Mata Air Bubun Bia Jadi Andalan Warga dan Petani di Baroko

Avatar photo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi mata air Bubun Bia di Kecamatan Baroko yang menjadi sumber kebutuhan rumah tangga dan pengairan kebun warga.

Kondisi mata air Bubun Bia di Kecamatan Baroko yang menjadi sumber kebutuhan rumah tangga dan pengairan kebun warga.

ENREKANG, Metrosiar — Mata air “Bubun Bia” di Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang, menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Air yang mengalir sepanjang tahun itu dimanfaatkan warga untuk kebutuhan rumah tangga hingga mengairi lahan pertanian.

Di tengah cuaca yang tidak menentu, keberadaan mata air tersebut dinilai sangat penting, terutama bagi petani sayuran yang menggantungkan hidup dari hasil kebun. Kecamatan Baroko sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kubis berkualitas di Kabupaten Enrekang.

Baca juga:  Sigap 112: Layanan Darurat Cepat dan Responsif untuk Warga Kabupaten Tangerang

Salah seorang warga, Ibu Rahma, mengungkapkan bahwa kondisi air di Bubun Bia terkadang berubah saat musim hujan maupun kemarau panjang.

“Kalau musim hujan, airnya keruh, bahkan pernah debit airnya sedikit waktu kemarau panjang,” ujarnya.

Meski begitu, mata air tersebut tetap menjadi sumber utama bagi masyarakat sekitar. Selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, air dari Bubun Bia juga membantu menjaga produktivitas kebun warga yang mayoritas ditanami kubis dan sayuran lainnya.

Baca juga:  Hujan Deras Guyur Kutabumi, Polisi Sigap Pantau Genangan dan Lalu Lintas

Warga berharap sumber mata air itu tetap terjaga dan mendapat perhatian agar kualitas serta debit airnya tetap stabil, terutama saat memasuki musim kemarau panjang.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pigai Buka Fakta Aduan HAM: Polri Paling Banyak Dilaporkan, Pers Diminta Ambil Peran Besar
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Tumpukan Sampah Dibersihkan Massal, Aksi Forkopimcam Jadi Sorotan
Gerakan Jumat Berkah: Berbagi Makanan dan Kebutuhan Mandi untuk Sesama
Alarm Percepatan KDMP Dibunyikan! Wabup Ngada Minta Desa Tak Lagi Jalan di Tempat
Pocong Viral Bikin Geger! Polisi Turun Tangan, Patroli Malam Diperketat
Transformasi Besar di Polres Cilegon! Tim Mabes Polri Turun Tangan Awasi Layanan Publik
Ratusan OMK Bersatu di Boba, TOMKA Kevikepan Bajawa Resmi Dibuka, Kobarkan Semangat Iman dan Pelayanan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:07 WIB

Pigai Buka Fakta Aduan HAM: Polri Paling Banyak Dilaporkan, Pers Diminta Ambil Peran Besar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:54 WIB

Mata Air Bubun Bia Jadi Andalan Warga dan Petani di Baroko

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:02 WIB

Tumpukan Sampah Dibersihkan Massal, Aksi Forkopimcam Jadi Sorotan

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:03 WIB

Gerakan Jumat Berkah: Berbagi Makanan dan Kebutuhan Mandi untuk Sesama

Berita Terbaru

Kondisi mata air Bubun Bia di Kecamatan Baroko yang menjadi sumber kebutuhan rumah tangga dan pengairan kebun warga.

Nusantara

Mata Air Bubun Bia Jadi Andalan Warga dan Petani di Baroko

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:54 WIB