Terekam Kamera Remaja di Lumajang Ejek Polisi Pakai Bokong, Ujungnya Menangis di Mobil Patroli

Avatar photo

Rabu, 12 Maret 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Remaja di Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, akhirnya menangis setelah sebelumnya mengejek polisi yang sedang patroli dengan bokong. Video viral ini berujung pada pemanggilan orang tua dan tilang. (Kolase: TikTok Pak Eko Menyapa)

Remaja di Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, akhirnya menangis setelah sebelumnya mengejek polisi yang sedang patroli dengan bokong. Video viral ini berujung pada pemanggilan orang tua dan tilang. (Kolase: TikTok Pak Eko Menyapa)

 

Metrosiar – Seorang remaja terlibat insiden yang membuatnya menangis setelah mencoba mengejek petugas polisi yang sedang melakukan patroli.

Kejadian ini terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial setelah diposting oleh akun Pak Eko Menyapa (Polisi Menyapa) pada Selasa (11/3/2025).

Dalam video tersebut, tampak petugas polisi yang sedang melaksanakan patroli menggunakan mobil.

Informasi dalam video menunjukkan peristiwa ini terjadi di kawasan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur.

“Antisipasi balap liar di Jalan Lintas Selatan Pasirian Lumajang. Jangan balap liar!” tulis Pak Eko Menyapa yang dikutip Metrosiar.com pada Rabu (12/3/2025).

Pada video tersebut, terlihat dua sepeda motor yang dikendarai oleh remaja sedang siap untuk adu balap. Tapi balapan tersebut tidak terjadi setelah polisi membunyikan sirine.

Baca juga:  Cara Cepat Ubah Video YouTube Jadi Artikel: Cukup Copy Link dan Gunakan ChatGPT

Salah satu remaja kemudian terlihat mengejek mobil patroli polisi yang berada di belakangnya.

Remaja tersebut mengenakan kopiah hitam, kemeja hitam, dan celana pendek jins, serta melakukan ejekan dengan cara mengangkat dan menggoyangkan bokongnya ke arah mobil patroli sambil tersenyum lebar dan melihat ke arah polisi.

Menangis Dalam Mobil Patroli

Pada bagian selanjutnya dalam video, terlihat remaja tersebut menangis sesenggukan di dalam mobil patroli.

Polisi yang bernama Aiptu Eko Budi Laksono langsung meminta remaja itu untuk menghubungi orang tuanya.

“Nangis sekarang, abis jedig-jedig, abis eceng-eceng, nangis, apaan?” ujar Pak Eko, sambil menunjukkan remaja itu yang menangis di dalam mobil patroli.

“Panggil orang tuamu nanti, biar kamu taubat. Gak usah cengeng, berani berbuat, berani bertanggung jawab,” tambahnya.

Baca juga:  Respons Cepat Banjir, Relawan Rumah Zakat Tangerang Beri Bantuan Pengungsi

Video selanjutnya memperlihatkan remaja itu berada di kantor polisi dan semakin menangis saat menghubungi orang tuanya.

“Orang tua sudah melarang, masih saja,” kata Pak Eko.

Di bagian akhir video, remaja tersebut terlihat bersujud meminta maaf di depan ibunya di kantor polisi.

Aiptu Eko Budi Laksono, yang dikenal sebagai Pak Eko, adalah anggota Polsek Pasirian.

Dalam keterangannya kepada media, Pak Eko menjelaskan remaja tersebut diamankan saat patroli balap liar dilakukan.

Remaja itu kemudian dibina di Polsek Pasirian dan dipulangkan setelah dijemput oleh orang tuanya.

Meskipun demikian, remaja pengejek polisi tetap ditilang karena tidak memakai helm dan tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.(*)

Editor : Kun Nedu

Sumber Berita: media sosial

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan
Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:13 WIB

Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Jumat, 11 September 2026 - 17:19 WIB

Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun

Berita Terbaru

Ucapan duka keluarga besar AW Salembun atas berpulangnya Almarhumah Maria E. A.A.A. Felnditi, S.H., ke pangkuan Bapa di Surga.

Nusantara

Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:13 WIB