Permintaan Emas Domestik Melonjak, MIND ID Genjot Produksi Lewat ANTAM dan Freeport

Avatar photo

Selasa, 22 April 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Batangan Logam Mulia Aneka Tambang (Dok. Mind ID)

Emas Batangan Logam Mulia Aneka Tambang (Dok. Mind ID)

Metrosiar – Lonjakan harga emas dunia berdampak signifikan terhadap meningkatnya permintaan logam mulia di dalam negeri.

Menyikapi hal ini, Holding BUMN sektor pertambangan, MIND ID, memperkuat langkah strategis dengan mendorong peningkatan cadangan serta produksi emas melalui dua anak usahanya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Freeport Indonesia.

Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, menyampaikan percepatan eksplorasi dan penguatan cadangan emas tengah dilakukan melalui ANTAM dan Freeport guna mengantisipasi lonjakan permintaan.

“Kebutuhan emas memang meningkat secara signifikan. Kami terus memperkuat integrasi agar kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi dari sumber daya mineral dalam negeri,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (21/4).

Tambang emas ANTAM di Blok Pongkor diperkirakan masih akan beroperasi selama tiga hingga empat tahun ke depan.

Meski begitu, ANTAM telah memetakan sejumlah potensi cadangan baru di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Papua, hingga Nusa Tenggara. Beberapa lokasi tersebut ditargetkan akan mulai dikembangkan dalam waktu dekat.

Baca juga:  Pertamina NRE Dorong Transisi Energi Hijau dan Bantu UMKM Naik Kelas

Sementara itu, Freeport Indonesia diperkirakan memiliki umur tambang sekitar dua dekade dan mampu memproduksi antara 50 hingga 60 ton emas per tahun melalui fasilitas pemurnian logam mulia (Precious Metal Refinery/PMR) yang berlokasi di Gresik.

Dilo menegaskan MIND ID berkomitmen menjaga stabilitas pasokan emas nasional.

“Ekspansi cadangan sangat diperlukan. Kami berkomitmen untuk memastikan kebutuhan emas domestik yang mencapai sekitar 70 ton per tahun dapat terus terpenuhi dari hasil produksi mineral dalam negeri,” katanya.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi, MIND ID turut mengoptimalisasi platform digital Brankas LM.

Baca juga:  Tarif Trump Picu Permintaan Safe Haven, Emas Sentuh Rekor Tertinggi di Awal Bulan April 2025

Layanan ini memungkinkan masyarakat membeli emas fisik secara digital, yang bisa dikonversi ke bentuk fisik atau dijual kembali kapan saja.

“Permintaan investasi emas saat ini sangat tinggi, dan ini menjadi momentum yang tepat untuk mengoptimalkan platform Brankas LM,” tambah Dilo.

Kenaikan harga emas global juga dipengaruhi oleh perubahan strategi bank sentral dunia yang kini cenderung mengalihkan cadangan devisa ke emas, sebagai respon terhadap ketidakpastian ekonomi global.

Dilo mencatat bahwa tren ini turut mendorong penguatan harga emas baik di pasar internasional maupun domestik.

Di sisi lain, penguatan nilai tukar dolar AS menjelang periode pembayaran utang luar negeri serta pembagian dividen oleh sejumlah emiten juga memperkuat sentimen positif terhadap emas sebagai aset lindung nilai atau safe haven.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: kontan.co.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Berita ini 23 kali dibaca
Harga emas dunia melonjak tajam, memicu ledakan permintaan di dalam negeri. MIND ID respons cepat dengan genjot produksi melalui ANTAM dan Freeport. Eksplorasi cadangan baru hingga digitalisasi pembelian emas jadi strategi utama demi penuhi kebutuhan emas nasional yang terus meningkat.

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Berita Terbaru

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB