Alarm Percepatan KDMP Dibunyikan! Wabup Ngada Minta Desa Tak Lagi Jalan di Tempat

Avatar photo

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu (kedua dari kiri) didampingi, Pasi OPS Kodim 1625/Ngada (paling kanan), Pj. Sekda Ngada (kedua dari Kanan) dan Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Ngada (Paling kiri). (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu (kedua dari kiri) didampingi, Pasi OPS Kodim 1625/Ngada (paling kanan), Pj. Sekda Ngada (kedua dari Kanan) dan Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Ngada (Paling kiri). (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa, Metrosiar – Pemerintah Kabupaten Ngada membunyikan alarm percepatan pembangunan dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menyusul progres yang dinilai belum maksimal di sejumlah desa.

Seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Ngada dikumpulkan dalam rapat koordinasi di Aula Setda Ngada, Kamis (21/5/2026), guna menyatukan langkah dan mempercepat realisasi program strategis nasional tersebut.

Rapat yang dipimpin langsung Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menjadi forum evaluasi sekaligus konsolidasi untuk memastikan tidak ada lagi desa yang tertinggal dalam pelaksanaan program KDMP.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa target yang telah ditetapkan harus dicapai tepat waktu melalui kerja sama yang solid antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa.

Dalam arahannya, Berni Dhey menekankan bahwa KDMP bukan sekadar proyek pembangunan gedung, tetapi sebuah instrumen penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, keberhasilan program ini akan membuka peluang usaha baru, memperluas akses ekonomi warga, dan mendorong kemandirian desa.

Baca juga:  158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan

“Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Program ini harus menjadi gerakan bersama. Koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa menjadi kunci agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai tepat waktu,” tegas Berni Dhey.

Hasil evaluasi yang dipaparkan dalam rapat menunjukkan adanya kemajuan di beberapa desa. Namun demikian, masih terdapat sejumlah desa yang belum bergerak optimal.

Berbagai kendala menjadi penyebab, mulai dari kesiapan lahan pembangunan, kelengkapan administrasi, minimnya pemahaman masyarakat terhadap program, hingga persoalan koordinasi teknis di tingkat desa.

Situasi tersebut menjadi perhatian serius Pemkab Ngada. Karena itu, para camat diminta lebih aktif menjalankan fungsi pendampingan dan pengawasan, sementara kepala desa didorong mempercepat penyelesaian tahapan yang masih tertunda serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar dukungan terhadap program semakin kuat.

Baca juga:  INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH (ILPPD) KABUPATEN NGADA TAHUN 2024

Tak hanya membahas hambatan, rapat koordinasi tersebut juga menghasilkan sejumlah langkah konkret. Di antaranya percepatan penyelesaian dokumen administrasi pembangunan gedung KDMP, peningkatan intensitas pendampingan desa, serta kewajiban pelaporan perkembangan secara berkala sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah.

Melalui konsolidasi ini, Pemkab Ngada berharap desa-desa yang progresnya masih rendah dapat segera mengejar ketertinggalan sehingga target pembentukan KDMP di seluruh wilayah Kabupaten Ngada dapat tercapai sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, kecamatan, dan pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Ngada optimistis Program Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi pedesaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian desa di masa depan.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Kamis, 17 September 2026 - 06:39 WIB

Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang

Berita Terbaru

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (ketiga dari kanan) bersama para pihak terkait menunjukkan kebersamaan usai tercapainya kesepakatan damai dalam penyelesaian persoalan di Kecamatan Rajeg.

Pemerintahan

Sempat Memanas, Perselisihan GKPI Rajeg Kini Berakhir Damai

Senin, 21 Sep 2026 - 23:17 WIB

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali.

TNI POLRI

Peran Perempuan Jadi Sorotan di Forum Kepolisian Dunia Bali

Senin, 21 Sep 2026 - 02:14 WIB

Pendidikan

Belum Tersentuh MBG, Ratusan Santri di Serang Dapat Makan Gratis

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:27 WIB

Peristiwa & Bencana

Enam Bulan Kekeringan, Warga Kampung Cerocoh Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih

Minggu, 20 Sep 2026 - 14:27 WIB