Niat Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia Menjadi Pertanyaan MUI

Avatar photo

Kamis, 10 April 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Presiden Prabowo Subianto sebelum bertolak menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Rabu 9 April 2025. (Sumber: BPMI Setpres)

Potret Presiden Prabowo Subianto sebelum bertolak menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Rabu 9 April 2025. (Sumber: BPMI Setpres)

 

Metrosiar – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyampaikan keraguannya terhadap rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang ingin mengevakuasi sejumlah warga Palestina ke Indonesia.

Ia menyoroti evakuasi warga Palestina ke luar negeri selama ini justru sejalan dengan strategi Israel dan Amerika Serikat untuk mengosongkan wilayah Gaza.

Anwar Abbas, yang akrab disapa Buya, mengingatkan pada Februari lalu, Presiden AS Donald Trump telah menyatakan secara terbuka niatnya untuk memindahkan jutaan warga Palestina dan menguasai Jalur Gaza.

Karena itu, ia mempertanyakan alasan Indonesia turut serta dalam agenda tersebut.

“Untuk apa Indonesia mendukung langkah yang justru memperkuat rencana Israel dan AS? Bukankah sebelumnya mereka telah menunjukkan keinginan untuk mengosongkan Gaza?” ujarnya, dikutip dari situs resmi MUI, Kamis (10/4/2025).

Baca juga:  Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Tegaskan Seleksi Paskibraka 2025 Tanpa Titipan dan Permainan

Buya Anwar menegaskan relokasi warga Gaza berisiko membuka jalan bagi Israel untuk sepenuhnya menguasai wilayah tersebut dan menempatkan pemukim ilegal.

Ia mengkhawatirkan hal ini akan memperkuat ambisi Israel membentuk negara Israel Raya, termasuk Gaza di dalamnya, seperti yang telah terjadi di Yerusalem yang kini menjadi ibu kota Israel.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti hubungan baik lima negara yang dikunjungi Prabowo dalam lawatannya ke Timur Tengah dengan Israel, yang menurutnya menimbulkan kecurigaan atas motif di balik rencana evakuasi tersebut.

Anwar pun mengimbau agar pemerintah tidak membawa warga Palestina ke Indonesia.

Ia menilai, pengalaman panjang Indonesia dijajah seharusnya membuat bangsa ini lebih waspada terhadap tipu muslihat pihak penjajah.

“Penjajah punya banyak cara untuk menipu. Kita sebagai bangsa jangan sampai terpedaya,” tegasnya.

Baca juga:  Mahasiswa Institut Asy-Syukriyyah Tangerang, Ikut Meriahkan HUT ke 13 PLTU Banten 3 Lontar

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu (9/4/2025), menjelaskan bahwa evakuasi warga Palestina bersifat sementara.

Ia menegaskan, Indonesia hanya akan menampung sementara warga Gaza yang menjadi korban konflik, terutama mereka yang terluka, mengalami trauma, atau anak-anak yatim.

“Kita siap mengirimkan pesawat untuk menjemput mereka. Jumlahnya diperkirakan sekitar 1.000 orang pada tahap pertama,” ujar Prabowo.

Tetapi, ia menekankan evakuasi ini hanya dapat dilakukan jika semua pihak yang terkait memberikan persetujuan.

“Mereka hanya tinggal sementara di sini, hingga pulih. Setelah kondisi di Gaza memungkinkan, mereka akan kembali ke tanah airnya,” tambahnya.

Prabowo juga menyebut akan menggandeng dukungan negara-negara Arab untuk merealisasikan rencana kemanusiaan ini.(“)

Penulis : Robah Harto

Editor : Ndaya Coya Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!
Kapolda Banten Resmi Ganti Wakapolda, Deretan Pejabat Strategis Ikut Bergeser
Kutabumi Curi Perhatian! TP PKK Kabupaten Tangerang Soroti Semangat Kebersamaan Warga
LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik
Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio
Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat
Berita ini 32 kali dibaca
"Kita siap mengirimkan pesawat untuk menjemput mereka. Jumlahnya diperkirakan sekitar 1.000 orang pada tahap pertama," ujar Prabowo.

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:22 WIB

Kapolda Banten Resmi Ganti Wakapolda, Deretan Pejabat Strategis Ikut Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:34 WIB

Kutabumi Curi Perhatian! TP PKK Kabupaten Tangerang Soroti Semangat Kebersamaan Warga

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:47 WIB

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:30 WIB

Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio

Berita Terbaru

Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Politik & Pemerintahan

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:41 WIB

Penyerahan SK oleh Rudi Ongky G selaku Ketua Markas Daerah Provinsi Banten kepada Panji Kuswanto selaku Ketua Markas Cabang Kabupaten Lebak yang baru

Sosial Kemasyarakatan

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:47 WIB