Lestarikan Budaya dan Tradisi Berkuda, Pemda Ngada kembali Gelar Lomba Pacuan Kuda

Avatar photo

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu. (Foto: Elfrat Dhena)

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu. (Foto: Elfrat Dhena)

Metrosiar – Setelah ditinggalkan sekian tahun, Pemda Ngada kembali menggelar lomba pacuan kuda bertajuk Piala Bupati Ngada.

Tentu saja lomba ini sudah dinantikan oleh para pencinta pacuan kuda di Kabupaten Ngada.

Dalam sambutannya ketika membuka lomba tersebut, Wakil Bupati Ngada, Bernadinus “Berni” Dhey Ngebu mengungkapkan, lomba ini bukan sekedar ajang kompetisi olahraga.

Menurut Berni, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya melestarikan upaya dan tradisi berkuda yang sudah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat Ngada.

“Pacuan Kuda adalah kebanggaan kita bersama, dan kehadirannya mampu membawa daya tarik tersendiri serta pemersatu berbagai elemen masyarakat,” ujar Berni Dhey, Rabu (27/8/25) di lapangan pacuan kuda Turewuda, Desa Seso, Kecamatan Soa.

Pemda Ngada kembali menggelar lomba pacuan kuda bertajuk Piala Bupati Ngada.
Pemda Ngada kembali menggelar lomba pacuan kuda bertajuk Piala Bupati Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Berni mengatakan, di Kabupaten Ngada dan wilayah NTT pada umumnya, pacuan kuda adalah bagian dari identitas budaya, tradisi dan kebanggaan masyarakat.

Tumbuh dari akar kehidupan masyarakat pedesaan, kuda bukan hanya menjadi alat transportasi atau hewan ternak, tetapi juga lanjut Berni, sahabat setia dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan budaya.

Berni menambahkan, dalam tradisi masyarakat Ngada, memelihara kuda adalah simbol kehormatan dan tanggung jawab.

Kuda dipelihara dengan penuh perhatian, dirawat dengan kasih sayang, dan dilatih secara khusus untuk mengikuti perlombaan, tukasnya.

Pemilik kuda ujar Berni, tidak hanya berperan sebagai peternak, tetapi juga penjaga warisan budaya yang kaya makna.

Baca juga:  INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH (ILPPD) KABUPATEN NGADA TAHUN 2024

Dalam sambutanya Berni Dhey juga memberikan apresiasi kepada Pordasi Ngada dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan dengan penuh dedikasi dan semangat.

“Terimakasih atas konsistensinya dalam menjadikan pacuan kuda sebagai bagian penting dari identitas daerah kita,” ungkapnya.

Apresiasi yang sama juga disampaikan kepada para pemilik kuda dan peserta lomba.

Kepada para pemilik kuda, Berni menyatakan, mereka bukan saja sekedar hobi namun lebih dari itu, telah menjaga tradisi dalam merawat serta melatih kuda-kuda peliharaanya menjadi kuda pacu.

Selanjutnya, kepada para peserta lomba, Berni mengucapkan selamat bertanding sembari mengingatkan untuk tetap menjaga sportivitas, semangat juang dan menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap pacuan.

“Jadikan momentum ini sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan antar pencinta olahraga berkuda,” pungkasnya.

Berni Dhey berharap, lomba pacuan kuda yang berlangsung dari tanggal 27 Agustus hingga 3 September 2025 nanti dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses, sekaligus membawa manfaat bagi peningkatan ekonomi seluruh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini.

Dukungan Lembaga DPRD

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Ngada, Yosef Filius “Joys” Jawa dalam sambutannya ketika mewakili lembaga DPRD.

Kata Joys, secara pribadi sebagai pimpinan DPRD, Ia mengaku bahwa dirinya terbebani dengan urusan olahraga khususnya sepak bola dan kuda.

Baca juga:  Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Menurut dia, harus disampaikan apa adanya bahwa dana pembinaan KONI yang ada di Dinas PORA tersedot banyak untuk urusan kuda dan sepak bola. “Tidak menjadi soal itu,” tegas Joys.

Wakil Ketua DPRD Ngada, Yosef Filius David Jawa
Wakil Ketua DPRD Ngada, Yosef Filius David Jawa (Joys Jawa). (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Karena lanjut dia, olahraga berkuda bukan saja fokus pada pacuan, tetapi masih banyak lagi kriteria perlombaan berkuda.

Joys mengungkapkan, cukup lama kegiatan pacuan kuda ini sudah tidak diselenggarakan lagi di wilayah Desa Seso. Seharusnya ini menjadi evaluasi atas semua yang sudah terjadi dimasa lalu.

Terkait dengan lokasi yang menjadi tempat lomba atau arena sirkuit pacuan kuda yang saat ini sedang berlangsung, Joys meminta kepada PORDASI Ngada dan kepala desa untuk berdiskusi jika bisa dipermanenkan maka selaku pimpinan DPRD pasti mendukung.

“Nanti bapa desa dengan PORDASI bicarakan baik-baik kalau memang bisa kita permanenkan untuk menjadi lapangan pacuan kuda, kenapa tidak,” tandas Joys sembari meminta untuk menamba luasan pacunya.

Ia pun berharap kepada Pemda Ngada untuk mengasuransikan para JOKI di BPJS Kesehatan.

Hadir juga dalam pembukaan lomba pacuan kuda ini, Ketua DPRD Nagekeo, Penjabat Sekda Ngada Yohanes C. Watu Ngebu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Nicolaus Noywuli, Kepala Dinas Kesehatan Yovita Maria Bernaditte Moi, Camat Soa, Ketua PORDASI Cabang Ngada Mikael Dou, para pemilik kuda dan masyarakat sekitar.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodrat Kota Tangerang Satlat Kutabumi Ikut memeriahkan Malam Puncak Hut RI ke 81 dengan menampilkan aksi Seni Gerak Tarung Derajat
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir
Semarak HUT RI ke 81 Kadus Sukemi Bontot Sukses Gelar Lomba dan Pertandingan Sepak Bola di Desa Kemiri
AM Cup 2026 Masuki Babak Puncak, Empat Tim Berebut Tiket Final
Kalahkan BPBD 2-0, Brata FC Polresta Tangerang Melaju ke Semi Final POR Pegawai 2026
Disambut Bak Pahlawan! Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Spirit PSN Ngada U-17, Manajer: “Serang Duluan, Jangan Tunggu Lawan!”
Berita ini 65 kali dibaca
Setelah ditinggalkan sekian tahun, Pemda Ngada kembali menggelar lomba pacuan kuda bertajuk Piala Bupati Ngada. Tentu saja lomba ini sudah dinantikan oleh para pencinta pacuan kuda di Kabupaten Ngada.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 23:32 WIB

Kodrat Kota Tangerang Satlat Kutabumi Ikut memeriahkan Malam Puncak Hut RI ke 81 dengan menampilkan aksi Seni Gerak Tarung Derajat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Semarak HUT RI ke 81 Kadus Sukemi Bontot Sukses Gelar Lomba dan Pertandingan Sepak Bola di Desa Kemiri

Berita Terbaru

Ucapan duka keluarga besar AW Salembun atas berpulangnya Almarhumah Maria E. A.A.A. Felnditi, S.H., ke pangkuan Bapa di Surga.

Nusantara

Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:13 WIB