Petapa Hindu Amar Bharati Mengangkat Tangan Sejak 1973 sebagai Tanda Pengabdian dan Perdamaian Dunia

Avatar photo

Sabtu, 15 Maret 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amar Bharati, petapa India yang mengangkat tangan kanannya sejak tahun 1973. (X.com/@PicturesFoIder)

Amar Bharati, petapa India yang mengangkat tangan kanannya sejak tahun 1973. (X.com/@PicturesFoIder)

Metrosiar – Amar Bharati, seorang petapa Hindu atau sadu asal India, mengangkat tangan kanannya tanpa henti sejak 1973 sebagai bentuk pengabdian spiritual dan simbol perdamaian.

Sadu sendiri merujuk pada individu dalam agama Hindu yang meninggalkan segala keinginan duniawi untuk fokus pada pencapaian spiritual.

Menurut laporan DTV, Bharati memilih untuk mengangkat tangannya sebagai pengabdian kepada Dewa Siwa, salah satu dewa utama dalam agama Hindu, serta sebagai bentuk protes terhadap perang dan dukungannya terhadap perdamaian dunia.

Para sadu di India dikenal menjalani penebusan dosa dengan disiplin ekstrem untuk mencapai pembebasan atau pencerahan (moksha).

Awal Mula Amar Bharati Mengangkat Tangan Kanannya

Bharati, yang sebelumnya bekerja sebagai karyawan di sebuah bank di New Delhi, India, memilih untuk mengubah hidupnya secara drastis.

Baca juga:  Strategi Unik Neon Membawa ‘Anora’ Meraih Kemenangan Oscar Kedua dalam Lima Tahun

Dilansir dari GreekReporter, ia meninggalkan pekerjaannya, istri, dan tiga anaknya pada tahun 1970 untuk mengabdikan diri kepada Dewa Siwa.

Tiga tahun kemudian, pada 1973, Bharati memutuskan untuk mengangkat tangan kanannya sebagai simbol pengabdian dan pengorbanan spiritualnya.

Meskipun pada awalnya ia menderita sakit hebat, dua tahun pertama terasa sangat berat bagi Bharati. Seiring waktu rasa sakit tersebut akhirnya mereda, dan lengannya mengalami atrofi hingga tak bisa lagi ditekuk.

Tangan kanannya kini hanya berupa struktur tulang dengan kuku yang berubah menjadi cakar yang berputar.

Bharati bertekad untuk terus mengangkat tangan ini hingga akhir hayatnya dengan harapan membawa perubahan positif bagi dunia.

Baca juga:  Kapal Induk Raksasa Terbesar di Dunia Akan Dimiliki Militer China

Pesan Damai Bharati

Bharati mengungkapkan ia tidak menginginkan banyak hal.

“Mengapa kita bertengkar di antara kita sendiri? Mengapa ada begitu banyak kebencian dan permusuhan di antara kita?” ujarnya bertanya.

Ia hanya berharap agar semua orang di India dan seluruh dunia dapat hidup dalam kedamaian.

Banyak pengikut Bharati yang terinspirasi oleh aksinya dan mulai mengangkat tangan mereka sendiri sebagai simbol perdamaian.

Ia menekankan perdamaian dunia adalah inti dari spiritualitas Hindu yang tercermin dalam ajaran-ajaran kitab suci Hindu, Weda, yang mengandung ayat-ayat cinta damai, seperti yang tertulis:

“Biarlah saya melihat semua makhluk hidup dengan pandangan yang bersahabat. Marilah kita melihat satu sama lain dalam masyarakat dengan pandangan yang bersahabat.”(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jamaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Kacau di Terminal Ajyad! Jamaah Haji Saling Dorong demi Naik Bus Sholawat
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini
Mahfuz Sidik: Jika Serangan AS–Israel Berlanjut, Iran Berpotensi Alami Genosida seperti Gaza
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:05 WIB

Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jamaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana

Senin, 30 Maret 2026 - 12:45 WIB

Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi

Berita Terbaru

Uang pecahan Rp20 ribu dalam kondisi rusak dan terbelah yang masih ditemukan beredar di masyarakat sehingga menyulitkan transaksi sehari-hari.

Bisnis & Investasi

Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:33 WIB