Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pasar Kemis berlangsung aman dan lancar. Forum strategis tahunan ini menjadi wadah penting bagi perwakilan masyarakat, desa/kelurahan, serta para pemangku kepentingan untuk membahas, menyelaraskan, dan memprioritaskan usulan pembangunan berbasis kebutuhan riil warga (bottom-up). Hasilnya akan diusulkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kegiatan digelar di Gedung GSG, Rabu (21/01/2026).
Sejumlah tokoh dan pejabat hadir dalam Musrenbang Kecamatan Pasar Kemis, di antaranya H. Dedy Muhdi, anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PAN; Wawan Suhanda, anggota DPRD Provinsi Banten; H. A.W. Maulana, anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PAN; serta Lesiawati Lase, anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDI Perjuangan. Turut hadir Sekretaris Camat Pasar Kemis, Ketua MUI, Kepala KUA Pasar Kemis H. Nurkholiq, S.Ag., M.M., Dedi Supriadi, Kapolsek Pasar Kemis, Danramil Pasar Kemis, perwakilan Bappeda Kabupaten Tangerang, Ketua PGRI, Ketua K3S, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pasar Kemis, perwakilan Puskesmas Pasar Kemis dan Puskesmas Kutabumi, KNPI, Karang Taruna, kader Posyandu, serta sejumlah perwakilan kepala dinas di lingkungan Pemkab Tangerang.

Dalam sambutannya, Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. menjelaskan bahwa tujuan utama Musrenbang Kecamatan adalah menampung aspirasi serta mengakomodasi usulan kegiatan pembangunan dari desa/kelurahan, khususnya yang melintasi batas wilayah atau menjadi kewenangan kecamatan.
“Mengintegrasikan usulan warga dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten/kota, menentukan daftar prioritas pembangunan di tingkat kecamatan untuk disampaikan ke Musrenbang Kabupaten Tangerang, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam perencanaan pembangunan agar lebih tepat sasaran,” jelas Camat.
Menutup pemaparannya, Camat Pasar Kemis berharap seluruh usulan dan masukan yang disampaikan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta.
Sementara itu, Lesiawati Lase, anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDI Perjuangan, yang mewakili rekan-rekan dewan lainnya, menyampaikan bahwa realisasi aspirasi infrastruktur di wilayah Kecamatan Pasar Kemis telah mencapai 98 persen dan manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Infrastruktur di Pasar Kemis saat ini sudah bisa dirasakan oleh masyarakat, khususnya warga Pasar Kemis. Aspirasi warga sudah terealisasi,” ujar Lase.
Dalam forum tersebut, perwakilan UMKM juga menyampaikan aspirasi agar dibentuk UMKM disabilitas sehingga penyandang disabilitas dapat lebih diperhatikan dan dilibatkan dalam aktivitas pembangunan di Kecamatan Pasar Kemis. Selain itu, isu kemiskinan turut disoroti, dengan harapan UMKM dapat berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pihak UMKM juga berharap alokasi APBD Kabupaten Tangerang dapat lebih optimal masuk ke wilayah Pasar Kemis demi mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan ke depan.










