Wamenaker Emosi Saat Sidak di Gudang UD Sentosa Seal Terkait Dugaan Penahanan Ijazah Karyawan

Avatar photo

Jumat, 18 April 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Wamenaker Imannuel Ebenezer. (Istimewa)

Potret Wamenaker Imannuel Ebenezer. (Istimewa)

Kasus Penahanan Ijazah Karyawan UD Sentosa Seal, Wamenaker Emosi Saat Sidak di Surabaya

Metrosiar – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Imannuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, menunjukkan rasa kecewanya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di gudang milik UD Sentosa Seal yang berlokasi di Margomulyo Permai, Surabaya, Kamis (16/4/2025).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

Selama lebih dari satu setengah jam, Wamenaker Noel mengaku geram ketika meminta klarifikasi dari pemilik usaha, Jan Hwa Diana, terkait dugaan penahanan ijazah para karyawan.

Ketika diwawancarai awak media, ia mengungkapkan emosinya karena merasa tidak mendapatkan penjelasan yang jujur dan memuaskan dari pihak perusahaan.

“Saya sangat emosional melihat bagaimana klarifikasi yang disampaikan. Tidak ada itikad baik untuk jujur,” ujar Noel.

Kekecewaan juga muncul karena menurutnya, pihak perusahaan tidak menghargai kehadiran pejabat negara.

Baca juga:  Ahok Secara Gentleman Siap Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Minyak Mentah

Hal ini ditandai dengan tidak dibukakannya pintu saat kedatangan awal rombongan.

“Jika pengalaman ini terjadi pada rekan-rekan lain, tentu akan dianggap sebagai bentuk ketidakhormatan. Negara seharusnya dihargai dalam setiap proses pengawasan,” tambahnya.

Wamenaker juga menilai bahwa Diana dan stafnya memberikan jawaban yang berbelit-belit dan tidak konsisten.

Banyak pernyataan yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Saat ditanya, mereka mengaku tidak tahu. Sikap seperti ini tidak bisa ditoleransi,” tegas Noel.

Berdasarkan hasil sidak, ditemukan sejumlah kejanggalan yang memperkuat dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan.

Oleh karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada aparat penegak hukum.

“Ini sebenarnya perkara sederhana, namun ditanggapi dengan cara yang salah. Kita sebagai negara berhak menjaga kehormatan dan memastikan tidak ada praktik yang melanggar hukum, termasuk penahanan ijazah,” jelasnya.

Baca juga:  Luka Batin Pekerja Situs Judol di Negeri Asing: Kisah Febby yang Pulang dengan Trauma dari Kamboja

Kasus ini sebelumnya mencuat ke publik usai video sidak yang dilakukan Wakil Wali Kota Armuji viral di media sosial, terutama di TikTok dan Instagram.

Aksi tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari mantan karyawan yang mengaku ijazahnya masih ditahan meski telah mengundurkan diri.

Sebagai respons, Jan Hwa Diana sempat melaporkan Armuji ke Polda Jawa Timur atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang ITE.

Namun, laporan tersebut dikabarkan telah dicabut.

Meski demikian, kasus ini terus berkembang setelah 31 mantan karyawan lainnya turut angkat suara dan melaporkan pengalaman serupa.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius Dinas Ketenagakerjaan Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur, serta terus dikawal langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi
Wabup BDN Lepas 60 Atlet Pelajar Ngada ke POPDA VIII 2026, Targetkan Prestasi dan Nama Besar Daerah
Kalemdiklat Polri Beri Penghargaan kepada Kapolres Ngada, Dedikasi Tangani Pascagempa Flores Jadi Sorotan
Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM
Berita ini 25 kali dibaca
Wamenaker Imannuel Ebenezer (Noel) marah besar saat melakukan sidak di gudang UD Sentosa Seal milik Jan Hwa Diana terkait dugaan penahanan ijazah karyawan. Sidak tersebut dilakukan setelah laporan dari mantan karyawan yang mengaku ijazahnya ditahan meskipun sudah resign. Kasus ini menjadi sorotan setelah video sidak viral di media sosial, dan kini melibatkan Dinas Ketenagakerjaan serta pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi

Berita Terbaru

Nusantara

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:20 WIB

Petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama aparat terkait melakukan pemantauan dan penataan lapak pedagang di kawasan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

SP3 PKL Kutabaru Terbit, Penertiban Mandek Sebulan: Ada Apa?

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB