ENREKANG, Metrosiar — Mata air “Bubun Bia” di Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang, menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Air yang mengalir sepanjang tahun itu dimanfaatkan warga untuk kebutuhan rumah tangga hingga mengairi lahan pertanian.
Di tengah cuaca yang tidak menentu, keberadaan mata air tersebut dinilai sangat penting, terutama bagi petani sayuran yang menggantungkan hidup dari hasil kebun. Kecamatan Baroko sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kubis berkualitas di Kabupaten Enrekang.
Salah seorang warga, Ibu Rahma, mengungkapkan bahwa kondisi air di Bubun Bia terkadang berubah saat musim hujan maupun kemarau panjang.
“Kalau musim hujan, airnya keruh, bahkan pernah debit airnya sedikit waktu kemarau panjang,” ujarnya.
Meski begitu, mata air tersebut tetap menjadi sumber utama bagi masyarakat sekitar. Selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, air dari Bubun Bia juga membantu menjaga produktivitas kebun warga yang mayoritas ditanami kubis dan sayuran lainnya.

Warga berharap sumber mata air itu tetap terjaga dan mendapat perhatian agar kualitas serta debit airnya tetap stabil, terutama saat memasuki musim kemarau panjang.









