Jelang Nataru, Satgas Pangan Banten Sisir Pasar: Harga Aman, Stok Beras Melimpah

Avatar photo

Kamis, 18 Desember 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat bersama pelaku usaha beras berdiskusi di gudang penyimpanan untuk memastikan stok aman, harga stabil, dan distribusi beras berjalan sesuai ketentuan.

Aparat bersama pelaku usaha beras berdiskusi di gudang penyimpanan untuk memastikan stok aman, harga stabil, dan distribusi beras berjalan sesuai ketentuan.

Serang, Metrosiar – Satgas Pangan Polda Banten mengintensifkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasar rakyat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan aman, harga terkendali, dan distribusi pangan berjalan lancar saat kebutuhan masyarakat meningkat. Pengawasan digelar intensif selama sepekan, mulai 15 hingga 20 Desember 2025.

Petugas turun langsung ke Pasar Baros dan Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, serta melakukan pengecekan di penggilingan beras PD Karya Muda. Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Banten bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait.

Tim Ditreskrimsus Polda Banten bersama instansi terkait meninjau aktivitas perdagangan beras di Pasar Baros guna memastikan ketersediaan stok serta mencegah praktik penyelewengan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, Kombes Pol Yudhis Wibisana, menegaskan pengawasan ini sebagai langkah preventif Polri bersama pemerintah daerah.

Baca juga:  Petani Kampung Nibung Apresiasi Pembangunan Saluran Irigasi

“Kami memastikan harga bahan pokok tetap stabil, stok aman, dan distribusi tidak tersendat menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya, Rabu (17/12).

Hasil pemantauan menunjukkan harga beras masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Stok beras juga terpantau melimpah seiring masa panen petani, sehingga mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga perayaan akhir tahun.

Sejumlah komoditas lain, seperti cabai rawit merah, bahkan mengalami penurunan harga, sementara bahan pokok lainnya relatif stabil.

Namun, petugas menemukan kenaikan harga minyak goreng kemasan merek Minyakita yang dijual sekitar Rp19.000 per liter. Kenaikan ini dipicu harga beli pedagang dari produsen yang mencapai sekitar Rp200.600 per dus atau setara Rp16.700 per liter.

Baca juga:  Mengharukan! Pesantren Buka RS untuk Semua Agama

“Kami akan menindaklanjuti temuan ini dengan berkoordinasi bersama instansi terkait untuk memastikan tidak ada pelanggaran HET maupun praktik distribusi yang merugikan masyarakat,” tegas Yudhis.

Petugas Ditreskrimsus Polda Banten melakukan pengecekan langsung kualitas dan takaran beras di salah satu kios Pasar Baros, Kabupaten Serang, sebagai bagian dari pengawasan distribusi pangan.

Satgas Pangan juga memastikan ketersediaan stok beras di penggilingan untuk mencegah potensi kelangkaan hingga akhir tahun.

Selain itu, pengawasan difokuskan pada jalur distribusi dan penguatan koordinasi lintas sektor dengan Pemprov Banten, Bank Indonesia, Bulog, dan dinas terkait.

Pemerintah daerah pun berencana menggelar pasar murah demi menjaga daya beli masyarakat.

“Pengawasan akan terus kami lakukan selama periode HBKN. Kami mengimbau pelaku usaha tidak memanfaatkan momentum hari besar dengan menaikkan harga secara tidak wajar,” tutupnya.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi
Wabup BDN Lepas 60 Atlet Pelajar Ngada ke POPDA VIII 2026, Targetkan Prestasi dan Nama Besar Daerah
Berita ini 40 kali dibaca
Satgas Pangan Polda Banten mengintensifkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasar rakyat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan aman, harga terkendali, dan distribusi pangan berjalan lancar saat kebutuhan masyarakat meningkat. Pengawasan digelar intensif selama sepekan, mulai 15 hingga 20 Desember 2025. Petugas turun langsung ke Pasar Baros dan Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, serta melakukan pengecekan di penggilingan beras PD Karya Muda. Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Banten bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:28 WIB