Tragedi di Gresik: Mobil Pengantar Jemaah Umrah Tabrakan dengan Bus, 7 Orang Tewas

Avatar photo

Minggu, 13 April 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut di Gresik. (Istimewa)

Kecelakaan maut di Gresik. (Istimewa)

 

Metrosiar – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis pagi (10/4/2025).

Sebuah mobil Isuzu Panther yang mengangkut tujuh orang bertabrakan dengan bus Rajawali Indah jurusan Bojonegoro–Surabaya.

Insiden tragis ini menewaskan seluruh penumpang mobil Panther yang diketahui tengah dalam perjalanan menuju Bandara Juanda, Sidoarjo, untuk mengantar salah satu penumpang berangkat umrah.

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, kendaraan Panther bernomor polisi DK-1157-FCL berangkat dari Tuban menuju bandara.

Salah satu penumpang, Muhammad Aqib (27), adalah calon jemaah umrah, sementara enam lainnya hanya mengantar, termasuk sang sopir.

Baca juga:  Ribuan Botol Miras Dimusnahkan di Polda Banten, Hasil Operasi Pekat Maung 2026 Mengejutkan

“Mobil melaju dari arah Lamongan ke Gresik, namun diduga mengalami selip ban kiri sehingga oleng dan melewati marka jalan. Akibatnya, tabrakan tak terelakkan dengan bus Hino bernopol S 7707 UA yang datang dari arah berlawanan,” jelas Ipda Andri.

Empat penumpang dilaporkan meninggal di lokasi kejadian, termasuk seorang balita.

Tiga korban lainnya sempat dilarikan ke RS Ibnu Sina, namun kemudian dikonfirmasi meninggal dunia.

Total korban jiwa dari mobil Panther berjumlah tujuh orang.

Berikut daftar lengkap korban meninggal dunia:

  1. Muhammad Aqib (27) – calon jemaah umrah
  2. Besar (65)
  3. Lislikah (53)
  4. Wiwik Sunarti (43)
  5. Akhmad Basuki (49) – pengemudi
  6. M. Al Fatih (3) – balita
  7. Hafiz Gandawiharja (17)
Baca juga:  PSMTI Banten Bidik Kerja Sama Pendidikan hingga Pertukaran Mahasiswa dengan UT

Seluruh korban berasal dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Selain itu, dua korban luka tercatat dari pihak bus Rajawali Indah, yaitu sang sopir, Suwarno (46), dan seorang penumpang bernama Khoirul Anam (23).

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa saat kejadian, mobil Panther mengalami oleng akibat tidak dapat dikendalikan, hingga melewati marka jalan dan bertabrakan dengan bus dari arah berlawanan.

Proses penyelidikan atas kecelakaan ini masih dilakukan oleh Satlantas Polres Gresik untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Sumber Berita: detikNews

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 37 kali dibaca
Kecelakaan maut di Gresik: Mobil pengantar jemaah umrah bertabrakan dengan bus, 7 orang tewas, termasuk calon jemaah dan balita.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru