Metrosiar – Direktur Direktorat Kesehatan dan Kebersihan Negara Kota Vatikan, Dr. Andrea Arcangeli, merilis laporan medis resmi terkait wafatnya Paus Fransiskus.
Menurut laporan tersebut, penyebab kematian adalah stroke yang diikuti koma serta kolaps sirkulasi jantung yang tidak dapat dipulihkan.
Laporan kematian ini diumumkan oleh Kantor Pers Takhta Suci pada Senin malam.
Dalam catatan medis, disebutkan Paus memiliki riwayat gagal napas akut akibat pneumonia bilateral multimikroba, bronkiektasis ganda, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe II.
Kematian Paus dikonfirmasi melalui thanatografi elektrokardiografik.
“Dengan ini saya menyatakan bahwa penyebab kematian, berdasarkan pengetahuan dan penilaian saya, adalah sebagaimana telah disebutkan,” tulis Dr. Arcangeli dalam sertifikasi resmi tersebut.
Paus Fransiskus pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia meninggal dunia pada Senin (21/4) pukul 07.35 waktu setempat di kediamannya, Casa Santa Marta, Vatikan.
Ia tutup usia pada umur 88 tahun setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat pneumonia bilateral.(*)
Editor : KF
Sumber Berita: vaticannews









