Metrosiar – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi saat ini tengah meninjau persiapan tenda di area Arafah dan Mina sebagai bagian dari rangkaian puncak ibadah haji.
Salah satu kegiatan utama yang dilakukan jemaah calon haji adalah mabit di Mina, sehingga kenyamanan selama bermalam di tenda menjadi perhatian penting.
Dengan kondisi cuaca yang sangat panas, para Syarikah yang bertugas melayani jemaah berlomba-lomba menciptakan suasana tenda yang nyaman dan menyegarkan.
Saat mengunjungi maktab dari Syarikah Al Bait Guest, terlihat bahwa teras tenda di Mina dihiasi dengan bunga-bunga segar dan perabotan yang diimpor langsung dari Indonesia.
Selain itu, teras tersebut beralaskan rumput sintetis dengan atap dari ranting bambu dan pepohonan, menciptakan suasana alami dan sejuk.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Hilman Latief, menjelaskan, “Kami memang meminta kepada syarikah untuk membuat fasilitas tambahan, agar jemaah merasa nyaman di tengah cuaca yang sangat panas.”
Ia juga menambahkan, “Semua syarikah tampak berupaya memberikan kenyamanan dengan konsep yang berbeda-beda.”
Pemerintah memberikan kebebasan kepada para Syarikah untuk berinovasi dalam melayani jemaah calon haji, dengan tujuan agar mereka merasa nyaman selama beribadah.
Hilman Latief menegaskan, “Silakan bersaing dengan sehat, agar jemaah menjadi betah dan nyaman karena kita tahu cuaca di Armuzna ini akan sangat panas.”
Selain fokus pada kenyamanan tenda, PPIH juga memperhatikan aspek sanitasi di lokasi ibadah.
“Kemarin kita sudah melihat ada tambahan sanitasi toilet bertingkat dari pemerintah Arab Saudi meski itu belum merata di semua maktab,” ujar Hilman.
Tidak hanya itu, petugas juga berencana untuk segera meninjau layanan katering yang disediakan oleh Syarikah kepada para jemaah calon haji guna memastikan kualitas dan kebersihan makanan selama ibadah berlangsung.(*)
Editor : Lisan Al-Ghaib









