Siap-siap! Dompet Terkuras Karena Kebijakan Baru di 2025

Avatar photo

Senin, 30 Desember 2024 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Metrosiar – Sejumlah kebijakan yang diambil oleh pemerintahan yang akan diterapkan pada tahun 2025 akan merugikan masyarakat.

Kebijakan tersebut mulai dari kenaikan PPN 12%, pungutan, hingga iuran yang akan memberatkan masyarakat.

Kebijakan ini untuk memenuhi penambahan pendapatan Negara dan janji politik Presiden Prabowo Subianto butuh biaya salah satunya makan siang gratis.

Beberapa  kebijakan baru yang memberatkan  masyarakat yaitu:

– Kenaikan PPN 12%

Mulai 1 Januari 2025 akan diberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen, meskipun banyak kritik dari masyarakat. Kebijakan ini dibuat pada tahun 2021 melalui UU No 7 Tahun 2021. Pemberlakuan PPN 12 persen berdampak ke semua sektor mulai dari produksi hingga distribusi sebuah komoditas, kecuali sembako.

– Pengalihan Subsidi BBM

Pemerintah akan menerapkan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM), tetapi wacana ini masih belum dipastikan akan berjalan karena masyarakat terus melakukan upaya penolakan. Skema yang pernah di sampaikan ada 3 skenario.

Pertama, subsidi BBM di hapus dan di gantikan Bantuan langsung  tunai (BLT). Kedua, hanya Transportasi publik berplat kuning serta kendaraan pemilik fasilitas umum seperti Rumah Sakit dan tempat ibadah yang akan mendapatkan subsidi BBM. Ketiga, harga BBM subsidi di naikkan.

Baca juga:  Pesan Menyentuh Kapolres Cilegon di Hari Donor Darah Sedunia, Ajak Warga Selamatkan Nyawa

– Asuransi Wajib Kendaraan bermotor

Pemerintahan  Presiden jokowi lalu mengeluarkan  peraturan tentang pemerintah bisa membentuk program asuransi wajib sesuai dengan kebutuhan, salah satu yang akan diterapkan adalah asuransi kendaraan bermotor berbentuk TPL terkait kecelakaan lalu lintas tertuang di UU Nomor 4 Tahun 2023 Pasal 39a Bab VI tentang pengembangan dan penguatan sektor keuangan. Aturan asuransi Third Party Liability (TPL) akan diterbitkan paling lambat 12 Januari 2025.

– Iuran BPJS Kesehatan

Peraturan pemerintah tentng kenaikan BPJS yairu Perpres Nomor 59 Tahun 2024 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan. Kenaikan iuran ini akan berlaku pada 1 Juli 2025. Peraturan ini juga memberlakukan satu  yaitu sistem Kelas Rawat Inap Standar yang akan menggantikan kelas lama.

– Kenaikan Tarif KRL

Pemerintah berencana menaikkan tarif KRL sejak 2022 tapi masyarakat menolak. Skenario pemerintah untuk subsidi tarif KRL berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Wacana ini akan bergulir tinggal menunggu waktu di 2025.

Baca juga:  Besok Pendaftaran Mudik Gratis 2025 Kemenhub Dibuka: 520 Bus Siap Antar ke Kampung Halaman

– Dana Pensiun Tambahan

Wacana Dana Pensiun tambahan masih proses rancangan untuk implementasi dari UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang pengembangan dan penguatan sektor keuangan. Rincian program Dana tambahan ini akan di atur pada peraturan pemerintah yang diperkirakan keluar pada Januari 2025.

– Kenaikan uang kuliah tunggal.

Sejak peraturan Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024 tentang standar satuan biaya operasional pendidikan tinggi. Perguruan tinggi negeri tidak mendapatkan bantuan pembiayaan dari pemerintah, mereka harus mencari sumber dana secara mandiri.

Pemerintah telah membatalkan kebijakan kenaikan uang kuliah tunggal pada bulan Mei 2024. Rencana pemerintah kebijakan kenaikan UKT di evaluasi dan kemungkinan kenaikan di tahun 2025.

– Iuran Potongan untuk Tapera.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang revisi PP Nomor 25 Tahun 2020 mengenai implementasi Tapera, bahwa  Tapera merupakan iuran wajib bagi kelas pekerja yang diatas UMR.  Klasifikasi Pekerja adalah ASN, pekerja swasta, dan pekerja mandiri/lepas. Skema nya iuran 3 persen yaitu pemberi kerja 0,5 % dan pekerja 2,5 %.(*)

Editor : Ndaya Coya

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Sudah Diminta Pilah Sampah, Lalu Pemerintah Mau Apa? Penggiat Lingkungan Soroti Sistem Tangsel
Profil Gus Kikin, Ketua Umum PBNU 2026-2031
Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Kaki Tak Ia Miliki, Tapi Mimpinya Melangkah Jauh: Rinto Moti dan Lukisan yang Menyentuh Jiwa dari Boradho
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Perang Iran–Israel Makin Membara, Benarkah Israel Akan Jadi Musuh Bersama di Kawasan?
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:20 WIB

Masyarakat Sudah Diminta Pilah Sampah, Lalu Pemerintah Mau Apa? Penggiat Lingkungan Soroti Sistem Tangsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Profil Gus Kikin, Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Berita Terbaru

Pengurus dan anggota Laskar Merah Putih (LMP) MAC Rajeg bersama jajaran Mada Banten serta perwakilan UPTD Puskesmas Rajeg berfoto bersama usai kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-26 LMP di Balai Warga RW 10 Perumahan Pondok Permata Rajeg, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

HUT ke-26 LMP, Cek Kesehatan Gratis di Rajeg Diserbu Warga

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:01 WIB

Proses penggantian atap rumah warga dengan asbes serta perbaikan konstruksi kayu yang melibatkan Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kaos oranye), bersama warga setempat secara gotong royong.

Sosial Kemasyarakatan

Atap Rumah Warga Nyaris Ambruk, Pak Lurah Kutabumi Turun Tangan!

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:41 WIB