Pengawasan Ketat Arab Saudi di Musim Haji 2025: Drone dan Teknologi Canggih Diterapkan

Avatar photo

Selasa, 27 Mei 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi pesawat nirawak atau drone - Otoritas Arab Saudi menggunakan drone untuk memantau jemaah calon haji ilegal. (Unsplash/jaredbrashier)

Foto ilustrasi pesawat nirawak atau drone - Otoritas Arab Saudi menggunakan drone untuk memantau jemaah calon haji ilegal. (Unsplash/jaredbrashier)

Metrosiar – Selama musim haji 2025, Pemerintah Arab Saudi memperketat pengawasan untuk memastikan ibadah haji berjalan lancar dan hanya diikuti oleh jemaah resmi.

Salah satu langkah utama yang diambil adalah penggunaan drone guna memantau pergerakan dan mendeteksi kehadiran jemaah ilegal.

Dengan teknologi pemantauan udara ini, otoritas Saudi mengklaim telah menangkap ratusan orang yang melanggar aturan sejak gelombang kedatangan jemaah calon haji ke Tanah Suci dimulai.

Inovasi Teknologi di Bandara Madinah: E-Gate dan Pembaca Paspor Canggih

Langkah lain yang dilakukan adalah pemasangan 20 gerbang elektronik (e-gate) di Bandara Internasional Pangeran Mohammed bin Abdulaziz, Madinah, oleh Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA).

Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi jemaah haji resmi serta mempercepat proses imigrasi.

Baca juga:  Roket SpaceX Falcon 9 Luncurkan 21 Satelit Starlink dari Kennedy Space Center

“Gerbang berteknologi tinggi ini dirancang untuk mempercepat proses imigrasi dan mengurangi waktu tunggu bagi jamaah haji yang masuk,” jelas SDAIA dalam pernyataannya.

Tak hanya itu, SDAIA juga bekerja sama dengan otoritas imigrasi dan pihak bandara untuk menerapkan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Teknologi ini menyederhanakan prosedur masuk dan memudahkan proses verifikasi dokumen.

Selain e-gate, lebih dari 30 alat pembaca paspor berteknologi tinggi juga telah dipasang, mempercepat proses verifikasi data dan menekan potensi antrean panjang.

Aturan Baru: Kartu Nusuk Jadi Syarat Wajib Masuk Makkah

Pemerintah Indonesia juga telah menyampaikan kepada calon jemaah haji bahwa Arab Saudi kini memberlakukan aturan yang lebih ketat terkait perizinan masuk ke Makkah.

Baca juga:  DPR AS Mulai Proses Kecaman Terhadap Al Green Setelah Insiden Teriaki Pidato Trump

Salah satu syarat utama adalah kepemilikan kartu Nusuk, yang wajib dibawa selama tinggal di Arab Saudi.

Kartu ini berfungsi sebagai “kartu izin” dan berisi identitas lengkap jemaah, termasuk lokasi akomodasi mereka di Tanah Suci.

Kartu Nusuk juga menjadi akses utama untuk memasuki area penting ibadah, termasuk Masjidil Haram.

“Kartu Nusuk harus selalu dibawa oleh para jemaah calon haji karena bisa memberikan akses untuk memasuki lokasi-lokasi berhaji, termasuk Masjidil Haram,” demikian disampaikan otoritas terkait.

Bahkan, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) sempat mengeluarkan peringatan khusus.

Mereka mengimbau jemaah untuk selalu menjaga kartu tersebut dengan baik, karena telah menjadi target penjambretan di beberapa kasus.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini
Mahfuz Sidik: Jika Serangan AS–Israel Berlanjut, Iran Berpotensi Alami Genosida seperti Gaza
Timur Tengah di Ambang Ledakan Besar? Mahfuz Sidik Ungkap Lima Dampak Serius Jika Perang Berlarut
Iran Diserang, Timur Tengah Bergejolak: Mahfuz Beberkan Skenario Besar di Baliknya
Berita ini 8 kali dibaca
Pada musim haji 2025, Arab Saudi meningkatkan pengawasan dengan teknologi canggih seperti drone dan e-gate untuk memastikan keamanan dan kelancaran ibadah. Jemaah diwajibkan membawa kartu Nusuk sebagai identitas resmi dan izin akses ke lokasi ibadah, termasuk Masjidil Haram. Pemerintah Indonesia juga mengimbau jemaah untuk menjaga kartu tersebut karena rawan pencurian. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam menyelenggarakan haji yang tertib dan bebas dari jemaah ilegal.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana

Senin, 30 Maret 2026 - 12:45 WIB

Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi

Senin, 9 Maret 2026 - 14:13 WIB

Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini

Berita Terbaru

Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono (tengah) bersama unsur Forkopimcam dan warga berfoto usai penyerahan bantuan kepada penerima program RTLH di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

TNI POLRI

TNI Bedah Rumah Warga Miskin di Kresek, Hasilnya Bikin Takjub

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:05 WIB

Tim Resmob Satreskrim Polres Serang saat mengamankan terduga pelaku penculikan balita di kawasan Pelabuhan Merak, Banten.

Hukum & Kriminal

Balita Dibawa Kabur ke Sumatera, Pelaku Ditangkap di Pelabuhan Merak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:13 WIB

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (tengah kiri) bersama jajaran Polresta Tangerang menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan kasus peredaran obat keras ilegal di Mapolresta Tangerang.

Hukum & Kriminal

37 Ribu Obat Keras Ilegal Digerebek di Tangerang, Dua Bandar Diciduk

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:54 WIB