NOSATA dan PLN Indonesia Power Hadirkan Solar Panel di SKh Negeri 01 Balaraja untuk Edukasi Energi Terbarukan

Avatar photo

Rabu, 17 September 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemanfaatan solar panel berkapasitas 2.480 watt di SKh Negeri 01 Balaraja, Tangerang. (Dok. PLN)

Pemanfaatan solar panel berkapasitas 2.480 watt di SKh Negeri 01 Balaraja, Tangerang. (Dok. PLN)

Metrosiar – Pendidikan energi terbarukan di sekolah memiliki peran penting dalam menumbuhkan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Mendukung upaya ini, Kelompok Nol Satu Tangerang (NOSATA) yang merupakan alumni Sekolah Khusus (SKh) Negeri 01 Balaraja menghadirkan kesadaran sejak dini melalui pemanfaatan solar PV (PLTS) berkapasitas 2.480 watt di atap gedung workshop membatik sebagai sumber energi ramah lingkungan.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar, Balaraja, pada 11 Agustus.

Penggunaan solar PV menjadi langkah signifikan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang.

Selain mendorong efisiensi energi, program ini juga memberikan pengalaman langsung bagi siswa penyandang difabel untuk memahami pentingnya energi terbarukan serta tanggung jawab menjaga lingkungan.

Kepala SKh Negeri 01 Balaraja, Sumiyati, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar yang membantu kelompok pembatik NOSATA berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar,” tutur Sumiyati.

Baca juga:  Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Kedatangan Tamu Teman Teman Awak Media

“Kolaborasi ini memberi manfaat besar, tidak hanya menekan biaya listrik bagi kelompok pembatik (kelompok NOSATA), tetapi juga sebagai sarana edukatif untuk mencintai lingkungan dan terus berinovasi di bidang energi terbarukan,” lanjutnya.

Senior Manager UBP Lontar, Ria Indrawan, mengatakan dukungan yang diberikan tidak hanya berupa penyediaan infrastruktur, melainkan juga bentuk komitmen perusahaan mendukung target Net Zero Emission 2060 dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Kami ingin anak-anak di SKH Negeri 01 Balaraja, khususnya alumni di kelompok pembatik NOSATA, mengenal dan merasakan langsung manfaat energi bersih,” ujar Ria Indrawan.

“Solar PV ini diharapkan dapat membantu operasional kelompok pembatik sekaligus menjadi sarana edukasi bahwa langkah kecil yang kita lakukan hari ini bisa berdampak pada lahirnya generasi penerus yang akan selalu menjaga keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem bumi,” bebernya.

Baca juga:  Bank DBS Perkuat Peran Strategis dalam Transisi Energi dan Pembiayaan Berkelanjutan di Indonesia

Program ini turut memperkuat komitmen UBP Lontar dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, poin 7 mengenai Energi Bersih dan Terjangkau, serta poin 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim.

Pemanfaatan solar PV di workshop kelompok pembatik NOSATA menjadi contoh nyata bahwa pendidikan dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan.

Inisiatif ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi sekolah maupun kelompok lain di Tangerang dan sekitarnya, terutama dalam mengembangkan kreativitas seni yang ramah lingkungan serta inklusif.

Narahubung:

Farid Setiawan
Assistant Manager Umum
PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar
farid.setiawan@plnindonesiapower.co.id

Sekilas Tentang PLN Indonesia Power

PT PLN Indonesia Power merupakan perusahaan pembangkitan terbesar di Asia Tenggara dan subholding dari PT PLN (Persero).

Perusahaan ini berkomitmen menjadi penyedia energi berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.*

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: PLN Indonesia Power

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Tersentuh MBG, Ratusan Santri di Serang Dapat Makan Gratis
Geger! Dugaan Kasus LGBT di Yayasan Darul Ihsan Bikin Warga Karacak Resah
Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Berita ini 57 kali dibaca
Pemanfaatan solar panel berkapasitas 2.480 watt di SKh Negeri 01 Balaraja, Tangerang, menjadi langkah strategis dalam mendukung edukasi energi terbarukan bagi siswa difabel. Program kolaborasi NOSATA dengan PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar ini tidak hanya menekan biaya listrik kelompok pembatik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran ramah lingkungan yang mendorong kesadaran generasi muda terhadap keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon.

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:27 WIB

Belum Tersentuh MBG, Ratusan Santri di Serang Dapat Makan Gratis

Minggu, 20 September 2026 - 14:04 WIB

Geger! Dugaan Kasus LGBT di Yayasan Darul Ihsan Bikin Warga Karacak Resah

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Senin, 7 September 2026 - 13:26 WIB

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026

Berita Terbaru

Internasional

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:32 WIB

Hukum & Kriminal

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:57 WIB

Peristiwa & Bencana

Galodo Terjang Arosuka, Kompleks Kantor Bupati Solok Ikut Terdampak

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:03 WIB

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (ketiga dari kanan) bersama para pihak terkait menunjukkan kebersamaan usai tercapainya kesepakatan damai dalam penyelesaian persoalan di Kecamatan Rajeg.

Pemerintahan

Sempat Memanas, Perselisihan GKPI Rajeg Kini Berakhir Damai

Senin, 21 Sep 2026 - 23:17 WIB