Metrosiar – Insiden tragis terjadi saat latihan tembak langsung bersama pasukan AS, saat pesawat tempur Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan bom yang menghantam pemukiman warga, pada Kamis pagi waktu setempat.
Insiden tersebut melukai sedikitnya 29 orang, termasuk 14 tentara, di kota Pocheon, yang terletak di timur laut Seoul.
Delapan Bom MK-82 Dijatuhkan Secara Abnormal
Menurut laporan Angkatan Udara Korea Selatan, dua pesawat tempur KF-16 menjatuhkan delapan bom MK-82 jenis bom serbaguna secara “abnormal” pada pukul 10:07 pagi waktu setempat.
Bom-bom tersebut jatuh di luar area tembak yang telah ditentukan dan menghancurkan beberapa bangunan tempat tinggal serta infrastruktur sipil, termasuk sebuah gereja dan sebuah truk.
Penyelidikan dan Kompensasi untuk Korban
Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengungkapkan penyelidikan awal menunjukkan kecelakaan tersebut disebabkan oleh kesalahan pilot dalam memasukkan koordinat pemboman.
Sebagai respons, militer Korea Selatan menghentikan seluruh latihan tembak langsung hingga penyelidikan selesai. Tim investigasi telah dibentuk, dan Angkatan Udara berjanji akan memberikan kompensasi kepada korban.
Kritikan Korea Utara Terhadap Latihan Militer AS-Korea Selatan
Latihan tahunan “Freedom Shield” yang melibatkan pasukan Korea Selatan dan AS tetap akan dilanjutkan, meskipun insiden ini terjadi.
Latihan ini sering memicu reaksi keras dari Korea Utara, yang menganggapnya sebagai provokasi. Korea Utara mengecam latihan ini dan mengancam AS dan Korea Selatan akan “membayar harga yang sangat mahal.”
Korea Utara Tanggapi dengan Ancaman Setelah Insiden Bom
Tanggapan dari Korea Utara atas latihan militer AS-Korea Selatan yang sedang berlangsung kembali memanas. Negara tersebut, yang memiliki senjata nuklir, menganggap latihan ini sebagai ancaman terhadap kedaulatan mereka.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyebut latihan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut, dan berjanji akan merespons dengan ancaman balasan.(*)
Sumber Berita: CNN










