Kontroversi Kritikan Lambe Turah dari Anggota DPR PKB ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Jumat, 23 Mei 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Instagram.com/@dedimulyadi71)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Instagram.com/@dedimulyadi71)

Metrosiar – Belakangan ini, publik Tanah Air tengah ramai membahas kritikan yang dilontarkan oleh Andi Muawiyah Ramly, anggota DPR dari Fraksi PKB, kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang mendapat julukan ‘Lambe Turah’.

Bagi yang belum familiar, istilah Lambe Turah merujuk pada orang-orang yang gemar bergosip di media sosial.

Kritikan Andi muncul terkait ketidakhadiran utusan dari Kormi Jawa Barat dalam Festival Olahraga Nasional (Fornas), acara yang digelar dua tahun sekali oleh Kormi.

Baca juga:  Pemprov Jabar Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor, Hadiah Lebaran dari Gubernur KDM

Dalam rapat dengar pendapat bersama KORMI di Gedung Parlemen RI, Jakarta, Rabu (21/5/2025), Andi menegaskan, “Kalau Pak Dedi Mulyadi, Gubernur ‘Lambe Turah’, macam-macam, dia mengatakan saya akan memberi ongkos seluruh UMKM sepuluh juta, kalau dia bisa vasektomi.”

Ia juga mempertanyakan, “Masa untuk penyelenggaraan Kormi tidak bisa mengutus utusan?”

Menanggapi kritikan tersebut, Dedi Mulyadi tidak mempermasalahkan julukan ‘Lambe Turah’ yang diberikan kepadanya.

Baca juga:  Dedi Mulyadi Tindak Praktik Pungli Kepada Calon Pekerja di Pabrik dan Dapat Apresiasi Kebijakan Pembebasan Pajak

Dalam acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga Edisi 8 di Kabupaten Majalengka, pada hari yang sama, ia berkata, “Tidak apa-apa saya dijuluki ‘Gubernur Lambe Turah’ karena saat ini rata-rata orang ikut ‘Lambe Turah’.”

Dedi menegaskan julukan apa pun tidak lebih penting daripada upayanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

“Julukan apa pun kepada saya tidak penting, yang penting janji saya kepada rakyat dapat terwujud,” pungkasnya.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

May Day Aman Terkendali, Kapolresta Tangerang Turun Hingga Dini Hari
Dilirik Karisma Premium Bandung, Mimpi Veren Menembus Timnas Kian Nyata
Tampil Gemilang Saat Lomba Debat Tingkat SMA di Ngada, Mauren Dinobatkan Sebagai Best Speaker
Gerak Cepat TNI di Pakuhaji, Saluran Air Dibersihkan Demi Cegah Banjir
Peduli Lingkungan! Koramil Pasar Kemis Libatkan Warga dan Pelajar Tanam Pohon
Ngada Tancap Gas! Gebyar SMK 2026 Siapkan Generasi Unggul
Sampah Menggunung di Pasar, Aktivitas Lumpuh Ada Apa di Sudu?
SP3 Turun! PKL di Pasar Kemis Tak Menunggu Lama, Langsung Bongkar Lapak
Berita ini 30 kali dibaca
Belakangan ini, publik Tanah Air ramai membicarakan kritikan dari anggota DPR Fraksi PKB, Andi Muawiyah Ramly, terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang disebut dengan julukan ‘Lambe Turah’. Istilah Lambe Turah sendiri populer sebagai sebutan untuk orang yang suka bergosip di media sosial. Kritikan tersebut muncul terkait ketidakhadiran utusan dari Kormi Jawa Barat dalam Festival Olahraga Nasional (Fornas), yang diadakan setiap dua tahun sekali oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi). Saat rapat dengar pendapat di Gedung Parlemen RI, Jakarta, Rabu, 21 Mei 2025, Andi menyampaikan, "Kalau Pak Dedi Mulyadi, Gubernur 'Lambe Turah', macam-macam, dia mengatakan saya akan memberi ongkos seluruh UMKM sepuluh juta, kalau dia bisa vasektomi."

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:14 WIB

May Day Aman Terkendali, Kapolresta Tangerang Turun Hingga Dini Hari

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:02 WIB

Dilirik Karisma Premium Bandung, Mimpi Veren Menembus Timnas Kian Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:03 WIB

Tampil Gemilang Saat Lomba Debat Tingkat SMA di Ngada, Mauren Dinobatkan Sebagai Best Speaker

Kamis, 30 April 2026 - 19:02 WIB

Gerak Cepat TNI di Pakuhaji, Saluran Air Dibersihkan Demi Cegah Banjir

Kamis, 30 April 2026 - 10:17 WIB

Ngada Tancap Gas! Gebyar SMK 2026 Siapkan Generasi Unggul

Berita Terbaru

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, Kombes Pol. Yudhis Wibisana menyampaikan keterangan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi proyek akses Pelabuhan Warnasari.

Hukum & Kriminal

Proyek Rp39 Miliar Disunat! Direktur Utama Jadi Tersangka

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:19 WIB

Personel TNI bersama aparat dan warga bergotong royong membersihkan tumpukan sampah dan rumput liar di saluran air kawasan Kampung Buaran Mangga, Kecamatan Pakuhaji.

Tata Kelola & Konservasi

Gerak Cepat TNI di Pakuhaji, Saluran Air Dibersihkan Demi Cegah Banjir

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:02 WIB