Metrosiar – Istana Kepresidenan memberikan imbauan khusus kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan aktivitas selama tiga menit pada momen Upacara Detik-detik Proklamasi, Minggu, 17 Agustus 2025.
Sesuai Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara, penghentian aktivitas tersebut dilakukan mulai pukul 10.17 WIB hingga 10.20 WIB.
“Masyarakat diimbau untuk menghentikan seluruh aktivitasnya pada pukul 10.17 WIB sampai pukul 10.20 WIB, sekitar 3 menit untuk mengambil sikap sempurna, ya,” ujar Ketua Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, di Kantor PCO, Kamis (14/8/25).
Ia mengatakan, selama lagu Indonesia Raya berkumandang dan bendera Merah Putih dikibarkan di Istana, masyarakat diharapkan berdiri tegap untuk menghormati upacara.
“Imbauan dari Menteri Sekretaris Negara adalah kita semua memeriahkan peringatan 17 Agustus dengan khidmat dan penuh suka cita,” tambah Hasan.
“Kita bertekad ke depan, pemerintah kita akan mewujudkan tujuan nasional kita seperti yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar,” lanjutnya.
Selain upacara, pemerintah juga menyiapkan pesta rakyat untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan, termasuk karnaval dari berbagai kementerian dan lembaga dengan truk hias yang menampilkan capaian selama kepemimpinan Presiden Prabowo.
Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka nanti akan dihadiri anggota kabinet, perwakilan negara sahabat, serta sekitar 16.000 masyarakat.
Tahun ini, kuota tamu undangan dari masyarakat lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, kuota tersebut dibagi menjadi dua, yakni 8.000 orang untuk Upacara Detik-detik Proklamasi di pagi hari dan 8.000 orang untuk Upacara Penurunan Bendera pada sore hari.*
Editor : Nedu Wodo Mezhe
Sumber Berita: Siaran pers









