Tragis Helikopter Jatuh di Sungai Hudson, CEO Siemens dan Keluarga Tewas dalam Insiden

Avatar photo

Minggu, 13 April 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragis Helikopter Jatuh di Sungai Hudson, CEO Siemens dan Keluarga Tewas dalam Insiden (Times Now)

Tragis Helikopter Jatuh di Sungai Hudson, CEO Siemens dan Keluarga Tewas dalam Insiden (Times Now)

 

Metrosiar – Sebuah kecelakaan tragis terjadi ketika sebuah helikopter wisata jatuh ke Sungai Hudson, New York, menewaskan enam orang di dalamnya.

Helikopter yang dilaporkan terbelah di udara dan berputar tak terkendali sebelum akhirnya menghantam permukaan sungai ini mengangkut keluarga Escobar, termasuk seorang eksekutif ternama Siemens asal Jerman, Agustin Escobar, beserta istri dan tiga anak mereka yang masih kecil.

Identitas korban telah terungkap, atas nama Agustin Escobar, CEO Siemens untuk wilayah Spanyol dan Eropa Barat Daya, menjadi salah satu korban.

Ia ditemani oleh istrinya, Merce Camprubi Montal, serta tiga anak mereka yang berusia 4, 5, dan 11 tahun. Tak hanya itu, pilot berusia 36 tahun yang mengemudikan helikopter juga turut meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Menurut laporan ABC News pada Jumat (11/4/2025), Escobar menjabat sebagai CEO Siemens sejak tahun 2022.

Baca juga:  Profil Agustin Escobar Eksekutif Siemens yang Meninggal dalam Tragedi Helikopter di Sungai Hudson AS

Miguel Ángel Lopez, mantan kepala Siemens Spanyol, menyampaikan penghormatan atas kontribusinya yang besar dalam sektor mobilitas dan transportasi perusahaan.

“Agustin Escobar adalah sosok yang sangat berdedikasi dan penting dalam kemajuan Siemens di Spanyol,” ujar Lopez.

“Kinerja luar biasa yang ia tunjukkan dalam beberapa tahun terakhir sangat mendukung perkembangan sektor mobilitas dan transportasi perusahaan,” kata Lopez menambahkan.

Siemens merupakan salah satu produsen industri terbesar di Eropa, dikenal dalam bidang otomasi industri, energi, teknologi medis, serta sistem transportasi kereta api.

Keluarga Escobar sedang berlibur di New York dan menggunakan jasa tur helikopter dari New York Helicopter, perusahaan yang mempromosikan keselamatan dan kenyamanan dalam layanan mereka.

Baca juga:  Arab Saudi Tetapkan Idul fitri Minggu 30 Maret 2025

Kecelakaan terjadi pada pukul 15.17 waktu setempat, sekitar 15 menit setelah helikopter lepas landas, tepatnya saat helikopter mencapai area Jembatan George Washington sebelum berputar dan jatuh ke arah selatan.

Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Helikopter yang digunakan, tipe Bell 206, telah terbang sebanyak enam kali pada hari itu.

Wali Kota New York, Eric Adams, mengungkapkan rasa belasungkawa atas kejadian ini.

“Kami sangat berduka atas kehilangan yang dialami keluarga dan para korban yang berada dalam pesawat,” katanya.

Tim penyelam dari kepolisian New York berhasil menemukan seluruh korban.

Empat orang dilaporkan meninggal di tempat kejadian, sementara dua lainnya meninggal di rumah sakit akibat luka parah yang diderita.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Sumber Berita: ABC News

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik
Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.
Berita ini 9 kali dibaca
Helikopter wisata jatuh di Sungai Hudson, New York. Enam orang tewas, termasuk CEO Siemens dan keluarganya. Investigasi masih berlangsung.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:32 WIB

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC

Senin, 20 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

11 Korban Ditemukan, 71 Masih Dicari: Operasi KM Virgo Diperpanjang

Minggu, 27 Sep 2026 - 16:47 WIB

Hukum & Kriminal

Tawuran dan Balap Liar Dibubarkan, Dua Pemuda Ditangkap di Jaktim

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:06 WIB

Hukum & Kriminal

Lapas Cibinong Disorot, Temuan “Kluster Mewah” Picu Pertanyaan Besar

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:27 WIB

Sosial Kemasyarakatan

Ribuan Ojol Padati Kodam Jaya, HUT TNI Diwarnai Aksi Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:14 WIB