Metrosiar – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar, menjelaskan alasan rapat panitia kerja (Panja) Komisi I DPR RI bersama pemerintah mengenai Revisi Undang-Undang (RUU) TNI diselenggarakan di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat.
Indra mengatakan pelaksanaan rapat ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan mendapat izin dari pimpinan DPR.
Tata Tertib yang Mengatur Lokasi Rapat Panja
“Ya jadi kita bicara aturan dulu gitu ya, aturan berkaitan dengan rapat-rapat dengan urgensitas tinggi itu dimungkinkan untuk tidak di gedung DPR. Itu diatur di tatib pasal 254 aturannya, dengan izin pimpinan DPR, ini sudah dilakukan,” jelas Indra kepada wartawan, Sabtu (15/3/2025).
Pemilihan Lokasi dengan Pertimbangan Efisiensi dan Kenyamanan
Indra menyebut pihak Sekretariat DPR telah melakukan penjajakan terhadap beberapa hotel untuk menjadi tempat rapat panja ini.
Hotel yang dipilih juga mempertimbangkan adanya kerja sama government rate dengan harga yang terjangkau.
“Jadi itu pertimbangannya dan itu sudah prosedur-prosedur itu sudah kita lakukan, karena ini memang rapat-rapat tentu, karena ini sifatnya maraton dan simultan dengan urgensitas tinggi, memang harus dilakukan di tempat yang ada tempat istirahat,” terang Indra.
Pemotongan Anggaran Tidak Mengganggu Pelaksanaan Rapat Panja
Terkait dengan pemotongan anggaran sebesar 50 persen yang diterima DPR akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah, Indra mengungkapkan meskipun anggaran dikurangi, DPR masih memiliki cukup dana untuk melaksanakan rapat panja di hotel.
“Kita masih punya anggaran yang 50%-nya lagi, dan itu tentu menjadi prioritas kita juga karena RUU ini juga bagian dari target legislasi DPR gitu ya. Jadi kalau keterkaitan dengan penghematan, ini kita masih punya anggaran cadangan dari yang 50% dengan sangat hati-hati tentu kita menghitung RUU apalagi yang harus diselesaikan dengan format konsinyir gitu,” jelas Indra.
Persiapan Kamar untuk Peserta Rapat Panja
Indra juga menyebut alokasi kamar bagi peserta rapat panja tetap disiapkan, mengingat durasi rapat yang seringkali tidak dapat diprediksi dan bisa berlangsung hingga dini hari.
“Karena kan tentu selesainya kan nggak bisa ditentukan, ini kadang-kadang dini hari baru selesai, dini hari harus break dulu, harus istirahat. RUU ini kan yang Panja, Panja aja, dan yang lain juga Panja kan yang terlibat,” imbuhnya.(*)
Editor : Kun









