Sampah Menggunung di Pasar, Aktivitas Lumpuh Ada Apa di Sudu?

Avatar photo

Kamis, 30 April 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah menggunung di Pasar Sentral Sudu, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. (Foto: Sabli/Metrosiar)

Tumpukan sampah menggunung di Pasar Sentral Sudu, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. (Foto: Sabli/Metrosiar)

Enrekang, Metrosiar – Tumpukan sampah menggunung di Pasar Sentral Sudu, Kabupaten Enrekang, mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli. Kondisi ini membuat lingkungan pasar terlihat kotor, becek, serta menimbulkan bau tidak sedap.

Sampah yang didominasi plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di tengah jalur utama pasar hingga menutup sebagian akses jalan. Akibatnya, mobilitas pengunjung menjadi terhambat dan suasana pasar tidak lagi nyaman.

Baca juga:  Perjalanan Ramah Lingkungan dan Minim Sampah, Cara Mudah Menjadi Traveler Bertanggung Jawab

Sejumlah pedagang mengaku sangat terdampak oleh kondisi tersebut. Mereka menyebut pembeli menjadi enggan melintas di area yang dipenuhi sampah.

“Kami kesulitan berjualan karena pembeli jadi enggan lewat,” ujar salah satu pedagang.

Belum diketahui secara pasti penyebab utama penumpukan sampah ini. Namun, keterlambatan pengangkutan diduga menjadi faktor pemicu kondisi tersebut.

Baca juga:  Proyek Senilai Miliaran Dolar: Indonesia Segera Miliki 34 Pembangkit Listrik Berbahan Baku Sampah

Para pedagang dan warga berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah cepat untuk membersihkan area pasar.

Selain itu, mereka juga meminta adanya perbaikan sistem pengelolaan sampah agar kejadian serupa tidak terulang dan aktivitas jual beli dapat kembali normal.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Resmi Dikukuhkan, Siap Gerakkan Optimisme dan Program Sosial
Dari Rp179 Ribu Jadi Rp33 Miliar! 40 Tahun Karya Kasih Langa, Kini Tantang Rentenir dengan Rp1 Miliar Modal Usaha
Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta
HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak
Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol
Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.
Berita ini 41 kali dibaca
Tumpukan sampah menggunung di Pasar Sentral Sudu, Kabupaten Enrekang, mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli. Kondisi ini membuat lingkungan pasar terlihat kotor, becek, serta menimbulkan bau tidak sedap. Sampah yang didominasi plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di tengah jalur utama pasar hingga menutup sebagian akses jalan. Akibatnya, mobilitas pengunjung menjadi terhambat dan suasana pasar tidak lagi nyaman.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:58 WIB

PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Resmi Dikukuhkan, Siap Gerakkan Optimisme dan Program Sosial

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Dari Rp179 Ribu Jadi Rp33 Miliar! 40 Tahun Karya Kasih Langa, Kini Tantang Rentenir dengan Rp1 Miliar Modal Usaha

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:53 WIB

HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah

Berita Terbaru

TNI POLRI

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Sabtu, 8 Agu 2026 - 08:51 WIB