Guru Bawa Infus ke Sekolah, Karena Cuti Sakit Ditolak Kepala Sekolah: Apa Kabar Dunia Pendidikan?

Avatar photo

Senin, 10 Maret 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi guru bawa infus ke sekolah karena cuti sakit ditolak, sementara wanita di Shanghai bawa infus di kereta demi bisnis. Jangan ditiru! (Freepik)

Foto: Ilustrasi guru bawa infus ke sekolah karena cuti sakit ditolak, sementara wanita di Shanghai bawa infus di kereta demi bisnis. Jangan ditiru! (Freepik)

 

Metrosiar – Sebuah video yang menunjukkan seorang guru membawa infus ke sekolah mendadak viral di media sosial.

Bukan karena dia ingin melakukan aksi keren, tapi karena dia “terpaksa” melakukannya setelah permohonan cuti sakitnya ditolak mentah-mentah oleh kepala sekolah.

Ini kisah heroik sekaligus dramatis dari Prakash Bhoi, seorang guru matematika di India yang lebih mirip protagonis film aksi ketimbang seorang pengajar di sekolah.

Guru Sakit, Kepala Sekolah Menolak Cuti: Harus Kerja Walaupun Makin Drop

Prakash Bhoi, sang guru yang malang, mengungkapkan kondisi kesehatannya mulai merosot setelah menghadiri pemakaman kakeknya.

Seperti kebanyakan orang, dia butuh istirahat dan memutuskan untuk mengajukan cuti sakit. Namun, sang kepala sekolah dengan entengnya menolak permohonannya.

“Rumah sakit jauh, uang buat ke rumah sakit swasta gak ada, tapi harus kerja sampai malam. Gimana dong?” keluh Prakash.

Kondisi kesehatannya semakin memburuk, dan meskipun sudah berkali-kali meminta cuti, kepala sekolah tetap ngeyel.

Baca juga:  Pesawat Tempur Korea Selatan Tidak Sengaja Bom Rumah Saat Latihan Bersama AS, Puluhan Terluka

Alasan sang kepala sekolah? Kehadirannya sangat penting untuk persiapan ujian.

Siapa sangka, perjuangan Prakash malah membuat rekan-rekannya tergerak dan mengirimnya ke rumah sakit, karena jelas, dia sudah gak bisa bertahan.

Infus di Kereta Bawah Tanah, Aksi Dongdong yang Bikin Heboh China!

Cerita viral lainnya datang dari Shanghai, di mana seorang wanita bernama Dongdong nekat membawa infus di stasiun kereta bawah tanah.

Bukan karena dia sedang berlibur atau ikut tren, tapi karena dia harus bekerja membuka studio dance.

Saat itu, dia baru saja mendapatkan infus di rumah sakit pada malam sebelumnya, dan harus segera bekerja keesokan harinya.

Saat video aksinya viral, banyak yang terkejut, dan seorang pria yang merekamnya pun mengaku awalnya mengira wanita itu sedang memegang botol minuman biasa.

Namun, setelah lebih dekat, dia menyadari bahwa itu adalah cairan infus yang terpasang di tangannya.

Baca juga:  Program Netflix Meghan Markle yang Tampilkan Kehidupannya, Ditunda hingga Maret 2025 Pasca Kebakaran Besar di Los Angeles

“Saya pikir dia wanita yang kuat, tetapi pasti gak mudah buat dia,” katanya.

Dongdong pun akhirnya memberikan penjelasan kepada publik, mengaku dia melakukan itu karena bisnis yang baru dibukanya masih membutuhkan perhatian penuh.

Tentu saja, Dongdong tidak merekomendasikan orang untuk meniru aksinya.

“Bawa infus di luar rumah sakit itu berbahaya loh, bisa ada alergi akut atau tabungnya terlepas,” katanya, sambil meminta maaf atas tindakan kontroversial itu.

Dilema Cuti dan Infus, Jangan Ditiru!

Dua kejadian viral ini mengingatkan kita betapa pentingnya kesehatan, tapi juga menyoroti bagaimana kadang-kadang dunia kerja bisa memaksa seseorang untuk berjuang melawan tubuhnya sendiri.

Baik itu guru yang dipaksa bekerja tanpa cuti sakit ataupun wanita yang membawa infus demi bisnisnya.

Kedua cerita ini menunjukkan kadang-kadang, kita harus memilih antara istirahat dan pekerjaan. Tapi, ingat ya, jangan ditiru! Bisa-bisa jadi bahan perbincangan di media sosial!(*)

Editor : Konrad Wodo

Sumber Berita: mStar, The Paper, South China Morning Post

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:32 WIB

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Berita Terbaru

Nusantara

Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:28 WIB

Nusantara

Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:13 WIB