Metrosiar – Tokoh masyarakat yang juga Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshal atau yang lebih dikenal Hercules memberi klarifikasi sekaligus permintaan maaf atas pernyataan sebelumnya yang menyinggung nama Jenderal (Purn) Sutiyoso.
Dalam pernyataannya, Hercules menyampaikan penyesalan mendalam dan permintaan maaf yang tulus kepada Pak Sutiyoso, keluarga, anak cucu, serta pihak-pihak yang merasa tersinggung.
“Saya sangat menghormati Pak Sutiyoso sebagai tokoh dari satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Baret Merah. Saya mengagumi beliau dan dengan sepenuh hati meminta maaf atas ucapan saya sebelumnya,” ujar Hercules, dikutip Metrosiar dari YouTube GRIB TV, Jumat (2/5/25).
Klarifikasi Pernyataan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo
Namun, Hercules juga menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang menyebut dirinya terkait premanisme.
Ia merasa tak memiliki kesalahan pribadi terhadap Pak Gatot, namun kecewa karena dianggap berlaku bengis terhadapnya.
“Saya tidak pernah menyebut nama Pak Gatot sebelumnya, tapi kenapa beliau seolah menyerang saya secara pribadi? Saya manusia biasa yang terus berusaha memperbaiki diri,” katanya.
Hercules menegaskan selama 17 tahun dirinya aktif dalam kegiatan sosial, seperti menyantuni anak yatim dan memberangkatkan masyarakat untuk ibadah umrah dengan dana pribadi yang halal. Ia menolak tudingan bahwa dirinya terlibat dalam kegiatan ilegal atau premanisme.
Tanggapan Soal Peristiwa di Depok
Menanggapi insiden pembakaran mobil polisi di Depok, Hercules menegaskan dukungannya terhadap tindakan tegas aparat. Ia menyatakan sudah menghubungi Kapolda Metro Jaya dan meminta agar para pelaku ditangkap dan diproses secara hukum.
“Saya mendukung penuh langkah tegas kepolisian. Kalau perlu, berikan tindakan tegas terhadap pelaku. Tidak ada yang kebal hukum, termasuk saya dan anggota saya,” tegasnya.
Seruan untuk Menjaga Hukum dan Persatuan
Hercules mengajak semua pihak untuk menghormati hukum sebagai landasan negara. Ia berharap tidak ada lagi pelabelan sepihak terhadap individu atau organisasi tanpa dasar hukum yang jelas.
“Saya terbuka untuk saling memaafkan demi kepentingan bangsa. Mari kita jaga negara hukum ini bersama-sama,” ujarnya.
Di akhir pernyataan, Hercules menyatakan dukungannya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta mendoakan agar mereka diberikan kesehatan dan kekuatan untuk memimpin Indonesia.
“NKRI harga mati. Kita semua mendukung Bapak Prabowo dan Mas Gibran untuk Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.(*)
Editor : Wodo Ndaya Coya
Sumber Berita: youtube.com/@gribtvofficial









