Dedi Mulyadi Tindak Praktik Pungli Kepada Calon Pekerja di Pabrik dan Dapat Apresiasi Kebijakan Pembebasan Pajak

Jumat, 28 Maret 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Dedi Mulyadi Janji Tindak Pungli di Pabrik di Kabupaten Bogor dan Dorong Pembukaan Lowongan Kerja di Jawa Barat. (Foto: Dok. KDM Channel)

Gubernur Dedi Mulyadi Janji Tindak Pungli di Pabrik di Kabupaten Bogor dan Dorong Pembukaan Lowongan Kerja di Jawa Barat. (Foto: Dok. KDM Channel)

Metrosiar – Bogor, 28 Maret 2025, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan ke Kantor Samsat Kabupaten Bogor untuk mengevaluasi perkembangan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi bertemu dengan seorang warga dari Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, yang menyampaikan keluhan mengenai rendahnya kesempatan kerja di Kabupaten Bogor.

Tantangan Pekerjaan di Kabupaten Bogor

Warga tersebut mengungkapkan kekhawatirannya tentang jumlah lapangan pekerjaan yang terbuka di wilayah tersebut.

Ia berharap Gubernur Dedi Mulyadi dapat mendorong pembukaan lebih banyak lowongan pekerjaan agar warga, terutama para ibu kepala keluarga yang menganggur, bisa mendapatkan pekerjaan.

“Saya minta gubernur yang baru supaya pekerjaan buat saudara-saudara saya di luar sana yang masih nganggur lebih banyak dan lebih cepat,” ujar wanita tersebut.

Baca juga:  Kontroversi Kritikan Lambe Turah dari Anggota DPR PKB ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Pungli di Pabrik, Warga ungkapkan Praktik Ilegal

Dalam pertemuan tersebut, wanita tersebut juga menceritakan pengalaman buruk mengenai praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di beberapa pabrik di wilayah tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa calon pekerja diharuskan membayar sejumlah uang sebagai biaya masuk ke pekerjaan, dengan nominal berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta, tergantung pabriknya.

Ia juga menyebutkan bahwa PT S, sebuah pabrik tekstil tas, sering kali meminta pungutan tersebut dari calon pekerja.

Mendengar hal tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi langsung menanggapi dengan serius dan meminta Satuan Tugas Anti Premanisme dan Pungli di Kabupaten Bogor untuk segera bertindak.

Baca juga:  Heboh Potongan Dana Kompensasi, Dedi Mulyadi Siap Tempuh Jalur Hukum

“Ini harus segera ditindaklanjuti. Mereka yang meminta pungutan harus segera ditangkap,” tegas Dedi.

Apresiasi atas Kebijakan Pembebasan Pajak Kendaraan

Selain itu, warga tersebut juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi terkait pembebasan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu masyarakat yang sedang kesulitan.

“Terima kasih buat kebijakan Pak Dedi. Mudah-mudahan Jawa Barat kedepannya lebih sukses lagi,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah yang diambil, Gubernur Dedi Mulyadi berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat, serta menindak tegas segala bentuk praktik ilegal yang merugikan warga.(*)

Editor : Konrad

Sumber Berita: BeritaMediaSiber, Metrosiar.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran
Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!
Warga Kutabumi Tak Tinggal Diam, Infrastruktur Jadi Tuntutan ke DPRD!
Polisi Turun Tangan Tanam Jagung 2 Hektare, Ada Apa di Sukamantri?
Tak Hanya Mudik Lancar, Polda Banten Juga Gagalkan Sabu Jumbo!
Kawal Ojol ke Monas, Aksi Polisi Ini Bikin Perjalanan May Day Tanpa Drama
May Day Aman Terkendali, Kapolresta Tangerang Turun Hingga Dini Hari
Dilirik Karisma Premium Bandung, Mimpi Veren Menembus Timnas Kian Nyata
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:48 WIB

Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:50 WIB

Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:12 WIB

Warga Kutabumi Tak Tinggal Diam, Infrastruktur Jadi Tuntutan ke DPRD!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:53 WIB

Tak Hanya Mudik Lancar, Polda Banten Juga Gagalkan Sabu Jumbo!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Ojol ke Monas, Aksi Polisi Ini Bikin Perjalanan May Day Tanpa Drama

Berita Terbaru

Fahri Hamzah menyampaikan pandangannya terkait pengelolaan ekonomi nasional dalam kajian bertema “Negara dan Hari Buruh”.

Keuangan & Perpajakan

Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:50 WIB

Petani merawat kebun bawang di Saruran, Enrekang, dengan latar pegunungan yang asri, mencerminkan harapan dan kesejahteraan dari hasil panen yang menjanjikan.

Bisnis & Investasi

Harga Bawang Stabil, Enrekang Jadi Ladang Emas Petani

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:12 WIB

Anggota DPRD Provinsi Banten H. Taufik Arahman (tengah) menyampaikan sambutan saat kegiatan silaturahmi bersama warga RW 017 Bumi Asri Kutabumi, didampingi para tokoh dan pengurus wilayah.

Politik & Pemerintahan

Warga Kutabumi Tak Tinggal Diam, Infrastruktur Jadi Tuntutan ke DPRD!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:12 WIB