Pesawat Tempur Korea Selatan Tidak Sengaja Bom Rumah Saat Latihan Bersama AS, Puluhan Terluka

Jumat, 7 Maret 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah pesawat tempur Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan bom di kawasan sipil saat latihan di Pocheon, Korea Selatan, Kamis, 6 Maret 2025. (Foto: Dok. AP)

Sebuah pesawat tempur Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan bom di kawasan sipil saat latihan di Pocheon, Korea Selatan, Kamis, 6 Maret 2025. (Foto: Dok. AP)

 

Metrosiar – Insiden tragis terjadi saat latihan tembak langsung bersama pasukan AS, saat pesawat tempur Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan bom yang menghantam pemukiman warga, pada Kamis pagi waktu setempat.

Insiden tersebut melukai sedikitnya 29 orang, termasuk 14 tentara, di kota Pocheon, yang terletak di timur laut Seoul.

Delapan Bom MK-82 Dijatuhkan Secara Abnormal

Menurut laporan Angkatan Udara Korea Selatan, dua pesawat tempur KF-16 menjatuhkan delapan bom MK-82 jenis bom serbaguna secara “abnormal” pada pukul 10:07 pagi waktu setempat.

Bom-bom tersebut jatuh di luar area tembak yang telah ditentukan dan menghancurkan beberapa bangunan tempat tinggal serta infrastruktur sipil, termasuk sebuah gereja dan sebuah truk.

Baca Juga :  Aktor Senior Korea Selatan Choi Jung-woo Meninggal Dunia, Dikenang Lewat Peran Ikonisnya

Penyelidikan dan Kompensasi untuk Korban

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengungkapkan penyelidikan awal menunjukkan kecelakaan tersebut disebabkan oleh kesalahan pilot dalam memasukkan koordinat pemboman.

Sebagai respons, militer Korea Selatan menghentikan seluruh latihan tembak langsung hingga penyelidikan selesai. Tim investigasi telah dibentuk, dan Angkatan Udara berjanji akan memberikan kompensasi kepada korban.

Kritikan Korea Utara Terhadap Latihan Militer AS-Korea Selatan

Latihan tahunan “Freedom Shield” yang melibatkan pasukan Korea Selatan dan AS tetap akan dilanjutkan, meskipun insiden ini terjadi.

Baca Juga :  Persiapan Tenda dan Fasilitas Nyaman di Mina untuk Jemaah Haji, Begini Upaya PPIH dan Syarikah

Latihan ini sering memicu reaksi keras dari Korea Utara, yang menganggapnya sebagai provokasi. Korea Utara mengecam latihan ini dan mengancam AS dan Korea Selatan akan “membayar harga yang sangat mahal.”

Korea Utara Tanggapi dengan Ancaman Setelah Insiden Bom

Tanggapan dari Korea Utara atas latihan militer AS-Korea Selatan yang sedang berlangsung kembali memanas. Negara tersebut, yang memiliki senjata nuklir, menganggap latihan ini sebagai ancaman terhadap kedaulatan mereka.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyebut latihan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut, dan berjanji akan merespons dengan ancaman balasan.(*)

Sumber Berita: CNN

Berita Terkait

Sahabat N. Muhammad Saw Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini
Mahfuz Sidik: Jika Serangan AS–Israel Berlanjut, Iran Berpotensi Alami Genosida seperti Gaza
Timur Tengah di Ambang Ledakan Besar? Mahfuz Sidik Ungkap Lima Dampak Serius Jika Perang Berlarut
Iran Diserang, Timur Tengah Bergejolak: Mahfuz Beberkan Skenario Besar di Baliknya
Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir
Situasi Memanas, Kedutaan India Desak Warganya Segera Keluar dari Iran
Jika AS Gempur Iran, Akankah Dunia Terbakar? Ini Analisis Mahfuz Sidik
Indonesia Siap Kirim 8.000 TNI ke Gaza, Dunia Kaget: Berani Ambil Risiko Besar?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:13 WIB

Sahabat N. Muhammad Saw Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:00 WIB

Mahfuz Sidik: Jika Serangan AS–Israel Berlanjut, Iran Berpotensi Alami Genosida seperti Gaza

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:33 WIB

Timur Tengah di Ambang Ledakan Besar? Mahfuz Sidik Ungkap Lima Dampak Serius Jika Perang Berlarut

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:08 WIB

Iran Diserang, Timur Tengah Bergejolak: Mahfuz Beberkan Skenario Besar di Baliknya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:25 WIB

Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB