Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Sukamantri Pasar Kemis, NGO JPK Minta Audiensi Malah Diabaikan

Avatar photo

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan penyelewengan dana desa di Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Banten. (Istimewa)

Dugaan penyelewengan dana desa di Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Banten. (Istimewa)

Metrosiar – Non Governmental Organization (NGO) Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Provinsi Banten telah melayangkan surat audiensi mengenai dana desa tahun anggaran 2023-2024 kepada Pemerintah Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Rabu, 26/03/2025.

Namun entah alasannya apa, surat yang dikirimkan oleh JPK ini seperti tidak digubris.

Bahkan staf atau perangkat desa yang menerimanya secara sengaja tidak menyampaikan perihal tersebut kepada Kepala Desa (Kades).

Baca juga:  Vape Dianggap Aman? Ini Fakta Mengejutkan dari Seminar Anti-Vape di Pesantren

Usut punya usut, berdasarkan informasi yang dipaparkan oleh salah satu staf desa bahwa Kepala Desa maupun Sekretarisnya diduga kompak jarang terlihat di kantornya alias sering absen tidak hadir.

“Suratnya bukan saya yang nerima bang, jarang ke Kantor pak Kades mah, pak Sekdes juga ada di rumahnya,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua NGO JPK DPW Banten, Muslik S.Pd., menilai bahwa pejabat yang kurang profesional dalam mengemban amanah rakyat perlu diaudit kinerjanya dan anggaran desanya.

Baca juga:  MTQ Pasar Kemis Kembali Digelar, Camat Nurhanudin Targetkan Prestasi Tingkat Kabupaten

“Tidak mencerminkan seorang pemimpin yang bener-bener mengabdi kepada masyarakat, gimana mau bener kalau pemimpinnya males-malesan makan gaji buta, anggarannya perlu diaudit semua itu, nanti kami laporkan ke BPK,” tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan Kepala Desa Sukamantri sulit untuk dikonfirmasi.(*)

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB

Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Berita Terbaru

Peserta Parade IAWP 2026 dari berbagai negara berjalan dalam iring-iringan dengan membawa papan nama negara dan mengenakan seragam serta pakaian tradisional masing-masing. Parade berlangsung di kawasan Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali.

TNI POLRI

450 Polwan dari 43 Negara Semarakkan Parade IAWP 2026 di Bali

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:49 WIB