Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logam Mulia Istimewa

Logam Mulia Istimewa

Metrosiar, Harga emas dunia di pasar spot ditutup melonjak tajam pada perdagangan terakhir pekan ini. Melansir data Refinitiv, harga emas global ditutup di level US$5.277,29 atau menguat 1,74% pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Level tersebut sekaligus menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir atau sejak 30 Januari 2026.

Secara mingguan, harga emas global bahkan menguat 3,41%. Kenaikan ini terjadi setelah data inflasi produsen Amerika Serikat dirilis lebih tinggi dari perkiraan pasar. Kondisi itu membuat pelaku pasar dihadapkan pada dua sentimen besar, yakni kekhawatiran sukubunga akan bertahan tinggi lebih lama dan dorongan membeli emas sebagai aset lindung nilai.

Data inflasi produsen Amerika Serikat atau Producer Price Index (PPI) yang menjadi salah satu acuan penting bagi pasar untuk membaca arah inflasi dan memperkirakan langkah bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), ke depan.

Baca Juga :  H. Turidi Susanto: Bela Palestina Merdeka Dan Boikot Produk Afiliasi Israel

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan PPI finaldemand pada Januari naik 0,5% secara bulanan. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 0,3% dan juga melampaui kenaikan Desember yang telah direvisi naik menjadi 0,4%. Kenaikan PPI terutama didorong oleh sektor jasa yang melonjak 0,8%, antara lain karena margin jasa perdagangan naik 2,5%. Meski begitu, secara tahunan inflasi.

Produsen melambat menjadi 2,9%. Sebagian komponen dalam data PPI juga digunakan dalam perhitungan inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE), yang menjadi indiator inflasi.

Favorit The Fed. Karena itu, data PPI yang lebih tinggi dari perkiraan membuat pasar semakin waspada bahwa tekanan inflasi belum benar-benar hilang. Sejumlah ekonom bahkan memperkirakan inflasiinti PCE Januari bisa mencapai 0,5%, meski data resminya baru akan dirilis pada 13 Maret mendatang.

Baca Juga :  Terkait Kasus Ridwan Kamil, Bahlil sebut Serahkan kepada Aparat Penegak Hukum

Di sisi lain, emas juga mendapat dukungan dari meningkatnya ketidak pastian global. Amerika Serikat mulai memberlakukan tarif impor global sementara sebesar 10% pada Selasa lalu. Namun, pejabat Gedung Putih menyebut pemerintahan Presiden Donald Trump tengah mengupayakan kenaikan tarif tersebut menjadi 15%. Rencana ini menambah kekhawatiran pasar terhadap potensi tekanan baru pada perdagangan global dan inflasi.

Dalam pidato kenegaraannya, Trump juga menyebut hampir semua negara dan korporasi ingin mempertahankan kesepakatan tarif dan investasi yang sudah ada dengan Washington. Situasi ini membuat minat terhadap aset safe haven tetap terjaga menjelang akhir pekan. Emas memang dikenal luas sebagai aset lindung nilai saat pasar diliputi ketidakpastian. Selain cenderung diuntungkan saat suku bunga rendah, emas juga kerap diburu investor sebagai pelindung nilai ketika tekanan inflasimasih tinggi.

 

 

 

 

Sumber Berita: CNBC

Berita Terkait

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Kritik Tajam AWN Soroti LKPJ Bupati Ngada Dalam Rapat Kerja Komisi 2
Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!
Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia
Viral Pungli Pulau Cangkir Disetop! Ini Langkah Tegas Aparat Kronjo
Kritisi Program Strategis Nasional, Patris Lali Wolo Sentil MBG, KMP dan Sekolah Rakyat: Masyarakat Butuh Pendidikan Gratis
Tanggapi Dinamika Pelantikan Sekda Ngada, Pimpinan DPRD Rekomendasikan RDP
Perang Iran–Israel Makin Membara, Benarkah Israel Akan Jadi Musuh Bersama di Kawasan?
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Selasa, 7 April 2026 - 21:46 WIB

Kritik Tajam AWN Soroti LKPJ Bupati Ngada Dalam Rapat Kerja Komisi 2

Senin, 6 April 2026 - 09:02 WIB

Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!

Sabtu, 4 April 2026 - 22:17 WIB

Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:07 WIB

Viral Pungli Pulau Cangkir Disetop! Ini Langkah Tegas Aparat Kronjo

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB