Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Ngada.Metrosiar- Pengawasan terhadap penyaluran bantuan pendidikan kian diperketat. Ketua Komisi 3 DPRD Ngada, Wilfridus Muga, turun langsung menggelar tatap muka khusus bersama para kepala sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Bajawa Utara, di sela peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (02/05/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk memastikan Program Indonesia Pintar (PIP) benar-benar menyentuh siswa yang berhak. Fridus menegaskan, akurasi data menjadi kunci utama agar bantuan tidak meleset dari sasaran.

“PIP ini menyangkut hak anak-anak kita. Jangan sampai ada yang layak justru terlewat, sementara yang tidak berhak malah menerima,” tegasnya di hadapan para kepala sekolah.

Ia mengungkapkan, terdapat tiga skema PIP yang saat ini berjalan, yakni PIP Aspirasi, PIP Reguler, dan PIP versi daerah. Ketiganya memiliki mekanisme tersendiri, namun tetap berpijak pada satu hal krusial: validitas data penerima.

Baca juga:  Wabup Intan Nurul Hikmah Tinjau RSUD Balaraja, Respons Langsung Keluhan Masyarakat soal Antrean BPJS dan Fasilitas

Karena itu, Fridus meminta para kepala sekolah tidak menganggap enteng proses pendataan. Ia menyoroti potensi tumpang tindih data yang bisa terjadi jika tidak ada sinkronisasi yang baik di tingkat sekolah.

“Jangan ada data ganda, jangan ada manipulasi. Semua harus sesuai kondisi riil di lapangan,” ujarnya dengan nada tegas.

Ketua Komisi 3 DPRD Ngada, Wilfridus Muga (paling kiri) didampingi, Sekcam Bajawa Utara (tengah) dan Koordinator Pengawas Wilayah (Kanan). Foto: Elfrat Frans Dhena.

Lebih jauh, ia juga menekankan peran vital operator sekolah sebagai ujung tombak dalam proses input data. Ketelitian dan keseriusan operator dinilai sangat menentukan kualitas data yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan.

“Operator sekolah harus benar-benar bekerja serius. Data yang diinput hari ini akan menentukan masa depan anak-anak penerima PIP,” tambahnya.

Tatap muka ini sekaligus menjadi ruang evaluasi bersama, di mana para kepala sekolah didorong untuk lebih proaktif melaporkan kendala yang dihadapi dalam proses pendataan maupun penyaluran bantuan.

Baca juga:  Tegak Lurus, PDIP Ngada Dukung Pilkada Langsung, Fridus Muga: Kedaulatan Ada Ditangan Rakyat

Langkah Fridus Muga ini dipandang sebagai bentuk komitmen pengawasan legislatif agar program bantuan pendidikan tidak sekadar berjalan, tetapi juga tepat guna dan tepat sasaran—sejalan dengan semangat pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Ngada.

Apresiasi

Semantara itu, Kepala UPTD SMP Negeri 2 Bajawa Utara memberikan apresiasi kepada Ketua DPC PDIP Ngada ini.

“Kami memberikan apresiasi kepada bapak Fridus Muga yang telah hadir dan berdiskusi bersama terkait kendala-kendala yang dihadapi terutama masalah PIP,” ketus Heronima Rosalia Meo.

Ia berharap dengan adanya PIP ini semua siswa di Kabupaten Ngada tidak mengalami kesulitan dalam hal biaya pendidikan, khususnya SD dan SMP.*

Penulis : Elfrat Dhena

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!
Warga Kutabumi Tak Tinggal Diam, Infrastruktur Jadi Tuntutan ke DPRD!
Polisi Turun Tangan Tanam Jagung 2 Hektare, Ada Apa di Sukamantri?
Hardiknas 2026 di Bajawa Utara, Antusiasme Peserta Bikin Kagum
Tak Hanya Mudik Lancar, Polda Banten Juga Gagalkan Sabu Jumbo!
Kawal Ojol ke Monas, Aksi Polisi Ini Bikin Perjalanan May Day Tanpa Drama
May Day Aman Terkendali, Kapolresta Tangerang Turun Hingga Dini Hari
Dilirik Karisma Premium Bandung, Mimpi Veren Menembus Timnas Kian Nyata
Berita ini 46 kali dibaca
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk memastikan Program Indonesia Pintar (PIP) benar-benar menyentuh siswa yang berhak. Fridus menegaskan, akurasi data menjadi kunci utama agar bantuan tidak meleset dari sasaran. “PIP ini menyangkut hak anak-anak kita. Jangan sampai ada yang layak justru terlewat, sementara yang tidak berhak malah menerima,” tegasnya di hadapan para kepala sekolah.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:48 WIB

Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:50 WIB

Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:12 WIB

Warga Kutabumi Tak Tinggal Diam, Infrastruktur Jadi Tuntutan ke DPRD!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:41 WIB

Hardiknas 2026 di Bajawa Utara, Antusiasme Peserta Bikin Kagum

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:53 WIB

Tak Hanya Mudik Lancar, Polda Banten Juga Gagalkan Sabu Jumbo!

Berita Terbaru

Fahri Hamzah menyampaikan pandangannya terkait pengelolaan ekonomi nasional dalam kajian bertema “Negara dan Hari Buruh”.

Keuangan & Perpajakan

Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:50 WIB

Petani merawat kebun bawang di Saruran, Enrekang, dengan latar pegunungan yang asri, mencerminkan harapan dan kesejahteraan dari hasil panen yang menjanjikan.

Bisnis & Investasi

Harga Bawang Stabil, Enrekang Jadi Ladang Emas Petani

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:12 WIB

Anggota DPRD Provinsi Banten H. Taufik Arahman (tengah) menyampaikan sambutan saat kegiatan silaturahmi bersama warga RW 017 Bumi Asri Kutabumi, didampingi para tokoh dan pengurus wilayah.

Politik & Pemerintahan

Warga Kutabumi Tak Tinggal Diam, Infrastruktur Jadi Tuntutan ke DPRD!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:12 WIB