Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profil Cole Tomas Allen, pelaku penembakan di acara Gala Dinner Trump yang ternyata seorang guru berprestasi asal LA. (Truth Social/@realDonaldTrump)

Profil Cole Tomas Allen, pelaku penembakan di acara Gala Dinner Trump yang ternyata seorang guru berprestasi asal LA. (Truth Social/@realDonaldTrump)

Washington, Metrosiar – Publik Amerika Serikat dikejutkan oleh insiden penembakan mencekam yang terjadi di tengah acara makan malam tahunan koresponden Gedung Putih pada Sabtu malam, 25 April 2026.

Insiden ini terjadi hampir bersamaan dengan momentum politik besar, yakni pembatalan perundingan damai AS-Iran oleh Presiden Donald Trump.

Dalam hitungan detik, suasana elegan di hotel Washington Hilton berubah menjadi kekacauan. Presiden Trump beserta jajaran pejabat tinggi negara langsung dievakuasi oleh tim pengamanan ketat.

Detik-detik Penyerangan, Terobos Detektor Logam

Berdasarkan rekaman CCTV yang dibagikan Trump melalui akun Truth Social miliknya, terlihat seorang pria berpakaian hitam merangsek melewati detektor logam. Pelaku yang diketahui membawa senapan shotgun sempat melepaskan tembakan ke arah agen Secret Service.

Baca juga:  Trump Tangguhkan Tarif Timbal Balik 90 Hari, Naikkan Tarif Impor China Jadi 125%

Tembakan tersebut mengenai rompi pelindung sang agen. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, Presiden Trump memastikan dalam konferensi pers bahwa agen tersebut kini dalam kondisi stabil.

Siapa Cole Tomas Allen?

Identitas pelaku terungkap tak lama setelah ia dilumpuhkan di lantai lobi hotel. Berikut adalah profil singkat pelaku:

Nama: Cole Tomas Allen (31 tahun).

Asal: Torrance, California.

Latar Belakang Akademik: Tercatat pernah menempuh pendidikan di California Institute of Technology (CalTech) tahun 2017 dan merupakan lulusan Ilmu Komputer dari California State University, Dominguez Hills (CSUDH) pada Mei 2025.

Pekerjaan: Secara mengejutkan, Allen diketahui berprofesi sebagai seorang guru. Bahkan, ia baru saja menyandang predikat “Guru Terbaik Bulan Ini” di wilayah Los Angeles.

Baca juga:  Didampingi Hotman Paris, Nadiem Makarim Hadiri Pemeriksaan di Kejagung

Motif Masih Misterius

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam terkait alasan di balik aksi nekat Allen. Saat ditanya awak media mengenai kemungkinan keterkaitan aksi ini dengan konflik geopolitik AS-Iran, Presiden Trump menepis dugaan tersebut.

Trump melabeli pelaku sebagai sosok “lone wolf” (serigala penyendiri) dan menyebutnya sebagai orang yang mengalami gangguan mental.

“Dia sudah ditahan dan mereka sedang mengajukan banyak pertanyaan kepadanya. Dia akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara,” tegas Trump dalam pernyataan resminya di Gedung Putih.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma
Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Ketum BKN: Mundurnya KABAIS Bukti Tanggung Jawab Moral atas Kasus Andrie Yunus
Berita ini 10 kali dibaca
Geger penembakan di Gala Dinner koresponden Gedung Putih! Pelaku diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31), seorang guru berprestasi asal Los Angeles yang nekat menerobos pengamanan dengan shotgun. Meski sempat melukai agen Secret Service, Presiden Trump berhasil dievakuasi dengan aman. Motif sang "lone wolf" kini tengah dalam investigasi ketat.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:28 WIB

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Kamis, 23 April 2026 - 14:50 WIB

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB