis ASEAN di kancah internasional.

Ia menekankan pentingnya memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas kawasan, serta meningkatkan pengaruh ASEAN secara global.

“Dengan total populasi anggota ASEAN yang diperkirakan mencapai sekitar 700 juta jiwa pada tahun 2025, atau hampir setara dengan jumlah penduduk di benua Eropa, ASEAN merupakan kekuatan yang sangat diperhitungkan di dunia,” ungkap Teddy mengutip pernyataan Prabowo.

Baca juga:  Tragis Helikopter Jatuh di Sungai Hudson, CEO Siemens dan Keluarga Tewas dalam Insiden

Papua Nugini Dianggap Strategis untuk Stabilitas dan Pengaruh ASEAN

Presiden Prabowo meyakini keanggotaan Papua Nugini di ASEAN akan memberikan nilai tambah, terutama dalam memperluas jejaring kerja sama antarnegara dan memperkuat ketahanan kawasan Asia Tenggara.

Selain faktor strategis, letak geografis Papua Nugini yang berbatasan langsung dengan wilayah timur Indonesia juga menjadi pertimbangan penting.

“Tidak hanya untuk menjaga stabilitas kawasan di ASEAN, bergabungnya Papua Nugini juga akan membuat ASEAN lebih berpengaruh di tataran global,” tutup Teddy.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini
Mahfuz Sidik: Jika Serangan AS–Israel Berlanjut, Iran Berpotensi Alami Genosida seperti Gaza
Timur Tengah di Ambang Ledakan Besar? Mahfuz Sidik Ungkap Lima Dampak Serius Jika Perang Berlarut
Iran Diserang, Timur Tengah Bergejolak: Mahfuz Beberkan Skenario Besar di Baliknya
Berita ini 7 kali dibaca
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dukungannya agar Papua Nugini dapat bergabung sebagai anggota ASEAN. Dalam KTT ke-46 ASEAN di Malaysia, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas kawasan, dan meningkatkan pengaruh ASEAN secara global. Papua Nugini yang berbatasan langsung dengan Indonesia diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan ketahanan kawasan Asia Tenggara.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana

Senin, 30 Maret 2026 - 12:45 WIB

Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi

Senin, 9 Maret 2026 - 14:13 WIB

Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini

Berita Terbaru

Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono (tengah) bersama unsur Forkopimcam dan warga berfoto usai penyerahan bantuan kepada penerima program RTLH di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

TNI POLRI

TNI Bedah Rumah Warga Miskin di Kresek, Hasilnya Bikin Takjub

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:05 WIB

Tim Resmob Satreskrim Polres Serang saat mengamankan terduga pelaku penculikan balita di kawasan Pelabuhan Merak, Banten.

Hukum & Kriminal

Balita Dibawa Kabur ke Sumatera, Pelaku Ditangkap di Pelabuhan Merak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:13 WIB

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (tengah kiri) bersama jajaran Polresta Tangerang menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan kasus peredaran obat keras ilegal di Mapolresta Tangerang.

Hukum & Kriminal

37 Ribu Obat Keras Ilegal Digerebek di Tangerang, Dua Bandar Diciduk

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:54 WIB