Metrosiar – Komitmen Pemda Ngada untuk mewujudkan SDM unggul dan pendidikan berkualitas kini mulai nampak, setelah Bupati Ngada Raymundus Bena merajut kerja sama dengan pengusaha asal Jepang dan beasiswa pendidikan yang akan diberikan kepada 2.774 peserta didik SD dan SMP.
Demikian hal ini diungkapkan Bupati Ngada ketika memberikan arahan dalam acara tatap muka Gubernur NTT dengan Koordinator Pengawas (Korwas), Kepala Sekolah, Wakasek Kesiswaan dan Ketua Osis SMA/SMK dan SLB se- Kabupaten Ngada di aula SMAN 2 Bajawa, Rabu (17/9/25).
“Dua minggu lalu saya dikunjungi oleh pengusaha dari Jepang sebagai bentuk tindak lanjut kunjungan saya sebelumnya terkait dengan beasiswa magang dan juga tenaga Migran Skill (Skill Migran Labour),” ungkap Bupati Ngada yang biasa disapa Ray Bena ini.
Tak hanya itu, Bupati Ngada juga mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumumkan kurang lebih 100 (seratus) tenaga kesehatan (Nakes) yang akan direkrut untuk magang di Jepang.
Ray Bena bahkan memastikan bahwa dalam waktu sebulan ini, Pemda Ngada telah menyiapkan 50 orang beasiswa magang yang saat ini sedang mengikuti pelatihan di Denpasar-Bali. 5 (lima) orang telah dinyatakan layak dan siap untuk diberangkatkan ke Jepang.
Sesuai dengan peran Bupati lanjut Ray Bena, atas kerja sama dan dukungan dari lembaga DPRD, Pemda Ngada akan memberikan beasiswa pendidikan SD dan SMP bagi keluarga yang tidak mampu dengan jumlah dan besaran yang sama dengan Program Indonesia Pintar (PIP) versi pusat.
Selain beasiswa, Pemda Ngada juga akan memberikan bantuan berupa seragam sekolah termasuk kepada siswa-siswi jenjang TK-PAUD yang ada di Kabupaten Ngada.
Lebih lanjut Ray Bena menjelaskan, terkait dengan program OVOP (One Village One Product), Pemerintah Kabupaten Ngada telah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi berkaitan dengan produk lokal yakni kopi, tenun, bambu dan juga coba merambah ke minuman beralkohol versi lokal.
“Mudah-mudahan atas dukungan Pak Gubernur kiranya hal ini bisa berjalan dan berhasil dengan baik,” pintanya penuh harap.*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar









